Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku

Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku
bab 70[senjata makan tuan]


__ADS_3

Sudah satu minggu ratna di rawat di rumah sakit, tapi belum ada tanda-tanda ratna untuk sadar dari koma nya, tapi semua keluarga nya tidak ada satu pun yang meninggalkan ratna, dan dalang penyebab kecelakaan ratna pun sudah di temukan.


"nek, polisi sudah menemukan titik terang soal kasus ratna,untuk itu aku sama dirga akan ikut kesana, aku janji akan memberikan mereka hukum yang setimpal"ucap galang geram.


"iya lang, kalian berdua pergi lah, nenek sama mami mu akan tetap disini menemani ratna"sahut nenek galang.


"iya nak, kalian berdua hati-hati ya,"timpal mami rosa.


Setelah berpamitan galang dan dirga pun langsung pergi menemui polisi yang sudah menunggu mereka.


"Ros, apa kamu nggak lapar?"tanya nenek galang.


"lapar bu,?"jawab mami rosa.


"kalo gitu kamu pergi sana beli makanan buat kita, biar ibu yang menjaga ratna"ujar nenek galang.


"baik bu, kalo gitu aku pergi sebentar ya"ucap mami rosa dan di angguki oleh nenek galang.


Sementara di kamar mandi tak jauh dari ruangan ratna, desi, ibu riki dan bu nia.sedang mengawasi ruangan ratna.


"kok cuma rosa aja sih yang keluar? nenek tua itu kok nggak ikut,"ucap ibu riki.


"iya bu, gimana aku mau masuk ke dalam ruangan itu,"ujar desi, tak berselang lama nenek galang pun keluar, mereka begitu senang.


"akhir nya keluar juga, sekarang kamu buruan masuk sana des, ingat. kamu harus menyuntik kan obat ini ke dalam infus nya ratna, jangan sampe gagal ya, karna ini obat sangat mahal dan sangat langka,"ucap bu nia.


"ok tante, kalian berdua tenang aja, aku jamin aku tidak akan gagal kalian berdua tetap disini ya"ucap desi penuh percaya diri.


Desi pun berjalan ke dalam ruangan ratna dengan sangat hati-hati, desi menyamar menjadi suster agar tak ada yang curiga.


Malang sekali nasib kamu ratna, aku akan menambah penderitaan kamu sekarang juga, dan selamat menikmati"batin desi tersenyum, ia pun segera mengeluarkan suntik yang ada di dalam kantong baju nya.


bruukk,,! desi terpeleset karna menginjak air yang ada di lantai tersebut,hingga tak sengaja jarum suntik tersebut menancap tepat mengenai tangan nya,desi pun langsung berlari keluar karna efek obat tersebut sudah mulai bereaksi.


"Gimana des, kamu berhasil kan?"tanya ibu riki tersenyum.sementara desi langsung jatuh dan nggak sadarkan diri.


"Desi, kamu kenapa? bangun desi,"ucap ibu riki panik.

__ADS_1


"ayok bu, lebih baik kita bawa desi pulang aja, mungkin desi hanya kecapean aja,"ujar bu nia.


Nenek galang baru aja sampe di dalam ruangan ratna bersama salah satu petugas kebersihan.


"maaf ya nak, tadi nenek nggak sengaja numpahin air minum disitu, karna terlalu buru-buru ngambil air minum nya,"ucap nenek galang.


"nggak papa nyonya,ini bukan lah hal yang besar,"sahut nya sambil mengepel lantai yang basah. setelah selesai ia pun pamit pada nenek galang.


"ini bu, sarapan nya. maaf lama soal nya yang beli banyak banget,"ucap mami rosa.


"nggak papa ros, kalo gitu ayok kita makan sama-sama,"ujar nenek galang.


Sementara ibu riki dan bu nia baru aja sampe di rumah, mereka berdua menggangkat desi ke dalam karna ia belum sadarkan diri.


"loh, mbak desi kenapa bu, ma."tanya sisil.


"nggak tau sil, tiba-tiba aja desi pingsan, sekarang kamu hubungi dokter bunga dan suruh cepat datang kemari"perintah bu nia.


"baik ma,"jawab sisil cepat.


