Haruskah Bertahan ??

Haruskah Bertahan ??
Haruskah Bertahan - 34


__ADS_3

Setelah aksinya menusuk Alea waktu itu , Diana dibawa oleh anak buah Sekertaris Al . Dia dimasukkan ke dalam penjara oleh Al , Davian tidak ingin melihatnya lagi , bukan berarti menghilangkan nyawanya


Setelah di blacklist dari dunia hiburan , Diana dijebloskan kedalam penjara dengan hukuman yang tidak main-main . Dia memohon belas kasih Sekertaris Al untuk bertemu sekali saja dengan Davian , namun diabaikan


" Kamu masih lancang ingin bertemu dengan Tuan Davian , percaya diri sekali ! " hardik Al


" Aku mohon , sekali saja " melupakan harga dirinya , hanya tidak ingin membusuk dipenjara


" Terlambat ! " hanya mengucapkan satu kata itu lalu pergi meninggalkan Diana


Diana Larasati seorang wanita cantik , sahabat mantan kekasih Davian , kini bernasib buruk akibat perbuatannya sendiri . Hukuman yang dijatuhkan bahkan sangat berat , karena termasuk perencanaan pembunuhan


Sungguh seandainya dia mendengarkan ucapan Alea untuk tidak terlalu menjunjung tinggi obsesinya . Mungkin semua tidak akan terjadi , jika dia tidak bisa memiliki Davian berarti mereka tidak berjodoh . Seharusnya dia bisa menerima itu


Benar seperti kata pepatah " Obsesimu adalah Bomerangmu " memaksakan sesuatu yang memang tidak ditakdirkan untuk kita hanya membuat terluka saja


Sudah ya Diana , gak perlu menyesal . Terima hasil dari perbuatanmu itu . Apa yang kamu tanam itulah yang akan kamu tuai . Semoga kamu bertahan ya ! "


🍁🍁🍁🍁🍁


Setelah keluarga Alexander keluar dari Kamar rawat Alea , Alea bernafas lega . Takut hanya itu yang dia rasakan


" Bagaimana perasaanmu sekarang ? "


" Aku baik Mom , hanya ada sedikit sara takut saja "


" Tidak masalah itu wajar , lekas membaik ya kami mau pulang dulu . Dav jaga Alea baik-baik " Alea tersenyum dan berterimakasih menanggapinya


" Tentu saja , kalian hati - hati dijalan . Maaf tidak bisa mengantar " setelah sedikit drama saling berpelukan dan mencium pipi , Mommy Daddy dan Fira akhirnya pergi pulang


Tok Tok Tok , perawat masuk setelah mendapat izin dari pemilik kamar


" Halo Nona Alea , saya akan mengecek luka dan kondisi tubuh anda " ramah perawat , Davian melihat dari kejauhan


" Terimakasih suster , kapan saya boleh pulang ? "


" Karena luka sudah mulai mengering dan kondisi tubuh anda sudah membaik , lusa sudah bisa pulang . Tolong dijaga lukanya , jangan sampai basah terkena air dulu ya ? "


" Baik terimakasih ? "


" Sama - sama Nona " sedikit membungkuk kearah Davian lalu keluar , sebelum sampai pintu Davian menghentikannya

__ADS_1


" Tunggu Sus , bolehkah saya mengajak Alea jalan - jalan keluar kamar ? "


" Tentu saja , anda bisa menggunakan kursi roda . Saya akan mengutus orang untuk menyiapkannnya "


" Terimakasih " Suster itu keluar lalu memberi perintah pada petugas jaga untuk mengantar kursi roda


" Ayo kita ketaman ?" Tawar Davian setelah menerima kursi roda


" Ayo sayang , terimakasih ya ? " tersenyum manis pada Davian yang dibalas belaian di atas kepalanya


Mereka turun menggunakan lift , sampai di lantai 1 mereka harus melewati lorong - lorong untuk sampai ke Taman


Saat melewati poli Kandungan , Alea melihat beberapa ibu hamil yang sedang antri untuk periksa . Tanpa sadar dia mengusap perutnya , membuat pipinya memerah begitu saja . Ah seandainya aku ada diposisi mereka gumamnya


Sampai di Taman , Davian mengajak Alea duduk di bawah pohon yang rindang . Angin sepoi- sepoi meniup anak rambut Alea , ah segarnya bisa menghirup udara bebas gumam Alea


" Sayang , jika nanti lukamu sudah pulih dan kering . Aku berencana mengajakmu berbulan madu , bagaimana menurutmu ? " Bulan madu , Alea memerah lagi , malu


" Ehm , boleh sayang . Kita mau berbulan madu kemana ? "


