Haruskah Bertahan ??

Haruskah Bertahan ??
Pindah Rumah


__ADS_3

Sebelumnya Author mau ngucapin makasih buat temen temen yang udah mampir . Jangan lupa like and coment nya ya😘 ditunggu votenya juga hehe . Maaf bila masih ada typo ya gengs , maklum masih baru hehe . Yuk ikuti lagi kisah Alea dan Davian .


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Malam hari setelah makan malam


" Mom Dad , besuk aku dan Alea akan pindah kerumah baru kami . Tolong Mommy dan Daddy jangan mempermasalahkan ini . Ini sudah menjadi keputusanku " Davian berbicara mantap kepada kedua orang tuanya


" Bagaimana denganmu Alea , apa kamu setuju sayang ?" tanya Mommy sambil mengelus lembut tangan Alea


" Apapun yang menjadi keputusan Kak Davian aku setuju Mom , bukan masalah juga . Kami memang harus belajar lebih mandiri lagi Mom , jika ada waktu aku pasti berkunjung kemari " Alea menjawab dengan tulus


" Baiklah jika itu keputusan kalian Daddy dan Mommy bisa apa . Dan kamu Davian , kamu harus berjanji untuk menjaga Alea sepenuh hati " Kata Daddy tanpa mengalihkan pandangan dari ponselnya


" Tentu saja Dad , kalau begitu aku kekamar dulu semuanya "


Alea mengekor dibelakang , sesampai di kamar mereka langsung melakukan ritual masing masing


" Setelah keluar dari rumah ini , aku ingin kamu tidak terlalu mencampuri urusanku Alea apapun itu ."


" Aku harap kamu juga melakukan hal yang sama Dav , dan ingat satu hal , jangan pernah membawa wanitamu kerumah aku tidak menyukai itu " sambil mengoles lotion di tangan dan kakinya Alea menjawab perkataan Davian


" Apa kau cemburu ?"


" Aku cemburu , tentu saja tidak . Untuk apa bukankah hanya buang buang tenaga saja . Aku hanya ingin kamu menghargaiku sebagai istri sahmu itu saja "


" Istri sah ya , lalu apa kamu tidak mau melakukan kewajibanmu sebagai istri sah ku hem " Davian berkata sambil menyeringai


" Aku sudah melakukan semua kewajibanku sebagai istrimu . Ya kecuali melayanimu diranjang , untuk satu hal itu maaf aku tidak bisa melakukannya "


" Percaya diri sekali kamu , apa kamu pikir aku tertarik pada tubuhmu itu "


" Baguslah kalau begitu , setidaknya jika kita berpisah nanti aku masih memiliki sesuatu yang bisa aku banggakan . Janda rasa perawan bukankah itu luar biasa haha "


" Sepertinya kamu senang sekali jika berpisah dariku "


" Tentu saja , bukankah berpisah dari orang yang tidak kita cintai memang menyenangkan . Hah jangan bicara lagi , aku sudah sangat lelah selamat malam " klik lampu tidur dinyalakan oleh Alea

__ADS_1


Pagi hari setelah selesai sarapan Davian dan Alea langsung bergegas menuju rumah barunya . Disana ada beberapa pelayan yang disediakan oleh sang Mommy dengan dalih tak ingin membuat menantunya kelelahan . Fira tidak ikut dikarenakan dia sedang ada pemotretan , nanti aku akan mampir begitu katanya ditelefon .


Sebuah rumah 2 lantai dengan desain minimalis yang memanjakan mata sudah nampak di depan Alea .


" Wah , ternyata seleramu bagus juga Dav "


Davian tidak menjawab dan melangkah membuka pintu rumah dan masuk . Menaiki anak tangga menuju kamar utama .


" Kamarmu ada disebelah kiri , aku menempati kamar utama . Dirumah ini jangan berharap kita tidur dikamar yang sama "


" Baguslah , begitu lebih baik . Permisi " Alea melangkah menuju kamar yang ditunjukkan oleh Davian dengan penuh semangat . Tanpa ada perasaan sedih ataupun kecewa .


