Haruskah Bertahan ??

Haruskah Bertahan ??
Haruskah Bertahan - 44


__ADS_3

...🍁 Happy Reading 🍁...


..." Jangan mendustai diri sendiri untuk menyenangkan orang lain , jangan sampai sakitmu menjadi lelucon untuk orang yang ingin kamu senangkan ! " Aleandra Maheswari...


...🍁🍁🍁🍁🍁...


Hari ini semua orang sudah bersiap sejak pagi . Sekertaris Al juga sudah menyiapkan mobil yang akan mereka bawa menuju Rumah Sakit


Setelah sarapan mereka bergegas berangkat , ada perasaan haru biru disana . Ada yang gelisah , khawatir , tidak nyaman dan macam-macam lainnya


Alea terlihat memikirkan sesuatu , tapi entah apa yang ada dalam benaknya itu . Davian masih setia duduk disampingnya sambil memegang lembut tangan Alea


Beberapa mobil sudah terparkir di tempat parkir Rumah Sakit elite . Mereka adalah rombongan Keluarga Alkendrick dan Alexander


Daddy Morgan langsung menuju ke ruangan Dokter kenalannya , dia tidak percaya Dokter lain . Bukan tidak percaya , tapi lebih ke rasa was-was saja


Setelah menunggu beberapa saat , pengambilan darah Alea dan Yoga dimulai . Hanya butuh waktu sebentar , setelahnya mereka bisa pulang . Hasil akan keluar dalam 2 pekan kata Dokter


" Terimakasih Alea atas semuanya , terimakasih juga untuk semua Keluarga Alkendrick atas jamuannya terhadap kami . Kami pamit dulu , 2 pekan lagi kami datang kesini " Yoga berbicara dengan tulus


" Sama - sama Om , hati - hati dijalan " Alea tersenyum manis


Setelah sedikit berbasa - basi mereka akhirnya pergi , semalam mereka sudah membereskan barang bawaannya . Sekalian dari rumah orang tua Aiko akan langsung pulang ke Kota Z


Rombongan mereka berpisah didepan Rumah Sakit . Keluarga Alexander akan berkunjung ke rumah Aiko , sedangkan Keluarga Alkendrick pulang ke Mansion


" Apa kamu lelah sayang , bagaimana kalau hari ini kita jalan-jalan ? " Davian bertanya pada istrinya


" Boleh , aku ingin ke pantai sayang . Ayo kita kesana " Alea terlihat girang , sebelum Davian menjawab Fira sudah menyerobot


" Asik ke pantai , aku ikut Kak . Ayok , aku ganti baju dulu " langsung berlari menuju ke kamar


Alea dan Davian hanya melongo lalu tertawa


" Kan aku cuma ngajakin kamu sayang . Kenapa juga Fira harus ikut "


" Nggak papa dong , kan enak sih jadi rame sayang "


" Tapi aku cuma mau berduaan sama kamu aja sayang "


" Ish dasar , kan Sekertaris Al juga ikut nanti gimana sih " Alea lalu berdiri dan berjalan menuju kamar untuk ganti baju , Davian menyusul dibelakang

__ADS_1


Akhirnya mereka berempat pergi kePantai bersama . Karena ini hari libur , banyak pengunjung disana . Bukan hanya orang dewasa , anak kecilpun ikut meramaikan suasana


" Wah ramai sekali ya Kak , ayo kita turun " Fira semangat menggandeng Alea . Alea juga tidak kalah semangat


Keempat orang itu berjalan ke sisi yang agak sepi . Disana sudah tersedia tikar yang diatasnya diberi payung besar . Itu cara marketing penjual , jadi siapa yang duduk ditikar itu harus beli sesuatu . Misalnya es kelapa muda atau camilan


Davian dan Al duduk ditikar , kemudian memesan 4 es kelapa muda dan camilan . Sedangkan Fira dan Alea bermain air didepan


" Besok perjalanan anda , semoga lancar dan ada kabar baik "


" Terimakasih sudah menyiapkan semuanya . Aku tidak menyangka bisa mencintai Aea secepat ini " tersenyum tipis sambil memandang Alea dan adiknya bermain air


" Saya ikut bahagia Tuan " Al ikut tersenyum lalu meminum es kelapa muda yang dia pesan


" Kamu tidak ingin mencari pasangan ? "


" Saya masih santai " Al menjawab sambil tersenyum


Setelah puas bermain air , Alea dan Fira mendatangi dua orang lelaki yang menemaninya tadi


