Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku

Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku
bab 18 [niat mempermalukan,malah di permalukan balik]


__ADS_3

"nggak terasa usia penikahan riki dan rani memasuki satu bulan dan riki pun sudah bekerja, usia kandungan nya rani pun sudah memasuki bulan keempat"


"buk, aku lagi pengen makan bakso ni, jadi tolong dong buk, ibuk beli kan yang di ujung gang sana"perintah rani pada mertua nya


"tapi ran,ibuk baru selesai membereskan rumah,ibuk capek pengen istirahat bentar, baru nanti ibuk belikan yah"sahut ibuk nya lemah


"tapi aku pengen nya sekarang buk, ini juga cucu ibuk yang pengen, kalo ibuk nggak mau aku pergi sendiri aja"ucap rani mengancam


"iya ran, kamu di rumah aja biar ibuk yang belikan, kasihan cucu ibuk nanti kecapean"sahut ibuk pasra kalo sudah menyangkut dengan cucu nya apa pun dia lakukan


"nah itu ibuk tau, yaudah sekarang ibuk beli sana, aku udah pengen banget soal nya"


"iya ran,ibuk pergi dulu yah"


"hmmm,ya buk! buruan"


"ran,ibuk kemana? tanyak desi


"aku suruh beli bakso"jawab rani enteng


"kok kamu nggak ada rasa kasihan sih sama ibuk, ibuk dan aku udah capek dari tadi pagi ngerjain semua nya, kamu yang nggak ada kerjaan cuman duduk duduk doang, berani nya cuman nyuruh nyuruh aja emang kamu ratu"ucap desi yang mulai kesal melihat tingkah rani semenjak menikah dengan riki


"mbak aku lagi hami,nggak boleh kecapean, jadi wajar dong aku nggak ikut ngerjain pekerjaan rumah"


"jangan jadi kan kehamilan mu untuk bersikap seenak nya sama orang,di luaran sana banyak yang hamil dan nggak pemalas seperti kamu"ujar desi


"alah! bilang aja kamu iri kan mbak? karna udah lama menikah tapi belum hamil hamil juga sampe sekarang"ucap rani sombong


"iri kamu bilang,hahaha ngapain aku iri,aku hamil mungkin belum rezeki nya,tapi aku udah nikah, dari pada kamu nikah karna hamil duluan sebelum nikah,jadi apa yang harus aku iri kan dari kamu"ucap desi mengejek rani


"kamu"teriak rani tak terimah dengan ucapan desi karna tak secara langsung desi udah menghina rani


"ibuk yang mendengar teriak menantu nya langsung berlari masuk kedalam rumah"


"ada apa ran? kenapa kamu teriak teriak"ucap ibuk panik


"rani pun langsung menangis di hadapan sang ibuk mertua"


"mbak desi buk,mbak desi marahai aku karna aku menyuruh ibuk membelikan bakso untuk ku, dan mbak desi juga menghina aku karna hami di luar nikah"ucap rani dengan air mata buaya nya


"cih! drama"gumam desi

__ADS_1


"desi,kok kamu tega ngomong gitu sama rani, ingat loh dia lagi hamil dan apa kamu lupa dia ini adik ipar kamu? jangan buat stresss des"ucap ibuk rani pun tersenyum sinis karna mendapat pembelaan dari mertua nya


"terus kalo dia hamil emang kenapa buk? biar dia seenak nya nyuruh dan memerintah orang gitu, buk di luaran sana banyak yang hamil tapi nggak kayak dia, pemalas dan banyak mau nya,ibuk juga jangan terlalu nurut sama dia"


"sudah sudah,kalian jangan berantem lagi, malu kalo di dengar sama tetangga, ini ran kamu makan dulu bakso nya, nanti dingin jadi nggak enak"ucap ibuk


"aku udah nggak selera buk, lebih baik ibuk buang aja"sahut rani dan pergi begitu saja


"ibuk lihat sendiri kan, gimana kelakuan menantu yang ibuk bela bela, dia nggak menghargai tenaga ibuk yang jauh jauh berjalan hanya untuk membelikan dia bakso ini"ujar desi emosi


"dasar manusia nggak tau diri,dulu aja pas belum nikah sikap nya lembut dan rajin, sekarang baru kelihatan sifat asli nya"ujar desi pelan tapi masih di dengar ibuk nya


"yuk buk,kita makan aja berdua aja bakso nya, nggak usah ibuk pikirin perempuan itu"ajak desi pada ibuk nya


"tapi des,rani belum makan siang, nanti dia sakit gimana? bisa bisa riki marah sama kita"