Davian hanya memandanginya dan menatap punggung Alea dengan tatapan rumit . Dia baik baik saja , begitu yang tersorot lewat tatapan matanya . Bukankah seharusnya dia terlihat kecewa , tapi nyatanya dia malah bersemangat .


Akhirnya Davian ikut masuk ke kamar dan berbaring di ranjang .


" Huh seharusnya aku menempati rumah ini denganmu dan anak anak kita nanti Miranda . Sedang apa dia sekarang , dari kemaren belum menghubungiku . Biarkan saja lah "


Dikamar Baru Alea


Beberapa jam kemudian Davian turun kelantai bawah dan mencium bau yang enak . Ternyata Alea sedang membuat Croissants dan secangkir teh hijau untuk Dav lalu secangkir coklat dingin untuknya .


" Kau sudah bangun Dav , ini untukmu . Jika kamu mau makanlah , jika tidak akan aku habiskan " ucap Alea sambil meminum coklat dinginnya


" Makanlah , aku akan menemui Miranda "


" Oh silahkan saja " tanggap Alea cuek


" Kamu tidak berusaha mencegahku "


" Untuk apa , bukankah kamu sendiri yang ingin agar aku tidak mencampuri urusanmu . Aku hanya mengabulkan keinginanmu sajakan .Apa aku salah ?"


" Tentu saja , harusnya kamu melarangku "


" Aneh sekali kamu ini , mau pergi ya pergi saja . Kenapa harus berbelit belit sih . Kamu mau kemana dan bertemu siapa aku tidak peduli "


" Dasar keras kepala " Davian lalu bergegas pergi meninggalkan Alea

__ADS_1


" Kenapa setiap hari selalu ngajak ribut sih itu orang . Aku kan udah nglakuin apa yang dia mau , malah dibilang keras kepala .Ya sudahlah makan saja biar kenyang " Alea menghabiskan kue buatannya sambil menonton acara di televisi


Alea tidak menyadari bahwa Davian ingin Alea membantah setiap ucapannya , tapi nyatanya Alea tidak melakukan itu . Dan hasilnya malah membuat Davian jengkel sendiri . Alea selalu menuruti ucapannya dan bersikap seolah olah tidak peduli dan itu membuat Davian geram .


Berbeda dengan Alea , Alea sengaja melakukan itu semua agar Davian tau bahwa tidak mudah menghadapi dirinya . Dan itu berhasil membuat Davian geram terhadap dirinya .


Davian Davian kamu saja yang tidak tau jika Alea memiliki watak keras kepala lebih dari yang kamu lihat hehehe


Di Sebuah Restoran Mewah


" Sudah lama menungguku "


" Tidak sayang , aku juga baru sampai " cup Miranda mencium pipi Davian


" Apa istrimu tidak marah sayang , kamu malah kesini menemuiku "


" Tidak , Alea mengijinkanku menemuimu "


" Benarkah , apa Alea itu bodoh . Bukankah seharusnya dia marah padamu dan menangis memohon agar kamu tetap dirumah ?"


" Entahlah jangan membahas nya " aku sendiri saja tidak bisa menebak pikirannya guman Davian


" Kapan kamu akan menceraikannya Dav "


" Segera , nanti kamu akan tau jika sudah waktunya "


" Tapi aku sudah tidak sabar untuk menunggu sayang "


" Hhh sabarlah sebentar , menceraikan Alea bukanlah hal yang sederhana . Habiskan makananmu "


" Hahh baiklah , setelah ini ayo kita berbelanja sayang "


" Lakukanlah sesukamu " Davian memakan apa yang sudah dipesan oleh Miranda . Entahlah sekarang rasanya berbeda tidak seperti dulu sebelum menikah . Berduaan dengan Miranda membuatnya sedikit tidak nyaman


" Davian !Apa yang kamu lakukan dengan wanita ini !" Bentak seseorang


Hayoo tebak Davian bertemu siapa 😁😁

__ADS_1


__ADS_2