Haruskah Bertahan ??

Haruskah Bertahan ??
Haruskah Bertahan - 31


__ADS_3

Baru sebentar Davian berbincang dengan kedua orang tuanya , Sekertaris Al datang . Dia mendapat telfon jika keluarga Alexander sudah ada di kota ini dan menuju ke Rumah Sakit .


" Bagaimana mereka bisa tahu secepat ini Al "


" Mereka memajukan perjalanan hari ini . Bahkan mereka sempat memastikan ke Panti dimana Nona Alea dulu tinggal . Tuan Dareen sudah lama ingin ke Panti , tapi baru terealisasikan hari ini bersama Tuan Besar Alexander " ucap Al lugas . Mungkin memang sudah waktunya mereka bertemu Tuan , gumam Al


" Bagaimana ini Mom , apa Alea sudah siap sekarang ? Hubungi mereka katakan untuk tidak menemui Alea sekarang , tunggu sampai dia pulih " titah Davian , terlihat jelas rasa khawatir di wajahnya


" Baik Tuan " Berdiri dan melangkah keluar untuk melakukan panggilan pada keluarga Alexander


" Bener kan Mom kata aku , mereka pasti langaung gercep . Gerak cepat , apalagi ini kabar yang sudah mereka tunggu - tunggu " Fira ikut berkomentar


" Iya sayang kamu benar , untung saja tadi kamu mengingatkan Mommy . Tadi rencananya kami hanya ingin memberitahumu dulu Dav . Biar Alea nanti tahu belakangan , tapi adikmu mengatakan seperti itu . Jadi Mommy beritahu sekalian kalian berdua " menghela nafas panjang


" Kita doakan saja yang terbaik untuk Alea sayang , apapun dan bagaimanapun nanti kedepannya , kita selalu ada disampingnya " Ucap Daddy menenangkan istri dan anaknya . Ketiga orang didepannya menganggukkan kepala .


" Kalian bisa pulang Mom , biar aku saja yang disini menemani Alea " Belum sempat ada yang menjawab , pintu sudah diketuk kembali . Ternyata itu Sekertaris Al , masuk dan duduk disamping Tuannya


" Mereka tidak bisa mundur Tuan , hanya ingin melihat Nona Alea saja . Untuk memberitahu jika Alea adalah keluarganya akan dilakukan saat Nona Alea sudah sepenuhnya pulih . Sekalian membahas kerja sama katanya , saya tidak bisa menolak karena mereka hampir sampai " jelas Al pada Tuannya


" Tidak apa - apa Dav , mereka tidak mungkin melakukan hal diluar batas . Daddy dan Mommy juga Fira akan tetap disini sampai mereka pulang nanti " lelaki paruh baya didepannya akhirnya mengeluarkan suaranya


" Baiklah Dad , terimakasih . Aku hanya khawatir saja pada Alea " setelah berbicara seperti itu , terlihat pergerakan dari Alea . Sepertinya dia bangun , Davian langsung bergegas berdiri dan berjalan menuju ranjang Alea


Terlihat Alea membuka mata dan tersenyum melihat Davian berjalan ke arahnya


" Ada apa sayang , ada yang sakit ? atau butuh sesuatu ? " tanya nya lembut , Davian sudah tidak menutupi lagi perasaannya pada Alea

__ADS_1


" Tidak apa - apa sayang , aku hanya haus " ucapnya lemah sambil tersenyum . Dengan sigap Davian langsung mengambil air minum dan memberikannya pada Alea , yang langsung dibalas dengan ucapan terimma kasih . Davian mengelus dan menyelipkan rambut Alea sambil memegang tangannya


" Sayang , apa kamu ingat beberapa waktu lalu ada 3 laki - laki asing yang datang ke Toko Kue mu ? " pertanyaan suaminya itu membuat Alea mengerutkan kening berfikir


" Ah iya , aku ingat sayang , kenapa ? "


" Salah satu diantaranya adalah Dareen Putra Alexander , kalau memang nanti hasil DNA kalian cocok , dia adalah Kakakmu "


" Ah iya , begitu ya sayang " terlihat perubahan di mimik muka Alea


" Ada apa hemm , katakan saja "


" Entahlah sayang , aku hanya sedikit takut . Bagaimana kalau nanti hasilnya cocok , mereka memaksa membawaku pergi " gelisah itu yang dirasakan Alea . Sudah terlalu lama hidup sendiri tanpa tahu siapa keluarga kandungnya , membuat Alea gelisah akan apa yang terjadi nanti


