Haruskah Bertahan ??

Haruskah Bertahan ??
Perubahan Sikap


__ADS_3

Semenjak mengetahui kebusukan Miranda , Davian berubah menjadi pribadi yang dingin dan menyebalkan . Sekertaris Al hanya bisa menyabarkan hatinya menanggapi Tuannya . Alea tetap menjadi pribadi yang terlihat tenang , walau dalam hati mengumpat perubahan Davian . Keluarga Alkendrick pun merasa lega atas berakhirnya hubungan Davian , namun perubahan sikapnya membuat mereka berharap semoga Alea bisa mengatasinya .


Bagaimana dengan Miranda ?


Setelah kejadian itu , Miranda di black list dari dunia entertain dan di deportasi ke negara lainnya . Bryan pun sudah tidak peduli lagi pada Miranda . Rasakan itu , hasil dari ambisi bodohmu , begitu kata Bryan .


" Kamu tidak sarapn dulu Dav , aku sudah memasak makanan kesukaanmu " tawar Alea


" Jangan sok peduli !" balas Davian dingin sembari melangkahkan kakinya akan keluar


" Aku tahu kamu masih terluka Dav , tapi menjaga kesehatan juga penting . Kamu jangan salah paham , aku hanya menjalankan tugasku sebagai istri saja "


" Terserah " berlalu begitu saja


Apa patah hati semenyakitkan itu huh . Aku kan hanya menawarinya makan ,kenapa sesewot itu . Setelah kejadian itu Davian benar benar berubah


Alea terlarut dalam lamunannya , sampai ponselnya berdering


" Halo Ay "


" Al kamu tidak jadi kemari ?" Tanya Ayana


" Ya Ampun aku sampai lupa , baiklah aku akan kesana sekalian nanti pulang dari toko ayo kita belanja baju . Bukankah lusa kita ada reuni sekolah ?"


" Siap boss , mari kita mempercantik diri . Eh kamu jangan , kan sudah bersuami haha "


" Huh ,aku matikan telfonnya . Aku kesana sekarang " klik


Dasar Ayana kamu tidak tahu saja seperti apa suamiku sekarang , Suami ya hhhh


Di Kantor


" Tuan hari ini anda ada meeting dengan perusahaan Smith di Restoran Alamabra pukul 11.00 " Sekertaris Al membacakan tabletnya


" Hmm , atur saja semuanya . Jika sampai terlambat , kita batalkan saja " tanpa menoleh pada Al , Dav tetap fokus pada berkas di depannya dengan wajah dingin


" Baik Tuan " keluar sambil menggelengkan kepalanya


Sudah beberapa bulan semenjak kejadian itu , ternyata masih sama . Apa patah hati sangat sakit ya , bahkan aku tidak punya waktu memikirkan cinta


Bip Bip Bip


" Halo Dav , aku ingin meminta izin nanti sepulang dari toko aku dan kedua sahabatku akan ke butik . Lusa kami ada reuni sekolah "

__ADS_1


" Hmm "


" Apa maksud hmm itu Dav " kesal Alea


" Lakukan saja sesukamu " tut mematikan sambungan secara sepihak


" Dasar Davian , kenapa semakin lama semakin menyebalkan saja dia huuhh "


Di Restoran Alamabra


Bukankah dia laki laki yang bersama Miranda , gumam Davian sambil melirik Al . Seperti tau apa maksud Tuannya , Al menganggukkan kepalanya


" Selamat siang Tuan Davian , Sekertaris Al " sambil menjabat tangan Bryan menyapa kedua orang didepannya


" Selamat siang juga Tuan Bryan , Sekertaris Willy " Sekertaris Al menjawab sembari menyambut jabatan tangannya . Davian masih mempertahankan wajah dinginnya


" Baiklah Tuan , ini berkas berkas yang bisa anda pelajari sebelum menyetujuinya ." Sekertaris Willy menyodorkan berkas yang dia bawa


Davian dan Sekertaris Al melihat dan mempelajari apa yang ada di dalam berkas . Sedikit negoisasi sampai akhirnya mereka resmi bekerja sama


" Senang bisa bekerja sama dengan anda Tuan Dav " ucap Bryan ramah


" Sama sama . Bolehkah saya bertanya masalah pribadi ?"


