
"Ternyata kamu masih mengenal aku ya, aku kira karna udah sekian lama kita nggak jumpa, kamu udah lupa sama aku."ucap geri.
"Mas geri apa kabar? kalo boleh tau kemana mas selama ini,?tanya desi gugup.
"seperti yang kamu lihat, aku baik baik aja dan bahkan sangat baik,oh ya tujuan kamu kesini ngapain?"tanya geri.
"aku ingin melamar kerja mas, eh pak."jawab desi.
"oh, tapi maaf des, sepertinya aku nggak bisa nerima kamu"ucap geri.
Desi pun kaget mendengar ucapan mantan suami nya tersebut,desi pikir geri akan langsung menerima nya dan bahkan memberikan posisi yang cukup layak untuk nya,tapi dugaan nya salah, bahkan geri menolak desi dengan cepat.
"kenapa mas?"ucap desi lirih.
"panggil saya pak, bukan mas. karna kita berdua sudah menjadi orang asing"ucap geri.
"kenapa bapak menolak lamaran ku? apa karna masalah waktu dulu? lagi pula kan yang salah disitu pak geri bukan aku, wajar seorang istri sakit hati dan meminta bercerai,karna di hianati suami nya sendiri"ucap desi.
"kamu salah desi, ini nggak ada sangkut paut nya dengan masalah dulu.aku akui dulu aku memang bersalah,tapi bukan nya aku udah meminta maaf bahkan aku sampe rela sujud di kaki kamu, tapi apa yang aku terima? kamu menghina dan mencaci maki aku, kamu belum tau kenapa aku sampe berselingkuh dengan rani"ucap geri.
"kamu mau tau alasannya?karna kamu itu nggak bisa memberikan aku anak, itu lah alasannya kenapa aku selingkuh, dan di saat keinginan ku hampir tercapai, kamu malah tega membunuh anak ku, tapi sudah lah"ucap geri.
"tapi,apa pun alasan nya, kamu nggak seharus nya selingkuh mas, dan dari mana kamu tau aku nggak bisa kasih kamu anak?"tanya desi marah.
"bukan kah kita dulu pernah periksa, dan saat aku ajak kamu untuk mengambil hasil nya kamu malah menolak, dan coba kamu pikir kita menikah dulu udah empat tahun, tapi kamu nggak hamil hamil juga,dan dari hasil itu lah aku tau. kalo kamu itu nggak bisa hamil alias mandul, tapi itu nggak usah di bahas lagi, dan aku nggak menerima kamu bukan karna masalalu kita, tapi karna video viral kamu yang beberapa hari lalu"ucap geri sinis.
"tapi...
"sudah lah, aku minta sekarang kamu juga keluar dari ruangan ku, aku masih banyak pekerjaan"ucap geri.
Desi pun keluar dari ruangan geri dengan cepat, dan Desi berhenti di salah satu taman yang agak jauh dari cafe milik geri, desi menangis se jadi jadi nya, bukan karna lamaran nya di tolak yang membuat ia menangis, melain kan karna ucapan geri yang mengatakan kalo diri nya mandul.
"jadi aku mandul? kenapa aku baru tau sekarang"teriak desi.
Di tempat lain, lena dan dirga baru aja pulang dari rumah sakit, setelah selesai periksa kandungan lena.
__ADS_1
"gimana hasil nya nak? semua baik baik aja kan?"tanya mami rosa.
"alhamdulillah mi, semua baik baik aja kok"ucap lena.
"syukur lah kalo gitu, mami udah nggak sabar nunggu cucu ke dua mami"ucap mami rosa senang.
"iya mi, kok gibran sama mami? emang bunda nya kemana mi?"tanya lena.
"bunda nya gibran lagi di dapur nak, ratna lagi ngajarin nenek kamu bikin ayam rendang, tapi dari tadi nggak kelar kelar"ucap mami rosa.
"jelas lah mi nggak kelar kelar, nenek kan nggak bisa masak sama sekali meskipun udah di ajarin berulang kali, nenek tau nya cuman makan doang"ujar dirga.
"emang kamu bisa masak mas?"tanya lena.
"bisa lah sayang, tapi cuman masak mie doang"ucap dirga nyengir.
"alah, cuman masak mie doang bangga"ucap mami rosa mengejek.
"ya nggak papa lah mi, dari pada nggak bisa masak sama sekali"ucap dirga.
"bentar lagi mi, aku lagi kesal sama nenek, maka nya muka aku kusut gini"ujar galang.
"kesal kenapa?"
"gimana nggak kesal coba? nenek apa apa nggak bisa, mana dapur udah kayak kapal pecah lagi, di suruh goreng ayam aja gosong terus, udah di kasih tau cara nya gimana, bukan nya nurut malah ngomel ngomel"ucap galang kesal.
"bukan nya ratna sama nenek mu mau bikin ayam rendang? kenapa harus di goreng"ucap mami rosa tertawa.
"nenek pengen sebagian di goreng"ucap galang lagi.
Di tempat lain desi baru aja tiba di rumah nya.
"gimana des? kamu di terima nggak kerja nya?"tanya ibu riki.
"nggak bu?"ucap desi pelan.
__ADS_1
"oh, bagus lah. lagi pula ibu kurang setuju kamu kerja begituan, jadi kamu nggak usah sedih begitu"ucap ibu riki lagi.
"ibu tau nggak aku tadi ketemu sama siapa?"tanya desi.
"ya mana ibu tau, ibu kan di rumah aja des, emang kamu tadi ketemu sama siapa hah? sama ratna iya"ucap ibu riki.
"bukan bu, tapi aku ketemu sama mas geri bu"ujar desi.
"apa? kamu ketemu sama geri? terus dia bilang apa sama kamu? pasti sekarang dia udah jadi gembel kan, pokoknya kalo dia ngajak kamu balikan jangan mau"cerocos ibu riki.
"ibu salah bu, mas geri sekarang udah berubah, dia nggak seperti dulu lagi bu, mas geri sekarang udah berubah total"ucap desi.
"berubah gimana maksud kamu des?"tanya ibu riki penasaran.
"iya bu, mas geri sekarang udah kaya, dan penampilan dia sekarang udah berubah, aku aja tadi pas pertama kali ketemu, aku begitu kaget, dan ibu tau. cafe yang membuka lowongan kerja itu milik mas geri"ucap desi tersenyum.
"kamu serius des, jangan jangan dia cuman pura pura lagi"ucap ibu riki.
"serius lah bu, bukti nya semua karyawan disitu begitu hormat sama dia, jadi nggak mungkin lah kalo mas geri pura pura"ucap desi.
"eh mbak udah pulang ya, gimana di terima nggak mbak"ucap riki yang tiba tiba datang.
"nggak rik, gara gara vidio viral sialan itu, maka nya mbak nggak di terima"ucap desi lirih.
"sabar aja mbak, mungkin belum rezeki"ucap riki.
"des, kalo benar geri itu udah kaya, kenapa kamu nggak coba deketin dia lagi, ibu yakin kalo geri itu masih suka sama kamu"ucap ibu riki tersenyum.
"maksud ibu"tanya riki.
"iya rik, tadi desi ketemu sama geri, dan desi bilang geri sekarang udah kaya,karna cafe yang membuka lowongan kerja itu milik geri"ucap ibu riki senang.
"benar yang ibu bilang mbak"ucap riki pada desi.
"iya rik"jawab desi cepat.
__ADS_1