Haruskah Bertahan ??

Haruskah Bertahan ??
Haruskah Bertahan - 42


__ADS_3

...🍁 Happy Reading 🍁...


..."Aku tidak mampu membenci siapapun , meskipun itu orang yang sudah melukaiku . Bukan berarti aku mampu memaafkan kesalahannya dengan mudah" Aleandra Maheswari...


...🍁🍁🍁🍁🍁...


Kamar tamu yang disediakan Keluarga Alkendrick pas untuk mereka semua . Aiko dan Yoga langsung masuk ke kamar mereka . Begitupun dengan Santi , Dareen , Kevin dan Bram


" Kamu tidak apa - apa sayang ? "


" Tidak sayang , aku berusaha baik - baik saja . Alea sangat cantik , dia mirip sekali dengan mu sayang " Aiko berkata dengan air mata yang sedikit keluar


" Menangislah , lepaskan beban dihatimu " merengkuh tubuh ringkih istrinya . Terasa tubuhnya bergetar , tanda jika istrinya benar - benar menangis . Yoga hanya mengelus punggung Aiko


Setelah beberapa saat Aiko melerai pelukan Yoga , lalu menghapus air matanya


" Terimakasih sayang , aku berharap Alea bisa menerima ku . Dan juga Zee bisa memaafkanku "


" Iya sayang , mereka pasti bisa menerima dan memaafkanmu . Jangan bersedih lagi , mandilah biar badanmu terasa segar "


" Baiklah , aku mandi dulu ya " Aiko bergegas melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri


Yoga melepas jasnya , lalu merebahkan diri di ranjang . Hahh menghela nafasnya panjang , sepertinya tidak mudah . Tapi tidak masalah , apapun akan dia lakukan asalkan Alea mau menerima keluarganya dengan tangan terbuka


Yoga tahu , jika Alea tumbuh menjadi gadis yang tidak mudah dihadapi . Namun dia bangga akan hal itu , bukankah itu artinya Alea kuat ? Sungguh Yoga ingin berteriak , Aku Papamu Nak !


...🍁🍁🍁🍁🍁...


Davian dan Alea sedang ada dikamarnya sekarang , mereka sedang duduk bersama di balkon kamar sambil menikmati coklat dingin dan kue


" Bagaimana menurutmu Keluarga Alexander sayang , bagaimana perasaanmu ? "


" Aku belum bisa menilai sayang , tapi sepertinya mereka baik . Saat melihat mereka berkumpul tadi , aku merasa gelisah . Entah perasaan apa ini , ada rasa sedih , rindu , gelisah . Entah sayang aku sendiri juga bingung " Alea menjawab jujur


" Aku tahu itu memang tidak mudah , namun jika memang nanti terbukti mereka adalah keluarga kandungmu , jangan menghindar . Kamu boleh melakukan pendekatan lebih , supaya bisa mengenal keluargamu lebih intim . Aku akan selalu mendukungmu sayang "


" Terimakasih atas dukunganmu sayang . Semoga nanti hanya hal - hal baik saja yang terjadi "


" Tentu saja , memang kamu ingin hal buruk apa "

__ADS_1


" Tidak sayang hehe " Alea lalu menyeruput coklat dingin favoritnya


" Kita berangkat bulan madu lusa loh sayang . Kamu sudah siap , pengen punya anak berapa " Goda Davian pada istrinya , lihat pipi Alea langsung merona . Gemas sekali gumam Davian


" Ehm , aku sudah siap kok . Kalau masalah anak , pengennya dua aja kayak Mommy " Alea menjawab dengan malu - malu , Davian spontan menoel hidungnya gemas


" Kalau aku ingin empat bagaimana ? "


" Banyak sekali sayang " Alea jadi kaget


" Banyak anak banyak rezeki sayang "


" Ya memang , tapi bukan hanya masalah rezeki . Pola pengasuhan dan kasih sayang juga harus benar-benar diperhatikan . Memiliki banyak enak memang seru , tapi jangan sampai ada rasa iri antara si adek dan si kakak kan "


" Ternyata istriku memang memiliki wawasan yang luas . Kemarilah " Davian sudah berdiri di dekat pagar dan merentangkan tangannya


Alea lalu berdiri dan bergegas maju menyambut pelukan Davian . Mereka berpelukan lama , lalu Davian mencium pipi dan mengecup bibir Alea sekilas


" Masih kaku juga , nanti aku ajarin sampai jadi ahli " Tertawa setelah berkata frontal dan mendapat pukulan kecil didadanya


" Ayo turun sudah waktunya makan malam " Davian menggandeng tangan Alea yang masih merona dan tersipu malu


...🍁🍁🍁🍁🍁...


