
Masih Di Panti Asuhan
Yoga memegang foto , baju dan selimut dengan perasaan tak menentu . Jangan lupakan air mata yang menetes begitu saja , begitu juga dengan Sekertarisnya dia ikut terharu
" Bagaimana keadaannya saat anda menemukan anak saya ?"
" Waktu itu saya sedang lewat saat pulang dari berbelanja , tidak sengaja mendengar suara tangisan bayi . Saat saya mencari dari mana sumbernya , ternyata suara itu berasal dari bawah pohon rindang . Sepertinya ada yang membawanya kesana , karena tidak jauh dari pohon itu ada kecelakaan hebat disana . Saya menggendongnya sambil menunggu konfirmasi , tapi tidak ada yang memberi saya informasi sedikitpun . Karena hujan tiba - tiba datang , akhirnya saya membawanya ke Panti ini . Apakah benar anda ayah dari Alea ?"
" Benar , hanya dengan melihat ini saja saya sudah yakin . Terimakasih sudah merawat anak saya Bu . Saya akan menemuinya nanti "
" Sama - sama Tuan , semoga Alea bahagia . Dia juga sudah menikah Tuan , belum lama ini . Gadis manis itu sejak kecil mudah sekali merebut hati orang . Alea tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan baik hati , hanya saja dia sedikit keras kepala " Ibu panti tersenyum menerawang mengingat bagaimana Alea dulu
" Apa hanya ini barang milik Alea ? "
" Iya Tuan , juga ada gelang . Tapi sudah saya berikan pada Alea . Saya berkata padanya untuk meminta bantuan suaminya mengenai gelang itu . Mungkin mereka belum mendapat kabar baik Tuan . Nanti saya akan menghubungi Alea , jika keluarganya kemari . "
" Terimakasih Bu untuk semuanya . Kalau begitu kami permisi dulu " ucap Yoga pada Ibu Panti . Yang lain ikut berdiri .
Tidak lupa Bram Sekertaris Yoga memberikan amplop tebal pada Ibu Panti . Sebagai bentuk ucapan terimakasih dan juga untuk membeli kebutuhan anak - anak panti . Ibu Panti sangat terharu dan hanya bisa berterimakasih dan mendoakan yang baik - baik
Didalam Mobil
" Pa , apa kita menuju Rumah Sakit saja sekarang . Kita harus memperjelas ini semua kan " tanya lelaki muda tampan yang duduk di sebelah Yoga
" Tentu nak , mari kita kerumah sakit saja " Sekertaris didepan menganggukkan kepalanya
" Haruskah kita memberi tahu Mama tentang kabar ini sekarang "
" Jangan dulu nak , mari kita temui adikmu dulu . Mungkin akan memakan waktu karena dia sudah berkeluarga "
" Baik Pa "
Mereka berempat menuju Rumah Sakit dimana Alea dirawat . Wajah bahagia terlukis dalam wajah mereka . Pencarian yang panjang akhirnya menemukan hasilnya begitu pikir mereka semua .
Maafkan Papa nak , maafkan Papa yang baru bisa menemukanmu . Kami sangat merindukanmu , kami bahkan tidak tahu bagaimana tumbuh kembangmu selama ini . Semoga dengan kabar baik ini Mama mu bisa kembali seperti dulu nak . Gaby ku sayang , kamu sudah kembali gumam Yoga sambil memegang kotak yang diberikan oleh ibu panti .
Ternyata kamu benar adik kecilku , maaf kakak terlambat menemukanmu . Kakak berjanji akan menjadi kakak terbaik untukmu , walaupun kamu sudah bersuami . Terimakasih sudah bertahan sampai saat ini , semoga Mama pulih dengan kehadiranmu , gumam Dareen sambil memejamkan matanya menerawang jauh .
Di Kota Z
Terlihat Zee dan suaminya sudah berpamitan pulang kembali ke hotel , lalu Alen menghubungi Aiko .
__ADS_1
Tut Tut Tut
" Halo Nyonya Alexander ini saya Alen Nyonya "
" Halo , iya ada apa ? "
" Apakah ada waktu untuk saya bertemu dengan anda ?"
