
Hai semua reader tercinta
Maaf ya lama gak update dikarenakan si kecil lagi sakit beberapa hari , alhamdulillah sekarang sudah sembuh
Yang kangen sama Davian sama Alea merapat yuk , jangan lupa tinggalkan jejak ya 😍 jangan lupa juga vote dan hadiahnya 🥰
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Terlihat kegelisahan di wajah tua Tuan Besar Alexander saat ini . Entah apa yang sedang dipikirkan lelaki tampan yang tidak muda lagi itu .
" Apa tidak menimbulkan kecurigaan jika kita tiba - tiba muncul disana ?" akhirnya lelaki paruh baya itu mengeluarkan kata - katanya
" Tentu saja Pa , mereka pasti curiga kan . Kita melihat dari jauh saja . Kebetulan besok adalah waktu kita bertemu dengan Davian "
" Ya benar juga , kita menginap di hotel yang dekat dengan tempat Alea dirawat "
Akhirnya keputusan untuk tidak menemui Alea terjadi . Akan memusingkan juga nanti jika sampai keluarga Davian curiga , belum ada bukti kuat jika Alea memang bagian dari keluarga Alexander .
Di Rumah Sakit
Alea sudah terlihat lebih ceria , sudah tidak pucat lagi . Apalagi ada suami yang selalu setia disampingnya itu . Memang belum menyatakan cinta , tapi dari gaya tubuhnya saja sudah terlihat jika ada cinta disana .
" Sayang kamu mau makan buah apa , biar aku ambilkan ?" Tanya Davian lembut pada Alea
" Terimakasih sayang , aku mau apel saja ya " sambil tersenyum
" Baik , tunggu sebentar " berjalan menuju nakas untuk mengambil buah apel , lalu mengupasnya . Alea melihat Davian dengan tersenyum , mungkinkah kamu sudah mencintaiku Dav . Akan sangat indah jika itu benar , aku akan sangat berterimakasih karena kamu sudah mau membuka hatimu padaku , gumam Alea dalam hati
" Ini , makanlah " Davian menyuapi istrinya dengan telaten , sambil tersenyum menatap mata Alea
" Alea " panggil Davian lembut sambil memegang tangannya " sepertinya namamu sudah mulai tersimpan dihatiku , kamu tahu saat aku mendengar kamu terluka . Hatiku begitu sakit sekali , aku takut terjadi sesuatu yang serius padamu . Bagaimana denganmu ?" tanya Lelaki itu tulus . Tuhan secepat itu Engkau membalas doaku gumam Alea
Sambil membalas genggaman tangan suaminya Alea berkata " Terimakasih kamu sudah mau membuka hatimu untukku , aku juga merasakan hal yang sama . Aku selalu merasa nyaman saat bersamamu , aku cemburu saat Diana selalu bicara ingin merebutmu . Tapi aku takut , takut jika kamu belum memiliki rasa padaku "
" Aku juga berterimakasih padamu sayang , kamu selalu setia dan sabar menungguku . Maafkan aku yang baru bisa membuka hatiku ini " Davian berkata sambil mengecup tangan Alea , membuat Alea tersipu malu dan merona . Jantungku , bisakah kamu sedikit tenang gumam Alea
" Tidak apa - apa sayang , menyembuhkan luka memang butuh waktu . Aku senang karena tidak ada keterpaksaan dari hatimu "
__ADS_1
" Jadi mulai sekarang kita bisa menjalankan kehidupan suami istri sungguhan " perkataan Davian membuat Alea tersenyum kikuk
" ehhm itu , bukankah kita sudah menjalaninya sayang "
" hei ingat kita bahkan belum honey moon sayang " goda Davian membuat Alea merona sampai telinganya memerah
Terjadilah obrolan - obrolan dan rencana - rencana ringan antara sepasang suami istri itu . Menjalin hubungan pernikahan tanpa ada perasaan apapun itu memang berat dan menyakitkan . Tapi jika rasa itu sudah ada , semuanya terasa lengkap dan indah . Ya walaupun pasti ada yang namanya badai dalam pernikahan , tapi jika sudah ada pondasi yang kokoh semuanya pasti bisa terlewati . Kesetiaan , saling mencintai , kepercayaan dan memperjuangkan adalah pondasi pokok dalam sebuah hubungan , jangan lupakan juga saling mengisi dan melengkapi .
Tok tok tok ceklek
Kakek datang bersama orang kepercayaannya
" Dasar kurang ajar , kamu bahkan tidak menghubungi lelaki tua ini jika Alea terluka " Kakek memukul kaki Davian menggunakan tongkat nya " Bagaimana keadaanmu Alea ?" perubahan intonasi suara nya membuat Davian geleng - geleng kepala .