" Sejak kapan kamu berhubungan dengan Miranda ?"


sontak semua yang mendengar itu terhenyak


" Ehm maaf Tuan tapi saya tidak bisa menjawabnya " Tolak Bryan halus


" Kenapa aku hanya ingin tahu saja . Ini tidak ada sangkut pautnya dengan kerjasama kita . Katakanlah "


Dengan sedikit kebimbangan Bryan menjawab


" Sejak 5 tahun yang lalu Tuan Dav , sebelum berhubungan dengan anda kami sudah berpacaran waktu itu . Sampai tiba tiba Miranda memberi kabar jika dirinya hamil . Saya sudah memintanya untuk menjadi istri saya , tapi dia menolaknya dan malah mengakhiri hubungan kami . Saat itu dia juga berencana ingin melenyapkan kandungannya , tapi saya tetap ingin mempertahankan anak itu . Setelah melahirkan dia peegi begitu saja meninggalkan anaknya . Dan ternyata saya baru tahu bahwa dia berhubungan dengan anda 1 tahun yang lalu ."


" Seperti itu , terimakasih karena sudah membongkar rahasia itu didepanku . Baiklah permisi , semoga kerja sama ini berjalan lancar " Davian berdiri sambil menjabat tangan diikuti Sekertaris Al


" Baik Tuan terimakasih " Bryan dan Sekertaris Willy membalas jabatan tangannya


" Wil , apa Tuan Davian akan baik baik saja ?" tanya Bryan sembari melihat punggung Davian


" Tentu saja Tuan , bukankah dengan begitu tidak ada rasa canggung lagi antara anda dan Tuan Davian . Setelah tahu kebenarannya Tuan Davian pasti tidak menyalahkan anda atas semua yang terjadi berkaitan dengan Nona Miranda "

__ADS_1


" Hah sudah kukatakan bukan jangan sebut nama wanita itu didepanku . Baiklah mari kita kembali ke kantor "


Diperjalanan kembali ke kantornya Dav hanya diam saja seperti sedang memikirkan sesuatu


" Anda tidak apa apa Tuan Dav . Jika penjelasan Tuan Bryan malah membuat anda lebih terluka , seharusnya tidak usah bertanya tadi " Sekertaris Al memecah keheningan


" Aku hanya ingin tahu kebenarannya . Ternyata Bryan tidak tau apa apa . Kau sudah membereskan wanita itu " tanpa membuka matanya


" Sudah Tuan , akan sangat mustahil bagi wanita itu kembali ke negara ini "


" Bagus jika sampai dia kembali lagi , habisi saja !" titah Davian


" Baik Tuan "


Bip Bip Bip ponsel Davian berbunyi


" Halo Mom "


" Datanglah ke mansion sayang , kami merindukanmu "


" Baik Mom , besuk aku kesana "


" Jangan lupa ajak Alea ya "


" Tentu " tut mematikan sambungan begitu saja


Mommy mendengus sebal " Lihatlah anakmu ,tidak sopan sekali "


" Bukankah dia juga anakmu hmm " jawab Daddy


" Sudah 5 bulan semenjak rahasia itu terbongkar , Dav menjadi lebih dingin Dad . Huh bagaimana dengan Alea ya , apa dia sanggup bertahan dengan sikap Dav sekarang ?"


" Doakan saja Mom , semoga Alea bisa mencairkan hati Dav "


Tok tok tok


" Mom Dad ayo kita makan siang " teriak Fira


" Baik sayang sebentar lagi kami turun " sahut Mommy


Fira berjalan menuruni tangga sambil berfikir dan senyum senyum sendiri


Dion ya namanya ,tampan sih . Eh sepertinya aku pernah melihat dia datang ke pernikahan Kakak kan . Apa dia teman Kak Dav , atau teman Kak Alea ya . Baiklah akan aku tanyakan nanti .

__ADS_1


__ADS_2