Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku

Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku
bab 22[pertemuan riki&ratna]


__ADS_3

"sejak kejadian itu sikap riki terhadap ibuk dan mbak nya berubah menjadi dingin,bicara pun hanya seperlu nya saja"


"riki sebelum berangkat kerja,kamu makan dulu yah"ucap ibuk


"nggak usah buk,aku makan di tempat kerja aja"riki pun bergegas meninggal kan ibuk nya


"ibuk,yang melihat perubahan sikap riki hanya bisa menangis dan menyesal"


"ibuk kenapa? pagi pagi kok udah sedih aja,ibuk kenapa"tanyak desi


"riki des,ibuk nggak tahan melihat sikap nya yang seperti ini terus,rasa nya sakit des,di cuekin dan di jauhi sama anak sendiri"ucap ibuk menangis


"ibuk yang sabar ya,kita berdoa saja semoga riki kembali seperti dulu lagi,mungkin saat ini dia belum bisa melupakan apa yang udah kita perbuat buk sama dia"ucap desi


"sekarang kita makan dulu yuk buk"ajak desi pada ibuk nya


"saat sedang makan ada seseorang memanggil manggil nama desi"


"desi! tolong keluar abang mau bicara desi,abang ingin memperbaiki semua nya,tolong des beri abang kesempatan"


"mau apa lagi kamu kesini?belum puas kah kamu menghancurkan hidup ku,gara gara kalian berdua riki jadi membenci kami,bahkan di tega bersikap dingin kepada ibuk nya sendiri,puas kalian udah menghancurkan keluarga kami hah"bentak desi


"mbak,kami mohon beri kami kesempatan untuk,memperbaiki nya,aku ini masih berstatus istri nya mas riki,jadi ijin kan aku bicara sama mas riki mbak"ucap rani memohon


"sudah lah des,ijin kan aja mereka masuk nggak enak di lihatin sama tetangga,pokok nya apa pun keputusan mu sama riki nanti,ibuk akan mendukung kalian sepenuh nya"ujar ibuk


"desi pun menuruti perintah ibuk nya,dan membiarkan geri dan rani masuk ke dalam rumah"


"di kantor ratna dan lena sedang sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing"


"eh len,kamu tau nggak tukang somay yang depan gang itu? tanyak ratna


"tau lah,emang kenapa? siapa coba yang nggak kenal sama tukang somay itu,tumben kamu nanyain bang jali,jangan bilang"


"tok,sembarang lamu,pasti kamu bilang kalo aku suka sama dia kan"


"hehehe,habis nya, tumben kamu nanyain,kirain emang benar kamu suka"ucap lena


"bukan gitu len,cuman aku lupa,belum bayar hutang minggu lalu"sahut ratna tampa malu


"astaga ratna,gaji kamu gedek loh masa bayar satu mangkok somay,aja nggak bisa"ucap lena heran


"hmmmm,kalian mau kerja atau mau mengosip? ini masih jam kerja nanti aja menggosip nya"tegur siska yang terkenal cerewet di kantor itu


"iya buk,maaf"


"siska pun pergi,setelah mengatakan itu"


"dasar ondel ondel"gerutu lena


"ratna,kamu di suruh keruang pak bos sekarang"ucap laras salah satu teman kerja nya

__ADS_1


"emang ada apa ras?tanyak ratna


"nggak tau rat kalo soal itu,udah lebih baik kamu cepatan pergi keruangan bos sekarang,sebelum tanduk nya keluar"ujar laras.


"ngapain lagi sih,si buaya mesum itu manggil aku"ratna pun berjalan lesu ke dalam ruangan bos nya"


"tok


tok


"permisi pak,ada yang bisa saya bantu? ucap ratna bersikap tenang,tapi jantung nya sudah berdegup kencang saat berada di dekat bos nya


"duduk lah rat"


"ratna pun segera duduk,dia tak mau membuat bos mesum nya marah"


"gini, nanti siang kamu temanin saya bertemu dengan salah satu rekan kerja saya,saya tidak ingin ada penolakan,jadi silakan kembali ketempat kerja mu,nanti siang baru saya panggil kamu lagi"perintah galang dingin


"tapi pak"


"kenapa?apa kamu tidak bersedia"


"baik pak,kalo gitu saya permisi dulu"ratna pun segera keluar dari ruangan bos nya


