Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku

Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku
bab 26[ratna dilema]


__ADS_3

"ngapain coba pengikut nya si es balok ini nggak ikut tadi? aku kan jadi nggak bisa menggosip sama si laras, iya kalo orang nya asyik di ajak ngomong, ini malah berasa kayak ngomong sama patung" batin lena kesal


"kamu udah lama kenal sama ratna?"tanyak dirga basa basi


"udah pak, aku sama dia udah temanan sejak masih sekolah SD"jawab lena


"oh, pasta aja kamu sama ratna begitu akrab"ucap dirga


"iya pak"sahut lena


"sedangkan di dalam mobil ratna dan galang masih diam diaman"


"ehmmm, apa kamu terbiasa berpakaian seperti tadi untuk menyambut tamu?" tanyak galang tiba tiba


"maksud bapak apa ya?"tanyak ratna balik


"maksud saya, apa kamu sering berpakaian seperti tadi saat membuka pintu untuk tamu?"ucap galang


"maaf pak, aku memang tidak sengaja, aku pikir tadi teman yang kost di sebelah, karna selama aku kost disana baru ini bertamu seorang laki laki"sahut ratna gugup, entah apa maksud bos nya bertanya seperti itu


"hmmm, jadi di tempat kost kamu di larang ya bertamu seorang laki laki?"tanyak galang lagi


"bukan di larang, bebas kok pak mau bertamu siapa aja mau cewek atau cowok nggak masalah, asalkan tau waktu"jawab ratna


"sekarang kita turun"


"ratna dan galang pun turun dari mobil setelah sampe di salah satu salon terkenal di kota itu"


"selamat siang tuan dan nona, ada yang bisa saya bantu?"tanyak karyawan salon tersebut ramah


"eh tuan muda galang, maaf tuan dia tidak mengenali tuan karna dia masih baru di sini"ucap salah satu karyawan yang tiba tiba datang karna melihat siapa yang datang.


"tidak apa apa, sekarang saya mau kalian dandani dia"perintah galang


"baik tuan, mari nona ikut saya"ucap nya


"baik"jawab ratna


"sementara galang menunggu di sofa yang telah di sediakan untuk para tamu"


"eh pak galang,sedang apa disini pak?"ucap sinta yang tiba tiba datang


"saya lagi menunggu seseorang"sahut galang cuek


"oh"! ucap sinta yang merasa kesal karna di cuekin sama bos nya

__ADS_1


"tuan,gimana hasil saya merias nona ini? apakah masih ada yang kurang?"tanyak dira karyawan salon tersebut


"galang pun memperhatikan ratna dari bawah sampe atas"


"cantik dan sempurna"ucap galang tampa sadar


"gimana tuan?"tanyak nya lagi karna kurang jelas mendengar nya


"ratna yang di perhatikan sama bos nya pun, jadi salah tingkah"


"bagus"ucap galang


"kalo gitu kami permisi dulu, nanti bayaran nya akan saya transfer"ucap galang dan menggandeng tangan ratna keluar dari salon


"sinta yang di tinggal begitu aja, menjadi kesal dan marah"sial sok cantik banget si tuh cewek,padahal biasa aja masih cantikan aku ke mana mana"gimam sinta


"mbak saya mau perawatan yang paling mahal,kalo bisa melebihi wanita tadi"ucap sinta


"baik nona, silahkan mari ikut saya"jawab dira ramah


"rosa gimana?jadi galang hari ini membawa calon istri nya ke rumah?" tanyak nenek nya galang


"jadi dong buk, mereka udah di jalan mungkin sebentar lagi mereka akan sampe"jawab mami rosa


"bagus lah,ibuk pikir galang bakalan nggak mau mengenal yang mana nya perempuan,bahkan ibuk sempat berfikir karna kalo cucu ku itu nggak normal"ucap nenek gilang


"iya lah, coba kami fikir ros, setiap hari dia tau nya hanya berteman sama pekerjaan dan sama dirga aja, kita udah sering mengenal kan dia sama perempuan,tapi satu pun nggak ada yang bikin dia tertarik"jawab nenek galang


"iya buk, tapi syukur lah sekarang dia udah berubah,tapi salah nya cuman satu buk? sifat dingin dan datar nya itu loh, nggak bisa hilang hilang"


"itu kan udah turunan dari kakek nya, jadi gimana pun di bikin akan susah hilang nya, tapi semoga aja calon istri nya dapat berubah sifat nya"


"amin buk"!