Desi sudah sadar tapi dia tidak bisa bergerak sedikit pun.


"gini bu, anak ibu terkena cairan obat pelumpuh badan, sehingga anak ibu mengalami lumpu permanen,"ujar dokter bunga.


"apa dok? lumpuh permanen, apa anak saya nggak bisa di sembuh kan dok?"ujar ibu riki menangis.


"maaf bu, cairan yang masuk ke dalam tubuh anak ibu itu sangat berbahaya, akan sulit untuk menyembuhkan nya, kalo gitu saya permisi dulu"pamit dokter bunga.


"Aku nggak mau lumpuh bu, aku nggak mau bu,"teriak desi.


"kamu yang sabar des, lagi pula kenapa sih kamu bodoh kali, bukan nya kamu suntik kan ke ratna, malah kamu suntik kan ke tubuh kamu sendiri"ucap ibu riki.


"ibu pikir aku orang bodoh, nggak mungkin aku ngelakuin itu sama tubuh ku sendiri, aku tadi terpeleset karna nggak sengaja menginjak air yang ada di lantai kamar ratna,"ucap desi marah.


"maka nya, kalo kerja tu hati-hati dong des, kalo gini kan uang pengeluaran semakin banyak,"omel bu nia.


"diam, ini semua kan rencana ibu sama tante, pokok nya aku nggak mau tau, kalian harus cari dokter yang bagus buat nyembuhin aku,"teriak desi.

__ADS_1


"iya des, kamu yang tenang ya.pasti kita akan usahakan,"ucap ibu riki mengelus kepala desi.


Di tempat lain, galang,dirga beserta polisi sudah berhasil menangkap pelaku nya yang tak lain adalah geri.


"Apa maksud anda melakukan ini kepada istri ku hah? emang apa salah dia, jawab?"bentak.


"itu pantas istri mu dapatkan tuan galang yang terhormat,"ujar geri tertawa.karna tak senang dengan ucapan geri, galang pun langsung menghajar geri tampa ampun.


"sabar lang, kamu yang tenang,"ucap dirga menarik galang.


"tolong jangan buat keributan disini, dan untuk sodara geri, tolong jawab jujur apa penyebab anda melakukan tindakan ini"ucap polisi tersebut dengan tegas.


"aku hanya dendam kepada ratna pak, karna dia terlalu ikut campur dengan rumah tangga ku pak, coba ratna nggak menyebar vidio itu dulu mungkin sekarang aku sudah memiliki anak, dan aku rasa rumah tangga ku pun nggak akan hancur, tapi semua harapan ku sia-sia aku bercerai dengan istri ku sekaligus kehilangan calon anak ku"ucap geri menangis.


Dulu emang ratna menyebar vidio mesum geri dan rani, tapi itu semua gara-gara desi yang selalu mengganggu ratna, dan memfitnah nya, hingga ratna nekat melakukan itu,


"tapi itu kesalahan kamu sendiri bajingan,"ucap galang geram.


"saya minta dengan sangat kepada pak polisi, tolong kasih dia hukuman yang pantas,"


"dan untuk kamu bajingan, semoga kamu membusuk di dalam penjara ini,"ucap galang.


Setelah semua nya selesai galang dan geri pun langsung pergi, mereka berdua langsung menuju ke rumah sakit.


"oma, kok bunda nggak bangun-bangun sih?"tanya gibran polos.


"mungkin bunda nya masih capek sayang, maka nya sampe sekarang bunda masih tidur"ujar mami rosa sambil menahan tangis nya.


"bunda bangun dong, aku rindu sama bunda"ucap gibran mengelus pipi ratna.


"assalamualaikum,,!"ucap galang dan dirga.


"walaikumsalam,,!"sahut mami rosa dan yang lain nya.


"ayah,"ujar gibran.


"anak ayah, kenapa hmmm?gibran pengen apa? "ujar galang.

__ADS_1


"nggak ada ayah, aku cuman pengen bunda bangun, tapi kata oma bunda masih kecapean,maka nya bunda masih tidur,"ucap gibran sedih.


Hati galang sakit mendengar ucapan polos anak nya, dia juga bingung harus jawab apa.


__ADS_2