Haruskah Bertahan ??

Haruskah Bertahan ??
Pertemuan Diana Dan Alea


__ADS_3

Setelah berhasil mengintai seperti apa Alea , Diana mulai menyusun rencananya untuk bertemu dengan Alea . Berkunjung ke toko kuenya menjadi ide yang dilakukannya


Pagi hari di tempat tinggal Dav


" Selamat pagi sayang , buruan mandi sudah agak siang " tutur Alea sambil menyisir rambutnya


" Kamu sudah wangi dan baru membangunkanku ?"


" Ah tadi aku sudah membangunkanmu , tapi kamu tidak bergerak sama sekali . Tidurmu terlihat sangat pulas sekali , jadi aku tidak membangunkanmu . Maaf ya ?" jelas Alea . Tumben tumbenan Dav protes pikirnya


" Baiklah , aku mandi dulu " turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandinya


Beberapa saat kemudian Dav dan Alea turun dari kamar , menuju meja makan untuk sarapan dan berangkat kerja di tempat masing masing . Tak lupa Dav selalu mencium kening Alea sebelum turun dari mobilnya . Sudah menjadi kebiasaan kayaknya .


Kling Kling Kling


" Selamat pagi semuanya " tersenyum secerah mentari membuat wajah gadis ini semakin cantik


" Pagi Alea " serempak Brenda dan Ayana menjawab


" Tumben banget kamu bersinar hari ini , habis dapat vitamin dari suami mu ya " seloroh Brenda sambil menyesap teh didepannya


" Emang kenapa kalau iya , kamu iri ya Bre ? Nikah sana " Senggol Ayana sambil cekikikan


" Kalian ini ada ada saja . Memang aneh ya kalau aku dateng sambil senyum senyum ? "


" Ya enggak juga sih , tapi gapapa juga senyum senyum . Tandanya hubungan kalian ada kemajuan "


" Bener kata si Brenda Al . Kita ikut seneng "


" Ya semoga saja berkembang lebih baik lagi ya . Aku hanya ingin menikah satu kali saja . Buruan kalian nyusul nikahnya " canda Alea sambil menyesap coklat hangat kesukaannya


Kling Kling Kling


" Selamat pagi , selamat datang di Toko Kue kami . Mau pesan apa Tuan ?" sapa Brenda ramah


" Selamat pagi , saya mau bungkus kue ini dan ini ya masing masing 3 " jawab pria tampan di depannya


" Baik tunggu sebentar Tuan " buset ganteng amat pikir Brenda seperti biasa , gak bisa lihat cowok ganteng sedikit

__ADS_1


" Ini pesanannya Tuan dan ini struk pembeliannya "


" Baik Nona , ini uangnya . Permisi " lelaki tampan itu lalu keluar dari toko


" Tuhan sisakan padaku satu lelaki tampan seperti itu " ucap Brenda sambil menyangga wajahnya diatas meja


" Ish kamu ini Bre paling gak bisa lihat cowok keren ck ck ck " Ayana menoyor kepala Brenda


" Alah kamu juga kan Ay , kamu sudah terpesona dan cinta mati sama Sekertaris Al hihihi " ejek Brenda


" Beneran Ay " Alea syok karena ketinggalan berita


" Ah kamu ini Al , ya beneran dong . Makanya comblangin tuh si Ayana sama Sekertaris suamimu " ujar Brenda


" Wah wah oke oke pasti aku comblangin . Tapi kamu beneran Ay suka sama Sekertaris Al , serem dan jarang senyum orangnya " cikikikan kan si Alea nya . Brenda dan Ayana malah ikut cekikikan


Kling Kling Kling


" Selamat datang di Toko Kue kami , mau pesan apa Nona ?" Sapa Alea ramah


" Coklat dingin dan kue terfavorit disini " lalu melangkah ke meja


" Hust biarin ah , ingat pembeli adalah raja . Udah aku aja yang kesana " Alea berjalan menuju wanita tadi dengan membawa pesanannya


" Silahkan dinikmati Nona " meletakkan minuman dan kue lalu bergegas kembali ke pantry


" Tunggu , kamu Alea kan ?"