"assalamualaikum"! ucap galang dan ratna


"walaikumsalam"! jawab mereke semua yang ada di ruang tamu itu


"ratna pun masuk mengikuti galang, rasa gugup degdegan itu yang ratna rasa kan, apakah mungkin keluarga ini akan menerima ku"batin ratna


"ratna pun memberikan salam kepada semua keluarga nya galang, ada rasa canggung tapi ratna mencoba bersikap biasa aja"


"jadi ini calon istri kamu galang?"tanyak sang nenek mulai berbicara


"maafkan aku tuan dan nyonya, saya tidak bermaksud untuk membuat kekacauan di keluarga ini, soal kejadian itu saya benar benar minta maaf, aku nggak tau kalo akhir nya bakalan rumit seperti ini"ucap ratna sopan

__ADS_1


"siapa nama kamu nak?"tanyak mami rosa


"ratna andriyani nyonya" jawab ratna sopan


"nggak usah panggil nyonya ya, panggil mami aja sama seperti galang"ucap mami rosa


"jadi gimana? kapan kita akan melangsungkan pernikahan nya buk, pak?"


"kalo kamu galang gimana?apa kamu bersedia jika kita adakan secepat nya?"tanyak papi


"aku sih terserah ratna aja mi, pi,"jawab galang


"nak, kamu bersedia kan menikah dengan cucu ku?" tanyak nenek galang


"maaf nek, tapi orang nenek belum mengenal aku, nenek dan mami belum tau status aku gimana? aku nggak mau mengecewakan kan kalian semua, dan aku merasa nggak pantas buat pak galang"ucap ratna menunduk


"kita semua udah tau tentang kamu nak, dan kami tidak mempermasalahkan status kamu mau janda atau gadis sama saja, bagi kami kamu mau menerima lamaran ini, itu sudah membuat kamu bersyukur"ucap nenek galang


"ratna pun merasa terharu sekaligus senang, meskipun rasa trauma dulu masih ada, tapi dia aka berusaha melupakan nya dan membuka lembaran baru"


"gimana nak? apa kamu bersedia menikah dengan anak saya galang?"tanyak papi haris lagi


"hmmmm, bismillah semoga ini yang terakhir buat aku"gumam ratna dalam hati


"baik lah nek mi, semua yang ada disini, aku menerima lamaran ini"jawab ratna tegas


"galang pun tersenyum"


"alhamdulillah,akhir nya sebentar lagi Kita bakalan punya mantu pi"ucap mami rosa bahagia


"galang pun mendekat ke ratna dan memasangkan cincin sebagai tanda nya aja, sebelum lamaran secara langsung"


"makasih ya rat,kamu udah bersedia menjadi istri ku"ucap galang


"sama sama pak"jawab ratna


"jadi kapan kami bisa bertemu langsung dengan keluarga mu nak? tanyak mami rosa


"gimana kalo minggu depan aja mi"jawab galang


"bilang aja kamu udah nggak sabar, buat menikah dengan ratna iya kan?"tanyak sang nenek


"hehehe,nenek tau aja"ucap galang tersenyum


"baik mi,kalo gitu aku akan memberitahukan kabar ini sama keluarga ku mi"ucap ratna

__ADS_1


"sekarang semua nya sudah beres,kita makan dulu yuk"ajak mami rosa


"kami semua bangkit dan menuju meja makan yang sudah terhidang di atas nya berbagai macam masakan"


__ADS_2