
...๐ Happy Reading ๐...
Saat ini tiba waktunya Keluarga Alexander berkunjung ke Kediaman Alkendrick . Waktu yang sudah sangat dinantikan oleh keluarga Alexander itu
Aiko beserta suami , anak dan sekertarisnya sedang mempersiapkan dirinya . Bukan hanya mempersiapkan penampilan saja , tetapi juga hati mereka tentunya
" Apa kamu gugup sayang " Yoga bertanya pada Aiko
" Benar , aku sangat gugup sekali "
" Tenanglah , pikirkan hal-hal yang baik saja ya " lalu memeluk tubuh ramping istrinya . Padahal dirinya sendiri juga gugup
" Sayang , apa kita harus berkunjung ke rumahku juga ? "
" Kalau kamu sudah siap bertemu dengan kedua orang tuamu , tidak masalah sayang . Bukankah sudah waktunya juga kita kesana . Banyak hal yang harus diluruskan " Yoga menjawab , banyak sekali hal yang harus ia selesaikan . Berhubung kesehatan Aiko selama ini memburuk , dia tidak bisa memaksa
" Baiklah ayo kita turun , semua sudah menunggu kita " Berjalan bergandengan , terlihat begitu serasi
Dibawah sudah terlihat Dareen dan Sekertarisnya , Santi dan juga Sekertaris Yoga . Mereka sudah bersiap untuk melakukan perjalanan
Setelah berbasa-basi sedikit dengan kepala pelayan , mereka langsung berangkat menuju Kota B
...๐๐๐๐๐...
Tak berbeda jauh dengan Keluarga Alexander , di Mansion Alkendrick pun ada yang merasa gelisah . Siapa lagi kalau bukan Alea
Selesai sarapan mereka semua berbincang di ruang santai , berhubung hari ini weekend semua ada dirumah termasuk Alea . Seharusnya hari ini Toko Kue buka , namun dia tidak pergi ke Toko . Kedua sahabatnya juga memakluminya
" Bagaimana kabarmu hari ini sayang ? " tanya Mommy Zee pada Alea , dia melihat wajah menantunya sedikit tidak nyaman sedari tadi
" Ehm , aku baik kok Mom " tersenyum manis
" Kalian jadi berangkat bulan madu lusa ? " Giliran Daddy Morgan yang bertanya
" Iya Dad , lusa kami berangkat " Davian menjawab sambil melihat ke arah Alea , membuat sang empunya merona
" Cie cie , yang mau happy-happy . Jangan lupa pulang bawakan aku keponakan yang lucu " Fira selalu aja kan cekikikan sendiri
__ADS_1
" Yaelah Fir , emang bisa bulan madu seminggu pulang-pulang sudah bawa bayi . Kamu ini ada-ada aja " Mommy memukul pelan tangan Fira , yang malah dibalas cengiran
Lihatlah Alea , dia daritadi malah malu sendiri . Membayangkan bulan madu mereka nanti . Apakah benar semanis madu ? yang pasti lebih manis dari madu . Hei tapi madu itu kan rada asam !
Waktu berjalan begitu cepat , matahari sudah mulai terbenam , tanda hari sudah sore . Mommy Zee memerintahkan para pelayan untuk menyiapkan hidangan ini dan itu . Juga membersihkan kamar tamu , untuk Keluarga Alexander menginap
Sebenarnya Yoga menolak untuk menginap , takut jika malah merepotkan , tapi Zee memaksa untuk menginap saja . Daripada tidur di hotel katanya . Akhirnya Yoga menyetujuinya
Bik Tami memberi kabar jika Keluarga Alexander sudah tiba . Mommy Zee memerintahkan untuk membawa mereka keruang tamu
" Ayo semuanya tamu kita sudah sampai "
Lalu mereka berjalan beriringan menuju ruang tamu , tiba-tiba Zee menghentikan langkah kakinya melihat sahabatnya Aiko
" Ada apa sayang ? " Morgan bertanya pada istrinya itu
" I itu Aiko sahabatku sayang " ucapan Zee terdengar oleh semuanya
Mereka langsung menoleh pada seorang wanita paruh baya yang masih cantik . Seumuran dengan Mommy Zee , terlihat wanita itu duduk dengan gelisah
" Dia benar Aiko sahabatmu ? " dijawab anggukan oleh Zee
Davian , Alea dan Fira hanya diam saja . Karena mereka memang tidak mengetahui jika Mommynya bersahabat dengan Nyonya Alexander
" Apakah yang Mommy maksud Aiko anak Nenek yang kemaren ? " batin Alea dalam hati
Mereka sampai diruang tamu , Aiko juga terlihat sedikit syok . Dia mencoba mengatur nafasnya dan mencoba tersenyum