" Selamat malam semuanya , maaf menunggu lama " Alea berbicara lembut


" Selamat malam " semua serempak menjawab


" Tidak apa-apa sayang , ayo kita mulai makan malamnya " Morgan berkata dengan hangat


Mereka semua makan dengan khidmat . Fira hanya diam saja , tidak banyak bicara maupun bergurau . Jaga image mungkin , karena sedang ada tamu . Suasana makan malam terasa hening dan sunyi


Selesai makan malam , mereka menuju taman belakang . Sangat pas untuk bersantau . Mereka duduk di gazebo yang ada di taman


" Terimakasih untuk hidangannya , Tuan Morgan dan Nyonya Zee " Yoga berbicara ramah . Seberkuasa kamu dilingkunganmu , saat bertamu Tuan rumah lebih berkuasa . Itulah pedoman Yoga


" Sama - sama Tuan Yoga , kami senang bisa menjamu Keluarga Terhormat " Morgan menjawab dengan tersenyum


" Jadi untuk tujuan kami kemari , akan saya perjelas kembali . Semua anggota keluarga juga sudah beekumpul "

__ADS_1


" Kami ingin melakukan tes DNA pada Alea , karena kami memiliki keyakina bahwa Alea adalah Gabriella anak kami yang hilang 20 tahun lalu " Semua masih mendengar dengan seksama apa yang disampaikan Yoga


" Bahkan kami sudah berkunjung ke panti asuhan tempat Alea dibesarkan . Kami sudah membawa baju dan selimut yang dipakai Gaby waktu itu "


" Jadi saya meminta izin pada Keluarga Alkendrick untuk melakukan tes DNA . Bagaimana nak Alea , kamu bersediakan ? " terlihat wajah penuh pengharapan dari beberapa orang didepannya


" Baik saya setuju Om " Alea menganggukkan kepalanya


" Boleh anda ceritakan kenapa kecelakaan itu bisa teejadi ? " Davian ikut bertanya


" Kecelakaan itu terjadi karena sabotase yang dilakukan oleh adik saya . Dia iri dengan apa yang sayan miliki , dan terobsesi untuk menguasainya . Lalu terjadilah kecelakaan itu " Yoga menjelaskan garis besarnya


" Lalu kenapa anda sampai tidak tahu kalau anak anda hilang " Fira yang sedari tadi diam , akhirnya terbuka juga mulutnya


" Waktu itu kecelakaan yang kami alami sangat parah , saat sadar kami sudah berada di Rumah Sakit . Dan pihak Rumah Sakit mengatakan jika hanya ada Dareen bersama kami " Yoga menjelaskan dengan sabar


" Bagaimana dengan penjahat yang mencelakai anda ? " Fira bertanya lagi disenggol lengannya oleh sang Mommy . Jangan banyak tanya begitu kiranya arti senggolan tanggan Mommy


" Dia sudah meninggal karena sakit keras " menjawab sambil tersenyum tipis . Adik yang selama ini selalu dia jaga , malah berbalik memangsanya


" Baiklah karena Alea setuju , kita bisa melakukan tes DNA besok pagi " Morgan mengakhiri kesepakatan


Terlihat beberapa pelayan membawakan camilan dan juga minuman . Tahu saja , kalau nongkrong tanpa nyemil jadinya garing hihihi


Karena beberapa saat yang lalau suasana sedikit tegang , mereka mengobrol ringan agar suasana menjadi santai dan rileks


Mereka saling bercerita tentang masalah pekerjaan , kegiatan sehari-hari dan juga lebih banyak lagi . Terlihat sangat dekat


Davian yang sedari tadi mencuri-curi pandang ke arah Alea , terlihat lucu dimata Dareen . Ternyata kamu sangat mencintai Alea ya , gumam Dareen


Tak jauh berbeda dengan Dareen , Yoga dan Aiko pun berfikir hal yang sama . Mereka sangat menyayangi Alea , Alea memang gadis yang baik , begitu kira-kira yang ada dipikiran Aiko dan Yoga


" Aiko , ayo iku denganku ke gazebo sebelah sana . Bukankah banyak yang harus kamu jelaskan padaku ? " ucapan Mommy Zee membuat semua orang menatap Aiko


" Baiklah Zee , ayo " menganggukkan kepalanya , lalu berdiri dan berjalan mengikuti Aiko


Bersambung


Terimakasih untuk kalian semua yang sudah mampir❤

__ADS_1


Jangan lupa dukungan untuk author ya❤


__ADS_2