Haruskah Bertahan ??

Haruskah Bertahan ??
Haruskah Bertahan - 39


__ADS_3

...🍁 Happy Reading🍁...


..." Jangan bertanya padaku bagaimana caranya menciptakan bahagia ! cukup syukuri dan nikmati apa yang kamu miliki , bahagia pasti datang dari dalam hatimu yang tidak mengenal kata iri dan dengki " Aleandra Maheswari...


...🍁🍁🍁🍁🍁...


Mommy Zee dan Alea mendorong kereta belanjaan mereka , masing-masing mendorong kereta sendiri . Lihatlah yang katanya cuma mau belanja buah-buahan , nyatanya apa aja dimasukin ke keranjang . Maklum ya kaum wanita hihihi


Sampai didepan meja kasir ternyata antrian masih panjang sekali , mengharuskan mereka berada dalam kebosanan . Dari kejauhan terlihat seorang wanita yang sudah tua terbukti dari rambutnya yang sudah memutih


" Apa kamu Zee ? sahabat Aiko anakku ? " ucap wanita tua itu


" Tante , benar ini Zee . Tante apa kabar ? Alea kenalkan ini Ibunya sahabat Mommy " memegang lembut tangan Alea


" Salam kenal Nek , saya Alea . Menantu Mommy Zee " tersenyum manis . Salah apa nggak ya manggil Nenek , batin Alea . Melihat wajah Mommy yang dijawab dengan gelengan kepala


" Wah , kamu bahkan sudah memiliki menantu Zee . Bagaimana kabar Aiko , apa kamu tahu ? "


" Saya juga tidak tahu Tante , kami sudah tidak pernah bertukar kabar semenjak hari itu " Mommy Zee menjawab sambil melihat mimik muka wanita tua didepannya , sepertinya Ibu sangat merindukanmu Aiko , batin Zee


" Dia sangat sakit hati dengan ucapan ayahnya , dan sampai sekarang tidak mau pulang " mata wanita tua itu sudah berkaca-kaca , belum sempat Zee menjawab terlihat seorang wanita yang sepertinya adalah seorang perawat itu mengahampiri mereka


" Nyonya , mari pulang " ucap perawat itu lembut yang dijawab anggukan oleh Ibu dari Aiko


Setelah sedikit berbasa-basi akhirnya Nyonya Lisa Ardita Sebastian pergi bersama perawatnya . Sebenarnya Alea masih penasaran , tapi berhubung mereka sedang antri dikasir jadi ya harus sabar


" Hah , antrinya panjang juga ya . Mana belanjaannya juga pada banyak " gerutu Mommy


" Ya ampun Mom , coba lihat deh belanjaan siapa yang lebih banyak " Alea menanggapi sembari tertawa


" Oh haha tentu saja kita sayang . bairkan yang dibelakang kita antri lama "


" Tapi kita yang paling belakang Mom , belum ada orang lagi " malah cekikikan mereka berdua


" Mommy mau ngadain pesta Barbeque kapan ? aku boleh mengundang Brenda sama Ayana tidak ? "


" Tentu saja boleh sayang , baiklah ini giliran kita , ayo "

__ADS_1


Mereka berdua maju , kasir yang melihatnya hanya tersenyum ramah . Banyak sekali belanjanya , kira-kira seperti itu pikirannya . Hei bukannya itu bagus , semakin banyak pelanggan berbelanja , semakin banyak komisi yang diterima . Oleh pemilik nya tapi ya , bukan kasirnya wkwkwk


Kedua kasir sudah mengemas belanjaan Mommy , dan Mommy juga sudah membayarnya . Tidak sedikit , tapi wajar sih , juga bukan apa-apa buat mereka . Uangnya tidak terkuras sedikitpun . Ada pegawai laki-laki yang membantu membawa keranjang belanja yang penuh ke tempat parkir


Pak sopir yang melihat itu langsung tergopoh-gopoh . Nyonya mau hajatan kayaknya , gumam Pak Sopir . Berterimakasih pada mas-mas yang sudah membantu membawa belanjaan majikannya , lalu pergi meninggalkan Supermarket


Saat di mobil terdengar suara ponsel berdering , ternyata itu dari Davian . Mommy yang kepo langsung bertanya siapa , dijawab dengan menunjukkan nama yang tertera diponsel


" Halo sayang , kenapa tadi tidak bisa dihubungi ? " Alea berkata lembut


" Halo juga sayang , maaf tadi aku sedang ada meeting . Kamu masih belanja ? "