" Selamat sore semuanya ? " Zee menyapa tamunya ramah lalu tersenyum tipis melihat wajah Aiko
" Selamat sore , terimakasih sudah menerima kedatangan kami disini Nyonya Alkendrick " Yoga menjawab salam dari Zee
" Bagaimana perjalanan kalian kemari . Tidak perlu memperkenalkan diri lagi kan , kita semua sudah saling mengenal " Morgan berbasa-basi
Semuanya saling pandang dan tersenyum , menandakan kalau memang sudah saling kenal , walau hanya sebatas tahu namanya . Kecuali Davian dan Dareen yang sudah menjalin kerjasama , artinya sudah lebih kenal
" Bagaimana kabarmu Zee ? " Aiko mencoba mencairkan suasana
__ADS_1
" Kamu masih mengingatku Aiko ? " menatap Aiko seperti meminta penjelasan lebih
" Bagaimana mungkin aku melupakanmu " Aiko menjawab dengan wajah yang mulai memucat , Zee menyadari itu . Yoga yang disebelahnya langsung mengelus tangan istrinya menenangkan
" Kita bisa membahas itu nanti Aiko , aku ingin kita membicarakan masalah kita nanti . Hanya berdua saja . Sekarang anda semua bisa istirahat dulu . Nanti selesai makan malam , kita bisa membahas tujuan anda semua kemari " berkata sambil tersenyum
" Benar , kalian semua pasti sangat lelah . Silahkan istirahat dikamar tamu dahulu . Saya dan Fira akan mengantar ke kamar tamu " Alea berbicara dengan ramah , lalu berdiri disusul oleh Fira
Rombongan Keluarga Alexander berdiri lalu berjalan mengikuti Alea dan Fira setelah berpamitan Davian, Morgan dan Zee
Aiko melihat Alea dengan tatapan kerinduan , tak jauh berbeda dengan Dareen dan juga Yoga . Mereka ingin langsung memeluk Alea , tapi mereka harus menjaga sikapnya saat ini
Aiko sangat yakin , dengan melihat wajah Alea saja dia tahu jika Alea adalah Gabynya . Sabar Aiko , sabar sebentar . Walau sekarang hanya bisa melihat saja , tapi setidaknya bisa mengobati rasa rindu dihatimu
Sebenarnya Alea sendiri merasa berdebar-debar sedari tadi . Ada gejolak dihatinya yang tidak tahu itu apa . Mungkinkah ikatan batin , melihat keluarganya berkumpul membuat emosi dihatinya ingin keluar ?
Tapi Alea bisa meredakan emosi nya . Bukan emosi marah ya , tapi gelombang antara kesedihan , kebahagiaan dan juga kegelisahan bercampur menjadi satu
Mereka semua sudah tiba dilantai dua sisi utara . Terdapat beberapa kamar tamu yang sudah dibersihkan oleh para pelayan
" Silahkan Tuan dan Nyonya , sudah sampai dikamar Tamu . Ada 5 kamar tamu disini , anda bisa membaginya sendiri ya ? Silahkan beristirahat . Nanti saat jam makan malam Bik Tami akan datang untuk memberi tahu " Tak lupa senyum manis selalu Alea tampilkan
" Terimakasih Alea , jangan panggil kami Tuan dan Nyonya . Panggil Om dan Tante saja , kamu bisa memanggil Dareen dan Kevin Kakak " Aiko berkata pada Alea . Walau hatinya ingin dipanggil Mama . Tapi dia harus mengikuti aturan yang sudah disetujui oleh suaminya . Harus ada bukti konkrit dulu
" Baiklah Om Tante dan juga Kakak Kakak . Saya dan Fira permisi dulu . Selamat beristirahat " Lalu Alea dan Fira membungkukkan sedikit badannya dan berjalan meninggalkan keluarga Alexander . Yang diperkirakan merupakan keluarga kandungnya
" Kamu baik-baik saja Kakak Ipar ? " tanya Fira sambil menggandeng tangan Alea
" Santai saja Fir , Kakak baik-baik saja kok . Kamu nggak usah khawatir " mengelus tangan Fira
" Aku tahu itu . Kakak Ipar kan perempuan yang kuat dan tidak cengeng . Makanya aku sangat ngefans sama Kakak Ipar dari dulu "
Kedua gadia itu berjalan sambil tersenyum , entah apa yang ada dipikiran mereka
Bersambung
Ikuti terus kelanjutan kisah Davian dan Alea ya โค
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya untuk Authorโค
Maaf juga jika masih ada typo dalam penulisannya๐