" Itu rahasia . Aku ingin punya banyak anak dari kamu ? " pinta Davian


" Hei , kenapa pipimu merah , kamu demam . Ayo kita kedalam sekarang " Paniklah Davian , ini bukan demam , aku malu Dav , malu dengan ucapanmu gumam Alea


" Tidak sayang , aku tidak demam . Hanya sedikit malu dengan ucapanmu tadi " semakin tersipu malu kan jadinya si Alea


" Kenapa harus malu , dimana Alea yang pintar menyembunyikan perasaannya itu ? " goda Davian pada istrinya


" Hei , apa aku tidak boleh malu " memanyunkan bibirnya , lihat aku ingin mencicipi bibir pucatnya itu , hais gumam Davian


" Haha tentu saja boleh , kenapa tidak . Aku senang kamu bisa berekspresi didepanku begitu . Ternyata kamu ada sisi imutnya juga sayang " anda Davian membuatnya mendapat pukulan kecil di lengannya


" Oh iya , bagaimana dengan Diana sayang . Apa sudah ditemukan ? "


" Jangan khawatir , aku sudah menjebloskannya ke dalam penjara dalam waktu yang lama sayang . Jangan menyebut namanya , aku tidak mau mendengar kamu menyebut namanya lagi "


" Baik sayang , maaf ya . Aku sudah pernah mengingatkannya untuk membuang obsesinya terhadapmu jauh-jauh . Tapi dia tidak mau menyerah , dan inilah hasilnya . Semoga saat keluar nanti dia sudah jadi manusia yang jauh lebih baik " tanggap Alea


Sebenarnya Alea kasihan pada Alea . Karena cintanya pada Davian , dia harus mendekam di penjara . Tidak ada yang salah dengan cinta , yang salah kenapa harus berlabuh pada yang sudah memiliki pasangan


Bukankah Diana cantik dan berprestasi , dia bisa mudah mengencani lelaki sesuka hatinya kan . Kenapa harus terobsesi pada suamiku , gumam Alea lagi

__ADS_1


Dari kejauhan tampak seorang lelaki bersama anaknya melihat Davian dan Alea . Mereka Bryan dan Cellina anaknya , Bryan menggendong anaknya menuju ketaman tempat sepasang suami istri itu duduk


" Selamat sore Tuan Davian , apa kabar ? istri anda sakit apa ? " Bryan menyapa ramah


" Mereka siapa Dad ? teman Daddy ? "


" Iya sayang mereka teman Daddy , ayo kasih salam " tersenyum manis pada anaknya


" Hallo Om Tante , aku Cellina " menyodorkan tanganny sambil tersenyum manis . Lihat pipinya yang Chuby itu , aduh gemasnya gumam Alea


" Halo Tuan Bryan , istri saya mengalami sedikit musibah . Bagaimana dengan anda , mengapa bisa disini ? Hallo juga manis , namamu cantik secantik orangnya " jawab Davian


" Hallo Cellina , kamu cantik banget , kenalin nama Tante Alea " menguyel-uyel pipi Cellina , membuat empunya tertawa


" Saya mengantar Cellina check - up Tuan . Beberapa hari yang lalu dia harus opname karena sakit , semiga lekas sembuh ya Nona Alea " ucap Bryan ramah


" Terimakasih " Alea menjawab dengan tulus , Davian hanya tersenyum menanggapi


" Ayo Cellin kita pulang sekarang , pamitan dulu sama Om dan Tante "


" Baik Dad , Cellin pergi dulu ya , semoga Tante Alea cepat sembuh , dan semoga kita bisa bertemu lagi " mencium pipi Alea lalu bersalaman dengan Davian


" Kami permisi " silahkan hati - hati begitu jawaban Davian dan Alea


" Anak itu lucu sekali ya sayang , aku gemas , pipinya chuby sekali " hihihi


" Kita bisa membuat yang banyak nanti , 2 lelaki dan 2 perempuan ya " canda Davian


" Banyak sekali sayang , kamu ini hehe " senyum-senyum sendiri lagi kan . Davian hanya mengacak rambut Alea sambil tersenyum


Semoga hubungan mereka berlanjut lebih romantis lagi ya , dikaruniai banyak anak dan hidup bahagia


Bersambung


Jangan lupa ikuti kelanjuta kisah Davian dan Alea ya πŸ₯°


Jangan lupa tekan like , vote dan beri hadiah ya , apresiasi kalian sangat berharga😍


Jangan lupa juga tinggalkan komen kalian , masukkan dari kalian bisa membuat author lebih semangat lagi ❀


I Lope You banyak-banyak ❀

__ADS_1


__ADS_2