" Ini sudah dalam perjalanan pulang kok sayang "


" Sepertinya puas sekali ya belanjanya , 3 jam loh "


" Hehe iya sangat puas , oiya Mommy mengadakan pesta Barbeque nanti malam . Aku mengundang Ayana dan juga Brenda sayang "


" Iya lakukan saja apa yang kamu inginkan sayang . Ya sudah hati-hati dijalan ya , salam buat Mommy "


" Oke " tut tut tut


" Heleh anak itu , pakai titip salam segala . Kan setiap hari ketemu " dijawab tawa kecil oleh Alea


" Mom , boleh Alea tanya sesuatu ? "


" Ada apa sayang ? apa ini mengenai wanita tadi ? " sudah menebak duluan


" Iya Mom benar " Mommy tersenyum tipis lalu terlihat pandangannya menerawang mengingat masa lalu


" Tante Lisa Ardita Sebastian dan Om Frans Edo Sebastian adalah orang tua dari sahabat Mommy Narumi Aiko Sebastian . Namun karena suatu hal , Om Frans menghilangkan nama Sebastian dari Aiko "


" Kenapa bisa begitu Mom ? "


Pertanyaan Alea membuat Mommy Zee menghela nafas panjang , mengingat apa yang terjadi pada sahabatnya Aiko dulu . Kenangan pahit dan sangat menyakitkan yang membuat Aiko harus pergi dari kota ini


" Waktu itu , terjadi pertengkaran hebat di rumah Aiko . Mommy dan Tante Ve sedang menginap disana , karena hari sudah malam saat kami pulang dari bermain . Dan Aiko memaksa untuk kami menginap "

__ADS_1


" Tiba-tiba saat tengah malam , Om Frans pulang . Dan memberi kabar bahwa anak dari rekan bisnisnya akan menikahi Aiko . Dengan dalih hutang perusahaannya akan lunas jika anak mereka dinikahkan dengan Aiko "


" Aiko yang mendengarnya langsung menolak mentah-mentah , hal itu membuat Aiko ditampar untuk pertama kalinya dan diusir dari rumah tanpa uang sepeserpun . Semenjak kejadian itu Aiko pergi dari kota ini setelah satu minggu menginap dirumah orang tua Mommy "


" Tidak pernah ada kabar lagi tentang Aiko , sampai saat ini sayang . Semoga saja kabarnya baik " Mommy mengakhiri ceirtanya


" Terimakasih Mommy sudah mau bercerita "


" Sama-sama sayang , tidak masalah "


Perjalanan terasa sangat cepat , mobil mereka sudah sampai di Mansion . Pak sopir membantu membawa belanjaa Nyonya Nya itu


" Terima kasih ya Pak " tersenyum pada Sopirmya . Kepala pelayan yang melihat betapa banyak belanjaa Zee , hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala


Setelah berganti pakaian , Mommy Zee dan Alea menuju dapur untuk membuat camilan . Alea dengan cakap membuat puding , sedangkan Mommy Zee mengupas beberapa buah seperti Apel , Pir , Semangkan , Jeruk , Kiwi dan juga Melon .


" Kamu lincah sekali sayang "


" Hehe Mom , aku kan kerjanya juga seperti ini . Membuat makanan terutama Kue , jadi sudah terbiasa "


" Bagaimana dengan kedua sahabatmu . Apa mereka akan datang nanti malm ? "


" Ah , aku lupa Mom . Nanti aku akan menghubungi mereka "


Puding sudah matang , Alea mengisi mngkok-mangkok keci yang udah disiapkan oleh Mommya Zee . Selesai itu Alea memotong buah menjadi kotak-kotak kecil . Sambil mem biarkan puding mendingin


Sembari menunggu dingin Alea menghubungi kedua sahabatnya . Mereka mengiyakan dengan senang hati . Kapan lagi kan pesta hehe pikir mereka berdua


Alea berjalan mengambil mangkok untuk membuat saus pada salad buah , Mommy yang melihat itu hanya bisa tersenyum . Selain cantik ternyata menantunya pintar memasak , bukankah itu mengasyikkan ? kamu bisa minta untuk dibuatkan ini dan itu


" Mommy kenapa dari tadi kok senyum-senyum sendiri"


" Tidak kok , Mommy hanya sedang bahagja sayang "


" Oh , aku kira kenapa kok senyum senyum sendiri " ucapnya sambil tertawa kecil


Bersambung

__ADS_1


Terimakasih untuk yang sudah mampir❀


Jangan lupa dukungannya ya ❀


__ADS_2