
...🍁 Happy Reading 🍁...
Waktu berjalan begitu cepatnya , Davian dan Alea sudah satu minggu berada ditempat bulan madu . Tidak ada hal maupun kejadian yang membahayakan
Mereka berdua lebih banyak menghabiskan waktu didalam penginapan . Entah apa yang mereka lakukan ya ? betah banget sih di dalam mulu
Bahkan Boy dan para bodyguard lainnya merasa heran tapi juga senang . Mereka juga liburan gratis kan hihihi
Tak lupa banyak sekali oleh-oleh yang dibeli oleh Alea . Semua keluarga , pelayan , sahabatnya juga bakalan kebagian
Tiba hari dimana mereka pulang ke rumah . Tak lupa Dav memberi tips pada pekerja yang sudah melayani dia dan istrinya selama disana
Sekertaris Al sudah stand by menjemput di Bandara . Dia ikut senang karena Tuannya sidah kembali . Todak ada masalah apapun juga diPerusahaan
Dari kejauhan terlihat sepasang suami istri yang berjalan begitu mesra . Dibelakannya ada 4 orang yang membawakan koper dan juga tas belanjaan
" Selamat datang kembali Tuan dan Nona " Sekertaris Al menyapa ramah
" Terimakasih sudah menjemput Al " Davian menepuk pelan pundak orang kepercayaannya itu , Alea hanya tersenyum pada Al
" Baiklah , mari kita pulang " Davian kembali menggandeng tangan istri tercintanya
Yang lain hanya mengikuti dari belakang , Al memberikan satu kunci mobil lainnya untuk Boy dan teman-teman
Dua mobil itu berjalan beriringan , lihatlah kalian kembali lagi kerutinitas yang padat merayat . Jalanan yang macet , hah entah apakah kemacetan memang tidak akan pernah teratasi ya
Hawa panas langsung menyeruak , mengenai kulit Alea . Ini menandakan jika dirinya benar-benar telah kembali ke Tanah Air
" Hah , akhirnya kita kembali sayang . Satu minggu hanya terasa sehari saja ya . Kapan-kapan bolehkah kita kesana lagi , ajak Fira juga "
" Tentu saja , kita bisa kesana lagi suatu saat nanti "
" Aku sudah sangat merindukan Mommy , Daddy , Fira dan semuanya . Hoamm aku ngantuk sekali sayang "
Davian menarik pelan tangan Alea , lalu menyandarkan kepalanya di dada bidangnya
__ADS_1
" Tidurlah , kamu pasti lelah " tak lupa dia mengelus lembut rambut Alea
Dua orang lelaki di kursi depan hanya diam saja , mereka seperti obat nyamuk hihihi
Kedatangan Davian dan Alea disambut hangat oleh semua orang di Mansion . Kakek pun ada disana , beliau sudah menginap dari kemaren sore
Saat ini semua sedang ada di ruang santai , mengobrol sambil menunggu makan malam
" Bagaimana bulan madunya sayang , apa menyenangkan ? " Zee bertanya sambil tersenyum pwnuh arti
" Ehm , menyenangkan Mom. Tempatnya juga sangat indah " Alea menjawab dengan malu-malu
" Lain kali kalau kesana lagi Kakak harus mengajakku ya ! Jangan hanya bulan madu saja dong , aku juga pengen liburan keluarga " ternyata anak perempuan satu ini sedikit iri , melihat Kakaknya pulang jalan-jalan
" Ah , kamu ini Fira . Jangan ngambek , Mommy kan sudah janji akan mengajakmu nanti kalau kamu liburan "
" Baik , Mommy memang yang terbaik "
" Kakek senang sekali melihat kalian kembali dengan selamat . Kakek sudah tidak sabar menunggu kelahiran cicit pertama Kakek " Lelaki Tua ini sangat semangat sekali. Ah dia sangat mendambakan bisa menimang cicit diusia yang sudah senja
" Aku tahu Kek , kita tidak bisa memutuskan jenis kelamin . Manusia tidak punya kuasa untuk itu , walalupun ada teori untuk menentukan jenis kelamin . Namun hasil mutlak sudah ditentukan oleh Sang Pencipta " Bijak sekali anda Davian , gumam semuanya
" Daddy juga setuju dengan perkataanmu . Cukup lahirkan saja anak yang sehat dan lucu " tidak ada satu orangpun yang ingin membuat Alea terbebani