" Aku sudah baik Kek , terimakasih karena Kakek sudah repot - repot menjenguk Alea kesini " senyum Alea manis dan tulus membuat ketiga lelaki berbeda usia di depannya merasa hangat sampai kehatinya
" Hais repot darimananya , Kakek sangat mengkhawatirkan mu Alea . Bagaimana dengan pelakunya " Kakek bertanya pada Davian
" Sudah diamankan Kek , Kakek tenang saja "
" Jangan sampai terjadi lagi , ingat ini yang pertama dan terakhir " berjalan menuju sofa diikuti orang kepercayaannya , begitu juga Davian yang ikut mengikutinya setelah berbicara sebentar dengan Alea . Terlihat Davian membenarkan selimut Alea dan menciun keningnya .
Beberapa saat kemudian Sekertaris Al datang membawa paper bag berisi baju untuk Davian . Dia juga langsung ikut bergabung dengan Davian dan Kakeknya . Mereka mengobrol ringan , dari sofa Davian menoleh pada Alea yang sudah tertidur .
" Bagaimana hubungan kalian ?" iseng Sang Kakek bertanya
" Sudah lebih baik Kek , doakan saja yang terbaik buat kami "
" Tentu saja , Kakek sudah mengharapkan cicit dari Alea " godanya
" Tentu saja Kek , nanti pasti kami memberikan cicit untuk Kakek " jawab Davian lugas
" Baik - baik , kalau begitu Kakek pulang dulu . Jaga Alea dengan baik , ingat dia bukan gadis sembarangan " pinta sang Kakek seperti mengisyaratkan sesuatu , namun Davian dan Sekertaris Al tidak menyadari isyarat itu
" Tentu saja Kek , hati - hati dijalan " setelah itu Kakek dan orang kepercayaannya keluar dari kamar tempat Alea dirawat
" Bagaimana keadaannya Al , kamu sudah membereskannya ? "
__ADS_1
" Sudah aman Tuan , tinggal menunggu Tuan datang untuk mengeksekusinya "
" Aku hanya akan memberikan sedikit pelajaran , setelah itu masukkan ke dalam penjara . Bagaimana pun dia wanita , biar pihak yang berwajib yang menghukum lebih lanjut "
" Baik Tuan , keputusan ada ditangan anda "
" Setelah Alea pulih 100 % , siapkan tiket dan kosongkan jadwal untuk bulan madu kami " Sekertaris Al tersenyum tipis
" Baik Tuan , anda ingin bulan madu kemana ?"
" Untuk tempatnya nanti menyusul , aku harus bertanya padanya dulu "
" Baik Tuan Muda "
" Bagaimana masalah kerjasama dengan perusahaan milik Alexander itu ?"
" Besok waktunya Tuan , tidak bisa diundur karena mereka sudah dalam perjalanan kesini "
" Mereke menghubungimu ?"
" Iya Tuan , mereka ada urusan disini hari ini "
" Baiklah siapkan saja semuanya , pulanglah Al . Terimakasih sudah bekerja keras "
" Baik Tuan , saya permisi " berdiri dari duduknya lalu berjalan meninggalkan sepasang suami istri itu
Davian kemudian berjalan meraih paper bag yang dibawakan Sekertarisnya tadi . Masuk ke kamar mandi untuk mandi . Selesai mandi , dengan tubuh yang segar dan wangi dia duduk di samping Alea . Memegang tangannya dan mengelusnya dengan tatapan penuh kasih .
Bagaimana kalau ternyata kamu adalah anak dari keluarga Alexander yang hilang saat kecil . Apa mereka akan merebutmu dariku , apa kamu akan meninggalkanku nanti sayang ? gumam Davian . Ada gurat kebahagiaan jika Alea menemukan keluarganya , namun ada juga gurat kesedihan akan apa yang akan terjadi nanti .
Tidak mungkin juga keluarga Alexander merebut paksa anak gadis yang sudah menjadi istri orang itu . Bagaimanapun yang berhak atas seorang istri sepenuhnya adalah suami .
Akhirnya Davian pun ikut terlelap disamping Alea , dia ikut naik tidur diranjang Alea . Terlihat sangat intim dan romantis bagi siapa saja yang melihatnya . Kisah cinta Davian dan Alea dimulai sekarang .
...Bersambung...
Maaf jika masih ada typo dalam penulisannya ya
__ADS_1
Maaf juga jika alurnya masih berantakan 🙏
I Lope You banyak banyak untuk semua pembaca ❤