" Ah , senang sekali . Aku sudah lama tidak bermain ke pantai sayang . Kenapa kamu tidak ikut bermain air sih , kan seru " Alea bertanya sambil meminum minumannya


" Kak Davian dan Kak Al kan takut air . Jadi ya wajar kalau gak mau ikut kesana "


" Kamu ini Fir , ayo cepat habiskan minuman dan camilannya . Sudah sore sebaiknya segera pulang " Davian melirik arlojinya , terlihat waktu sudah menunjukkan pukul 3 sore


Perjalanan yang mereka tempuh cukup jauh , harus menempuh waktu 2 jam untuk sampai ke rumah . Lumayan jauh kan


Sampai dirumah Alea Davian dan Fira langsung menuju kamar untuk membersihkan badan . Sementara Sekertaris Al langsung pulang


Sekertaris Al merasa tenang karena akhir-akhir ini pekerjaan berjalan lancar dan tidak ada masalah


Apa sebaiknya aku juga mencari teman kencan ya , hah tapi siapa Batin Sekertaris Al


...🍁🍁🍁🍁🍁...


Mobil yang dikendarai rombongan Yoga dan Aiko sudah sampai disebuah bangunan yang mewah . Namun lebih mewah kediaman mereka di Kota Z


Mobil berhenti didepan pintu gerbang , seirang security menanyakan identitas mereka . Berhubung dia security baru , jadi tidak tahu jika itu Aiko


" Maaf ada keperluan apa anda kemari ? " tanya security itu

__ADS_1


" Kami ingin bertemu dengan Nyonya Lisa dan Tuan Frans " Aiko menjawab dengan sedikit bergetar , lama dia tidak menyebut nama kedua orangtuanya


" Apa anda sudah punya janji sebelumnya ? "


" Belum , tolong katakan saja jika Aiko ingin bertemu " Aiko menjawab dengan suara rendah . Dia khawatir kedatangannya ditolak


" Baiklah tunggu sebentar " Security langsung memberi kabar kepala pelayan didalam , setelah berbicara cukup lama akhirnya panggilan yang dilakuka Security itu selesai


" Maaf Nyonya Aiko , saya tidak tahu jika anda Putri keluarga ini . Silahkan masuk " menundukkan kepalanya lalu memencet tombol buka otomatis


Pintu terbuka , mobil memasuki pelataran rumah Aiko . Masih seperti dulu , ucap Aiko dalam hatinya


Bik Sih kepala pelayan menyambut kedatangan mereka . Sedangkan Lisa sedang meminum obatnya dikamar , dia akan turun sebentar lagi . Frans sedang berada dikantornya , dan sudah dalam perjalanan pulang


Mendengar anak perempuannya pulang Frans langsung bergegas , masih dengan sisa amarah dihatinya


Setelah lebih dari 20 tahun pergi meninggalkan rumah , akhirnya pulang juga . Apa masih ingat dengan orang tua , begitu kira-kira yang dipikiran Frans


Dia lupa kepergian anaknya adalah hasil dari keegoisan dirinya sendiri . Bagaimana bisa dia mau menjual anaknya demi perusahaan . Apa uang lebih penting dari kebahagiaan anaknya sendiri


" Lama tidak berjumpa Nona Aiko , silahkan masuk " masih ramah seperti dulu , Bik Sih sangat menyayangi Aiko


" Aku kangen Bibi , Bibi masih terlihat sehat sekali " tersenyum manis pada Aiko


" Ayo silahkan duduk dulu semuanya , sebentar lagi Nyonya Lisa turun . Beliau sedang meminum obatnya " Bik Sih lalu pergi ke dapur , menyuruh para pelayan untuk membuatkan minuman dan juga camilan


Tak butuh waktu lama , para pelayan datang membawa nampan berisi minuman dan juga camilan ringan


Yoga dan yang lainnya melihat kondisi didalam rumah Aiko . Bukan rumah orang biasa , keluarga Aiko tergolong cukup kaya . Banyak perabotan mahal didalamnya


Saat melihat foto keluarga yang terpampang dengan begitu jelas , Yoga nampak berkerut . Kenapa tidak ada foto istrinya disana . Apakah sebegitu benci orang tua Aiko pada istinya itu


Lisa masih berada di tangga , melihat Aiko bersama suami , anak dan para Sekertarisnya membuat Lisa menitikkan air mata . Perawat yang melihat itu hanya mampu mengusap punggung Lisa


Bersambung


Terimakasih buat kalian yang sudah mampir ya ❀


Maaf jika masih ada typo dalam penulisannya😘


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ❀

__ADS_1


__ADS_2