" Terimakasih untuk tidak memberikan beban pikiran pada Alea ya , Alea sangat bersyukur menjadi bagian dari keluarga ini " Ah wanita cantik ini menjadi sangat terharu
" Itulah artinya Keluarga sayang , saling mendukung bukan saling menikung . Ngomong-ngomong , sepulang bulan madu kamu jadi terlihat lebih dewasa dan cantik sayang " Ucapan Mommy membuat Alea malu lagi
" Ya kan Kak Alea sudah jadi wanita seutuhnya Mom " seloroh Fira
" Hais anak kecil tahu apa ! " menyikut lengan anaknya yang sok tahu itu
Mereka semua menghabiskan waktu untuk menunggu makan malam dengan bersendau gurau . Suasana hangat menyelimuti keluarga ini . Ternyata tidak semua Keluarga kaya itu sombong dan arogan ya . Ada juga yang hangat dan saling menyayangi
Kebahagiaan tak hanya meliputi para Nyonya dan Tuan , para pelayan dibelakang juga merasa sangat senang . Nona mudanya ini sangat pengertian dan baik hati , bagaimana tidak , semua mendapat oleh-oleh juga . Alhasil mereka semua mendoakan semoga segera lahir bayi mungil dirumah besar ini
__ADS_1
...🍁🍁🍁🍁🍁...
Di belahan bumi yang lain , sebuah keluarga kecil juga merasa senang karena mendengar kabar bahwa anaknya sudah kembali . Belum resmi status anaknya ya , tapi keyakinan orang tua tidak bisa dipungkiri
" Alea dan Davian sudah kembali dari bulan madunya Ma , semoga aku segera mendapatkan keponakan yang lucu " Dareen tidur dipaha Mamanya , jangan lupakan tatapan malas dari Yoga . Anaknya ini sudah besar , kenapa akhir-akhir ini sering manja
" Ya syukurlah , Mama sangat senang mendengarnya . Mama juga menantikan cucu yang lucu . Segeralah menikah juga nak , kami sudah dewasa . Usiamu sudah cukup matang untuk menikah "
" Betul kata Mamamu Ren , Menikahlah . Jangan terus bermanja-manja pada Mamamu itu " Lelaki paruh baya ini menunjukkan protesnya
" Memangnya kenapa Pa , aku kan bermanja juga dengan orang yang melahirkanku . Jadi jangan cemburu , aku juga belum menemukan gadis yang cocok untuk kunikahi " Dareen menjawab dengan santai
" Katakan saja jika kamu memang tidak laku ! " Yoga memicingkan matanya
" Enak saja , siapa yang bisa menolak lelaki sepertiku ini Pa "
" Buktinya , sampai saat ini tidak ada satu gadispun yang kamu bawa pada kami . Iya kan Ma ! Apa perlu ada perjodohan " Hais ucapan Yoga membuat Dareen sebal , ini bukan jaman Siti Nurbaya !
" Tidak ada kata perjodohan Pa , biarkan anak kita mencari tambatan hatinya sendiri . Kita tidak perlu memaksakan sebuah hubungan , hanya agar membuat Dareen cepat menikah " Wanita paruh baya ini mengelus kepala anaknya , lalu melanjutkan bicara
" Menikah bukan perkara mudah , harus ada komitmen , cinta , sayang dan semacamnya . Jangan sampai ada yang merasa tersiksa , yang ada nanti pernikahan itu akan gagal ditengah jalan "
" Memang tidak semua perjodohan berakhir buruk , namun Mama tidak ingin melihat ada kesedihan dikehiduan rumah tangga anak-anak Mama nantinya . Dan kamu Dareen , jika memang sudah ada gadis yang cocok , segera kenalkan pada kami ya ? "
" Ya tentu saja Ma , terimakasih untuk wejangan Mama . Mama yang terbaik " lelaki tampan ini langsung bangun dari tidurnya dan mengecup pipi sang Mama singkat
Mereka bertiga melanjutkan obrolan ditemani cemilan cemilan renyah dan minuman manis . Mereka tidak sabar menunggu hasil tes DNA yang akan keluar 1 minggu lagi
Bersambung
Terimakasih sudah mampir di Novel receh author ya ❤
Jangan lupa tinggalkan jejak dan juga apresiasi kalian ❤
Ditunggu kisah selanjutnya ya ❤
__ADS_1