" Benar , anda mengenal saya Nona ?" jawab gadis cantik itu penasaran


" Tentu saja , duduklah aku ingin lebih mengenalmu " ucap wanita yang katanya Brenda adalah wanita sombong . Ya dia adalah Diana


" Ah baiklah Nona . Kalau boleh tau anda siapa ya ?" ramah Alea


" Diana , aku teman dekat Davian suamimu "


" Oh benarkah , lalu apa tujuan anda sebenarnya datang kemari Nona Diana ?"


" Aku hanya penasaran seperti apa istri seorang Davian . Ternyata tidak ada yang spesial ya , hanya seorang pekerja di toko kue " ejek Diana

__ADS_1


" Tapi yang tidak spesial dan hanya bekerja di toko kue inilah yang terpilih menjadi istrinyakan " pungkas Alea


" Ya ya ya , aku tau itu . Apa yang kamu banggakan dari semua itu Alea ? Bukankah kamu hanya membuat Davian malu saja , bagaimana jika dia mengajakmu bertemu dengan relasinya ? apa kamu bisa mengimbangi pembicaraannya ?"


" Terimakasih untuk perhatian Nona karena sudah repot repot mengkhawatirkan saya . Tapi Nona tenang saja , masalah apa yang akan terjadi pada saya maupun Davian , kami bisa mengatasinya . Anda tidak perlu ikut campur " Alea sama sekali tidak terprovokasi , tetap tenang dan santai


" Haha siapa yang perhatian padamu . Aku hanya khawatir saja , jika nanti Davian akan berpaling darimu dan memilihku "


" Benarkah , tapi sayang sekali ya wanita yang disukai Davian bukan tipe tidak tahu malu seperti anda Nona Diana " Bukankah wanita ini sedikit menyebalkan gumam Alea


" Jangan munafik Alea , lihatlah perbandingan antara aku dan kamu sangat jauh . Apa kamu mau ku beritahu satu rahasia ? Kamu tahu , aku dan Davian pernah tidur bersama " sombong Diana


" Setidak berharga diri itukah anda Nona . Mengaku tidur dengan suami orang lain . Selain tidak tahu malu ternyata anda ini terlalu murahan ya " masih terlihat tenang walaupun hati dan pikirannya sedikit bergemuruh . Pengen nampol wanita didepannya geram Alea


" Jaga ucapanmu Alea , lihat saja aku akan merebut Davian darimu . Dilihat dari segi manapun aku lebih cantik dan menarik dibanding dirimu " Diana masih menyombongkan dirinya


" Untuk apa cantik jika tidak bisa menarik hati laki laki single . Sebangga itu anda menjadi perebut suami orang ?"


" Kenapa tidak bangga , Davian adalah cinta pertama ku . Aku sudah menyukainya sejak dulu . Davian harus menjadi milikku bagaimanapun caranya "


" Itu hanya sebuah obsesi anda pada suami saya Nona Diana . Obsesi yang terlalu berlebihan hanya akan menghancurkan diri anda sendiri " Alea mengingatkan Diana


" Jangan sok tau kamu . Aku bisa membedakan mana cinta sejati mana obsesi . Aku kemari hanya untuk mengingatkanmu Alea , mulai sekarang kamu harus mempersiapkan hatimu untuk berpisah dari Davian "


" Tapi sayangnya saya dan Davian tidak akan berpisah Nona . Jadi berhentilah sebelum semua usaha anda sia sia " hati Alea mulai memanas


" Kita lihat saja nanti , siapa yang akan menang . Ah ya satu kesan ku setelah bertemu denganmu . Ternyata kamu wanita yang tidak mudah Alea "


" Silahkan bermimpi Nona , sekali lagi saya ingatkan . Jangan menagis jika mimpi anda tidak sesuai dengan kenyataan . Baiklah silahkan dinikmati makanan anda , saya permisi " Berdiri meninggalkan Diana yang tersenyum masam


Dibelakang meja Diana dan Alea berseteru tadi ada seorang laki laki memakai kacamata dan juga masker . Dia adalah Boy , mata mata yang dikirim Sekertaris Al untuk mengawasi pergerakan Diana


Ternyata Nona Alea tidak mudah ditindas . Baiklah aku akan mengirimkan rekaman ini pada Tuan . Begitu gumam Boy .


" Halo Tuan , saya akan mengirimkan percakapan antara Nona Alea dan Nona Diana " ucap Boy pada orang di seberang ponselnya


" ............ "


" Baik Tuan " tut tut tut

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2