Haruskah Bertahan ??

Haruskah Bertahan ??
Haruskah Bertahan - 29


__ADS_3

Masih Di Panti Asuhan


Yoga memegang foto , baju dan selimut dengan perasaan tak menentu . Jangan lupakan air mata yang menetes begitu saja , begitu juga dengan Sekertarisnya dia ikut terharu


" Bagaimana keadaannya saat anda menemukan anak saya ?"


" Waktu itu saya sedang lewat saat pulang dari berbelanja , tidak sengaja mendengar suara tangisan bayi . Saat saya mencari dari mana sumbernya , ternyata suara itu berasal dari bawah pohon rindang . Sepertinya ada yang membawanya kesana , karena tidak jauh dari pohon itu ada kecelakaan hebat disana . Saya menggendongnya sambil menunggu konfirmasi , tapi tidak ada yang memberi saya informasi sedikitpun . Karena hujan tiba - tiba datang , akhirnya saya membawanya ke Panti ini . Apakah benar anda ayah dari Alea ?"


" Benar , hanya dengan melihat ini saja saya sudah yakin . Terimakasih sudah merawat anak saya Bu . Saya akan menemuinya nanti "


" Sama - sama Tuan , semoga Alea bahagia . Dia juga sudah menikah Tuan , belum lama ini . Gadis manis itu sejak kecil mudah sekali merebut hati orang . Alea tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan baik hati , hanya saja dia sedikit keras kepala " Ibu panti tersenyum menerawang mengingat bagaimana Alea dulu


" Apa hanya ini barang milik Alea ? "


" Iya Tuan , juga ada gelang . Tapi sudah saya berikan pada Alea . Saya berkata padanya untuk meminta bantuan suaminya mengenai gelang itu . Mungkin mereka belum mendapat kabar baik Tuan . Nanti saya akan menghubungi Alea , jika keluarganya kemari . "


" Terimakasih Bu untuk semuanya . Kalau begitu kami permisi dulu " ucap Yoga pada Ibu Panti . Yang lain ikut berdiri .


Tidak lupa Bram Sekertaris Yoga memberikan amplop tebal pada Ibu Panti . Sebagai bentuk ucapan terimakasih dan juga untuk membeli kebutuhan anak - anak panti . Ibu Panti sangat terharu dan hanya bisa berterimakasih dan mendoakan yang baik - baik


Didalam Mobil


" Pa , apa kita menuju Rumah Sakit saja sekarang . Kita harus memperjelas ini semua kan " tanya lelaki muda tampan yang duduk di sebelah Yoga


" Tentu nak , mari kita kerumah sakit saja " Sekertaris didepan menganggukkan kepalanya


" Haruskah kita memberi tahu Mama tentang kabar ini sekarang "


" Jangan dulu nak , mari kita temui adikmu dulu . Mungkin akan memakan waktu karena dia sudah berkeluarga "


" Baik Pa "


Mereka berempat menuju Rumah Sakit dimana Alea dirawat . Wajah bahagia terlukis dalam wajah mereka . Pencarian yang panjang akhirnya menemukan hasilnya begitu pikir mereka semua .


Maafkan Papa nak , maafkan Papa yang baru bisa menemukanmu . Kami sangat merindukanmu , kami bahkan tidak tahu bagaimana tumbuh kembangmu selama ini . Semoga dengan kabar baik ini Mama mu bisa kembali seperti dulu nak . Gaby ku sayang , kamu sudah kembali gumam Yoga sambil memegang kotak yang diberikan oleh ibu panti .


Ternyata kamu benar adik kecilku , maaf kakak terlambat menemukanmu . Kakak berjanji akan menjadi kakak terbaik untukmu , walaupun kamu sudah bersuami . Terimakasih sudah bertahan sampai saat ini , semoga Mama pulih dengan kehadiranmu , gumam Dareen sambil memejamkan matanya menerawang jauh .


Di Kota Z


Terlihat Zee dan suaminya sudah berpamitan pulang kembali ke hotel , lalu Alen menghubungi Aiko .

__ADS_1


Tut Tut Tut


" Halo Nyonya Alexander ini saya Alen Nyonya "


" Halo , iya ada apa ? "


" Apakah ada waktu untuk saya bertemu dengan anda ?"