" Em ada keperluan apa ya Alen ? " tanya Aiko lembut
" Ada hal penting yang ingin saya sampaikan pada anda Nyonya "
" Baiklah , anda bisa datang ke rumah saat jam makan malam nanti "
" Baik , saya akan datang ke kediaman anda . Terimakasih untuk waktunya Nyonya dan sampai jumpa " tut tut tut
Ahh , semoga kabar baik ini membuat Nyonya Alexander bahagia . Masih kurang beberapa jam lagi , aku mau rebahan dulu sambil nunggu sayangku pulang gumam Alen . Lelahnya hari ini .
Alen , dia kan orang yang ahli dalam perhiasan . Apa ada kabar baik tentang Gaby , semoga saja . gumam Aiko
" Pi aku harus menghubungi Zee sekarang kan ? ini kabar yang baik kan Pi ? "
Tut Tut Tut
" Halo Zee , kamu lagi dimana "
" Halo Ve , aku baru pulang dari Rumah Sakit . Bagaimana apakah sudah ada titik terang ? "
" Iya sudah , ternyata benar Alea adalah anak dari Keluarga Alexander yang hilang saat kecelakaan 20 tahun yang lalu " jelas Ve , diseberang telpon Zee terkejut sampai menutup mulutnya . Mereka terdiam sesaat
" Bukankah berarti dia anak Aiko Ve , kamu sudah memastikan belum kalau Aiko adalah Nyonya Alexander ? "
" Aku belum memastikan , hanya saja tadi Alen bilang kalau gelang itu milik keluarga Alexander . Dan saat bercerita dia berkata kalau Nyonya Alexander bernama Aiko . Kemungkinan besar meman sahabat kita itu Zee "
" Kamu tidak menunjukkan fotonya "
" Hei aku bahkan tidak punya foto Aiko "
" Ah kamu ini benar benar ya Ve , masa gak punya foto kita bertiga "
" Kamu ini lupa aa amnesia sih Zee . Kan aku sudah pernah cerita ponsel lamaku hilang dijambret orang " Ve malah bersungut - sungut
__ADS_1
" Ah iya aku lupa . Ok aku akan memberi kabar penting ini pada Davian dan suamiku dulu . Alea biar nanti kalau sudah sembuh dulu baru kita beri kabar ini "
" Ya betul , ya sudah Zee aku tutup dulu ya telponnya "
" Ok terimakasih dan selamat bersenang - senang " tut tut tut
Huh , Ve menghela nafas
" Bagaimana Mi ? "
" Zee akan memberi tahu suami dan anaknya dulu . Untuk menantunya dia akan memberi kabar ini saat kondisinya sudah pulih nanti " Gio hanya menganggukkan kepalanya
Mereka berdua mengelilingi Kota Z , singgah dari satu tempat ke tempat lain . Benar - benar seperti bulan madu saja ya pasangan ini .
Di kediaman Alexander
" Bi , tolong nanti malam siapkan hidangan istimewa untuk makan malam ya . Saya mengundang tamu untuk makan malam disini "
" Baik Nyonya , akan saya siapkan yang terbaik " Aiko hanya tersenyum manis dan menganggukkan kepalanya . Lalu dia berjalan-jalan mengelilingi rumahnya .
Sudah lama sekali dia tidak berjalan - jalan , bahkan taman bunganya pun hampir tidak pernah dia datangi . Hanya mengurung diri dikamar saja setiap hari .
Melihat Nyonya mereka berkeliling rumah menuju taman membuat para pekerja tersenyum senang , entah sudah berapa lama mereka tidak menyaksikan pemandangan ini . Ada apakah gerangan kenapa Nyonya sudah mau turun .
Apa ada kabar baik mengenai Nona Muda , Apa ada kabar pernikahan Tuan Muda . Semua nya menebak - nebak dalam hati masing - masing .
Diluar tebakan itu , mereka sangat bersyukur melihat kondisi Nyonya mereka yang terlihat semakin membaik .
Wanita paruh baya yang masih cantik itu sudah tiba di taman bunga , dia duduk di kursi panjang . Tepat di depan sekerumunan bunga mawar yang sedang mekar . Indah sekali gumamnya , sangat memanjakan mata yang melihatnya .
Pelayan pribadinya datang membawa teh hangat dan juga beberapa camilan umtuk sang Nyonya . Mereka berdua terlihat mengobrol ringan bersama .
Bersambung
Nantikan kelanjutan kisah Alea dan Davian Ya
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian
Klik Vote like dan komen ya guys 😍
Apresiasi kalian sangat berharga untuk author 🥰
__ADS_1