"udah lah buk,ngapain di pikirin, toh dia sendiri kan yang nggak mau, kalo soal riki biar aku nanti yang ngomong, yaudah yuk"ucap desi


"ibuk hanya pasrah,menuruti omongan anak nya"


"awas kamu desi,akan aku aduin kelakuan kamu sama riki biar kamu tau rasa"gumam rani


"buk hari ini aku mau ketemu sama teman teman,nggak papa kan aku pergi cuman sebentar kok buk"


"iya buk,yaudah aku siap siap dulu ya buk, teman teman aku udah ngechat, mereka udah berangkat"ucap desi


"iya,kamu hati hati ya, jangan pulang malam dan jangan lupa minta ijin dulu sama suami kamu"


"iya buk,tadi aku udah minta ijin kok sama bang geri,desi pun pamit sama ibuk nya"


"desi pun tiba di tempat mereka janjian, dan dia melihat ke dua teman nya sudah menunggu"


"hay,maaf ya aku telat,soal nya tadi ada masalah dikit dirumah, jadi harus di selesaikan dulu"ucap desi


"udah nggak papa kok,aku sama sinta baru juga sampe"


"yaudah yuk,kita langsung ke mall aja"


"mereka bertiga pun langsung menuju ke mall, buat shoping shoping"


"ratna dan lena pun sedang berada di mall yang sama dengan desi dan sahabat nya"

__ADS_1


"len kita makan yuk,aku udah laper banget nih"


"yuk rat,sama aku juga udah laper, lagi pula kita kan udah selesai belanja nya"sahut lena


"mereka pun tiba di salah satu lestoran yang berada di mall tersebut setelah duduk mereka langsung memesan makanan sesuai selera masing masing"


"aku udah ni belanja nya,kalian gimana, apa masih ada yang kalian cari?


"aku juga kayak nya udah deh des! sekarang kita makan dulu yuk aku dah lapar nih"


"ayuk,mereka bertiga pun memasuki lestoran, dan saat ingin duduk desi melihat sosok yang ia kenali sedang tertawa, tampa aba aba desi langsung menghampri nya


"wah! ternyata dunia ini sempit yah, aku nggak nyangka bisa ketemu dengan mantan adik ipar ku, gimana kabar nya? gimana enak jadi janda"


"hay mbak desi,yah enak lah mbak, bukti nya sekarang aku jauh lebih bahagia,setelah lepas dari keluarga parasit seperti kalian"ucap ratna tersenyum


"Desi tak terimah dengan omongan ratna yang menyebut keluarga nya parasit dan dia berniat mempermalukan ratna"


"dengar ya buat semua nya, wanita ini adalah mantan adik ipar ku, dia meninggal kan adik ku gara gara adik ku tidak bisa memenuhi keinginan nya, dia ini matre dan haus harta,jadi buat semua nya hati hati sama wanita ini jangan sampe suami kalian tergoda dengan dia"ucap desi dengan suara keras


"betul saja semua orang menatap ku dan mulai berbisik bisik"


"dan satu lagi,dia bilang aku juga akan menjanda, tapi sampe sekarang aku masih bersama dengan suami ku, mungkin dia tak terima melihat aku yang bahagia dengan suami ku"ucap desi semakin menjadi


"ratna yang mendengar itu pun tak terima, dia nggak mau nama nya tercemar"


"sekarang biar aku yang ngomong,aku nggak perlu mengatakan apa pun cukup kalian perhatikan ke depan dan lihat layar itu"ucap ratna tenang


"para pengunjung pun memperhatikan layar yang di maksud ratna"


"mulai dari menghasut riki dan memasukkan wanita lain kedalam rumah terrekam jelas dan yang terahir perselingkuhan rani dan geri"


"jadi gimana menurut ibuk ibuk, apa aku salah jika minta cerai, sekarang kalian bisa melihat dan membedakan mana yang salah dan yang benar"


"gila kamu des,aku nggak nyangka kamu punya hati sebusuk itu, merusak rumah tangga adik kamu sendiri"ucap sinta teman desi


"iya aku juga nggak nyangka banget, sekarang kamu di selingkuhi juga kan sama suami mu dan lebih parah nya lagi sama adik ipar kamu"


"tidak, itu semua nggak benar itu cuman editan"teriak desi


"udah lah,sekarang kita udah nggak mau punya teman macam kamu, ihh ami amit deh,dan buat mbak nya kami minta maaf ya, udah sempat termakan omongan nya desi"

__ADS_1


"iya mbak nggak papa,yang penting kalian udah tau kebenarannya"sahut ku ramah


"karna marah bercampur emosi desi pun berlari keluar lestoran karna nggak tahan dengan hinaan dan cacian pengunjung"


__ADS_2