"dia lucu sekali kalo lagi cemberut"batin galang tersenyum


"dasar buaya mesum,untung aja dia bos kalo nggak udah aku ulek tuh orang"


"maaf pak"ratna pun berlari meninggakan bos nya,yang masi berdiri di pintu ruangan nya"


"kamu nggak papa kan rat? pak bos,nggak ngapa ngapain kamu kan"tanyak lena


"nggak kok len,si buaya itu cuman bilang kalo nanti siang aku ikut dia bertemu rekan kerja nya"sahut ratna


"oh,tapi kenapa harus kamu sih? itu kan pak dirga ada,biasa nya juga gitu kalo ke mana mana selalu berdua"ujar lena heran


"nah! itu yang aku heran,kok tumben gitu tapi udalah mau protes pun percuma,mending kita lanjut kerja aja sebelum kita di tegus,sama ondel ondel itu lagi"ucap ratna


"lena pun mengangguk,membenar kan omongan sahabat nya"


"nggak terasa jam makan siang pun telah tiba,seluruh karyawan pun keluar menuju katin"


"apa kamu udah siap?kita berangkat sekarang"ucap galang yang sudah berjalan duluan


"aku pergi dulu ya len,doain aku biar selamat selama berada di dekat buaya itu"ucap ratna dan bergegas menemui bos nya


"ayo masuk,kita udah di tunggu"


"ratna pun hendak duduk du belakang"


"kamu pikir saya ini supir angkot,buruan duduk di depan"perintah galang

__ADS_1


"ratna pun mendengus kesal,dan langsung duduk di depan sesuai perintah bos nya, di dalam mobil kedua nya saling diam"


"karna melamun ratna sampe tidak sadar,kalo mereka telah sampe di tempat tujuan mereka"


"mau sampe kapan kamu di dalam,apa perlu saya gendong kamu ke dalam"ucap galang menganget kan ratna


"maaf pak"ratna merutuki kebodohan nya


"mereka pun memasuki salah satu cafe,tempat pertemuan nya dengan rekan kerja nya"


"selamat siang pak burhan"sapa galang


"selamat siang pak galang"sahut pak burhan


"kenalin ini karyawan saya pak"ucap galang


"siang pak,saya ratna karyawan pak galang"ucap ratna sopan


"ini karyawan saya,bernama riki"ucap pak burhan


"deg"


"ratna dan riki saling pandang,tapi buru buru ratna mengalihkan pandangan nya


"mereka pun mulai membahas pekerjaan dan di ahiri makan siang bersama,riki pun terus menatap ratna,tapi yang di tatap seolah cuek dan tak melihat nya"


"permisi ya pak,saya ijin ketoilet sebentar"ucap ratna sopan


"silahkan buk ratna"sahut pak burhan


"ratna pun bergegas pergi menuju tolilet untuk mengatur nafas nya,sekian lama,kenapa harus bertemu lagi sih sama dia"batin ratna,ratna pun segera keluar dari toilet setelah merasa cukup baik


"dek,kamu kemana aja selama ini,aku udah lelah mencari kamu dek ahir nya kita ketemu juga"ucap riki tiba tiba muncul


"mencari ku? buat apa lagi kamu mencari ku,bukan kah kepergian ku membuat mu bahagia bersama istri baru mu"ucap ratna berusaha tenang


"maaf kan aku dek,aku menyesal telah menghianati mu"


"udah lah,sekarang kamu ngomong aja ada apa lagi,karna aku harus pergi"ucap ratna karna tak ingin berlama lama dengan mantan suami nya itu


"dek,aku minta maaf,aku ingin kita seperti dulu lagi adek mau kan kita rujuk lagi"ucap riki tampa malu


"aku sudah memaafkan kan mu,tapi maaf kalo untuk rujuk lagi aku nggak bisa,karna perasaan ku sudah mati untuk mu"ucap ratna tegas


"kenapa dek,apa karna bos mu itu?maka nya kamu nggak mau lagi aku ajak rujuk"bentak riki


"ratna pun malas meladeni omongan riki,dia pun segera pergi dan meninggal kan riki"


"tampa mereka sadari semua omongan mereka telah di dengar seseorang"


"jadi itu mantan suami mu"gumam galang

__ADS_1


__ADS_2