" Em ada keperluan apa ya Alen ? " tanya Aiko lembut


" Ada hal penting yang ingin saya sampaikan pada anda Nyonya "


" Baiklah , anda bisa datang ke rumah saat jam makan malam nanti "


" Baik , saya akan datang ke kediaman anda . Terimakasih untuk waktunya Nyonya dan sampai jumpa " tut tut tut


Ahh , semoga kabar baik ini membuat Nyonya Alexander bahagia . Masih kurang beberapa jam lagi , aku mau rebahan dulu sambil nunggu sayangku pulang gumam Alen . Lelahnya hari ini .


Alen , dia kan orang yang ahli dalam perhiasan . Apa ada kabar baik tentang Gaby , semoga saja . gumam Aiko


" Pi aku harus menghubungi Zee sekarang kan ? ini kabar yang baik kan Pi ? "


Tut Tut Tut


" Halo Zee , kamu lagi dimana "


" Halo Ve , aku baru pulang dari Rumah Sakit . Bagaimana apakah sudah ada titik terang ? "


" Iya sudah , ternyata benar Alea adalah anak dari Keluarga Alexander yang hilang saat kecelakaan 20 tahun yang lalu " jelas Ve , diseberang telpon Zee terkejut sampai menutup mulutnya . Mereka terdiam sesaat


" Bukankah berarti dia anak Aiko Ve , kamu sudah memastikan belum kalau Aiko adalah Nyonya Alexander ? "


" Aku belum memastikan , hanya saja tadi Alen bilang kalau gelang itu milik keluarga Alexander . Dan saat bercerita dia berkata kalau Nyonya Alexander bernama Aiko . Kemungkinan besar meman sahabat kita itu Zee "


" Kamu tidak menunjukkan fotonya "


" Hei aku bahkan tidak punya foto Aiko "


" Ah kamu ini benar benar ya Ve , masa gak punya foto kita bertiga "


" Kamu ini lupa aa amnesia sih Zee . Kan aku sudah pernah cerita ponsel lamaku hilang dijambret orang " Ve malah bersungut - sungut

__ADS_1


" Ah iya aku lupa . Ok aku akan memberi kabar penting ini pada Davian dan suamiku dulu . Alea biar nanti kalau sudah sembuh dulu baru kita beri kabar ini "


" Ya betul , ya sudah Zee aku tutup dulu ya telponnya "


" Ok terimakasih dan selamat bersenang - senang " tut tut tut


Huh , Ve menghela nafas


" Bagaimana Mi ? "


" Zee akan memberi tahu suami dan anaknya dulu . Untuk menantunya dia akan memberi kabar ini saat kondisinya sudah pulih nanti " Gio hanya menganggukkan kepalanya


Mereka berdua mengelilingi Kota Z , singgah dari satu tempat ke tempat lain . Benar - benar seperti bulan madu saja ya pasangan ini .


Di kediaman Alexander


" Bi , tolong nanti malam siapkan hidangan istimewa untuk makan malam ya . Saya mengundang tamu untuk makan malam disini "


" Baik Nyonya , akan saya siapkan yang terbaik " Aiko hanya tersenyum manis dan menganggukkan kepalanya . Lalu dia berjalan-jalan mengelilingi rumahnya .


Sudah lama sekali dia tidak berjalan - jalan , bahkan taman bunganya pun hampir tidak pernah dia datangi . Hanya mengurung diri dikamar saja setiap hari .


Melihat Nyonya mereka berkeliling rumah menuju taman membuat para pekerja tersenyum senang , entah sudah berapa lama mereka tidak menyaksikan pemandangan ini . Ada apakah gerangan kenapa Nyonya sudah mau turun .


Apa ada kabar baik mengenai Nona Muda , Apa ada kabar pernikahan Tuan Muda . Semua nya menebak - nebak dalam hati masing - masing .


Diluar tebakan itu , mereka sangat bersyukur melihat kondisi Nyonya mereka yang terlihat semakin membaik .


Wanita paruh baya yang masih cantik itu sudah tiba di taman bunga , dia duduk di kursi panjang . Tepat di depan sekerumunan bunga mawar yang sedang mekar . Indah sekali gumamnya , sangat memanjakan mata yang melihatnya .


Pelayan pribadinya datang membawa teh hangat dan juga beberapa camilan umtuk sang Nyonya . Mereka berdua terlihat mengobrol ringan bersama .


Bersambung


Nantikan kelanjutan kisah Alea dan Davian Ya


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian


Klik Vote like dan komen ya guys 😍


Apresiasi kalian sangat berharga untuk author 🥰

__ADS_1


__ADS_2