" Kamu tenang saja sayang . Saat ini kamu adalah istriku , mereka tidak bisa seenaknya membawamu pergi . Aku sepenuhnya lebih berhak atas dirimu dari mereka . Jangan takut Ok , masih ada Daddy , Mommy , Fira , Al dan juga Kakek yang akan melindungimu "


" Jangan menangis lagi , lihat mata kamu sudah bengkak . Jelek kan jadinya " canda Davian , mulutnya berkata seperti itu . Tapi , hatinya sedikit nyeri melihat istrinya menangis . Sudah mulai bucin kayaknya Dia . Bukannnya diam , malah Alea tambah menangis , hei aku hanya bercanda gumam Davian lalu memeluk Alea


Keempat orang disofa melihat pemandangan itu tersenyum lega . Akhirnya Davian benar - benar mau membuka hati dan menerima Alea . Meskipun membutuhkan waktu yang tidak sebentar


" Lihatlah Dad , kenapa mereka bermesraan begitu di depan kita , aku kan jadi pengen nikah juga " ucapan Fira langsung mendapat pelototan dari Daddynya , mendapatkan tabokan di tangannya dari Mommy . Jangan lupakan Al yabg hanya geleng - geleng kepala


" Kamu masih kecil , kuliah dulu yang benar . Menikah urusan nanti ! " titah Daddy tak bisa dibantah membuat Fira manyun dan Mommy tertawa . Fira jangan pacaran dulu , itu peringatan dari Daddy nya .


" Sejak kapan mereka seperti itu Al ? " Mommy bertanya pada Sekertaris anaknya


" Belum lama ini Nyonya . Rencananya setelah Nona Alea pulih , Tuan Davian akan mengajaknya bulan madu ke Negara X . Semoga saja jadwalnya tidak berantakan nanti " jawab lelaki muda nan tampan didepannya

__ADS_1


" Huaaa Negara X , aku mau ikut juga nih Kak Al . Itu negara yang aku impikan huhuhu " rengek Fira


" Dasar kamu ini Fir , mereka mau bulan madu bukan mau tamasya . Nanti kalau liburan kamu bisa kesana sama Mommy . Jangan merengek seperti anak kecil , jangan mengganggu Kakakmu . Memangnya kamu gak pengen cepet - cepet dapat keponakan ? " cerocos Mommy , wanita paruh baya itu tak habis pikir dengan anak gadisnya


" Beneran ya , aku akan menagih janji ini pada Mommy . Daddy dan Kak Al adalah saksi ucapan Mommy tadi . Wah aku pengen sepasang keponakan yang cantik dan tampan " memangku kepalanya menggunakan tangan sambil membayangkan , kalau - kalau keponakannya sudah ada . Pasti rame dan lucu , akan aku jahilin hihihi


" Kenapa kamu , senyum - senyum begitu . Jangan membayangkan yang tidak - tidak " Mommy memukul pelan paha anaknya


" Aduh Mom , kenapa sih . Ini KDRT namanya , aku cuma ngebayangin punya ponakan cantik dan ganteng aja " lihat bibirnya manyun lagi kan . Dasar anak kecil gumam Sekertaris Al , Daddy hanya geleng - geleng kepala saja melihat istri dan anaknya


" KDRT katamu , ckckck ada saja bahasamu itu "


Terdengar suara ponsel Sekertaris Al berbunyi , ternyata itu dari Sekertaris Dareen . Mereka sudah sampai di Loby Rumah Sakit katanya . Memdengar hal itu Al langsung berdiri mendekati Tuannya dan menyampaikan kabar yang baru dia terima .


Setelah itu , Al keluar dari kamar untuk menjemput keluarga Alexander itu . Wajah Alea semakin terlihat gelisah , tenang mereka hanya ingin melihatmu tanpa mengatakan kalau mereka keluargamu sayang . Semoga mereka menepati janji , ucap Davian pada Alea .


Daddy , Mommy dan Fira juga langsung berjalan kearahnya


" Jangan khawatir sayang , jangan takut , ada kami disini " Mommy menguatkan Alea . Beruntungnya Alea dikelilingi orang - orang yang sangat menyayanginya . Itu adalah suatu keberkahan tersendiri baginya , Alea hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya


Bersambung


Jangan lupa klik Like , Vote , Komen dan berikan hadiah ya 😍


Apresiasi kalian membuat author lebih semangat lagi😘


I Lope You banyak - banyak ❤

__ADS_1


__ADS_2