Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku

Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku
bab 34[pernikahan galang dan ratna di kampung ratna]


__ADS_3

"galang, gimana semua nya apa sudah siap?"tanyak mami rosa


"sudah mi"jawab galang


"bagus, jangan sampe ada yang kurang, biar kita nggak malu nanti kalo udah sampe ke kampung ratna"ucap mami rosa lagi


"assalamualaikum,,,!"ucap ratna dan lena


"walaikumsalam,,,!eh ratna udah datang rupa nya? kok nggak suruh galang sih buat jemput kamu nak?ucap mami rosa


"nggak papa kok mi, kan ada lena teman aku kesini,takut nya tadi pak galang lagi sibuk maka nya nggak minta jemput"ucap ratna sopan


"kalo gitu kita berangkat sekarang aja, takut nya nanti kita kemalaman di jalan"ucap papi haris


"mereka semua pun berangkat, galang ratna lena dan dirga satu mobil, sedang kan mami papi sama nenek galang satu mobil, di sopiri sama pak herman dan lain lagi dengan pengawal"


"sedangkan di rumah ratna, orang orang pada sibuk membantu keluarga ratna mempersiap kan acara nya"


"enak banget ya jadi buk lia, dapat menantu dari keluarga terpandang, udah gitu orang paling di segani lagi"ucap tetangga ratna


"betul itu buk,mana dekorasi pesta nya mewah lagi"sahut tetangga buk lia lagi


"pokok nya ratna beruntung lah buk"begitu lah ngosip para tetangga yang datang membantub



sebelum masuk ke dalam rumah ratna




tempat acara ijab kabul



tempat hidangan


"pak,gimana apa mereka udah berangkat?tanyak buk lia pada suami nya


"sudah buk, tadi bapak sudah telfon ratna, kata nya mereka sudah di jalan buk"jawab pak damar


"sekitar jam 19,00 ratna dan keluarga galang pun tiba di kampung ratna


"assalamualaikum buk"ucap ratna dan memeluk ibuk nya


"walakumsalam nak,"sahut orang tua ratna dan yang lain nya

__ADS_1


"silahkan buk, pak duduk dulu"ucap pak damar sopan


"iya pak, terimakasih"ujar orang tua galang dan mereka pun duduk di tempat yang udah di sediakan di rumah ratna


"silakan di minum dulu,mumpung masih hangat"ucap buk lia menuangkan minum nya untuk keluarga galang


"semua keluarga besar ratna dan galang sedang berkumpul sambil mengobrol ngobrol"


"ratna aku udah ngantuk banget ni,aku mau tidur kamar nya yang mana"tanyak lena sambil menguap


"astaga len, dari tadi juga kerjaan mu cuman tidur aja di mobil, apa masih kurang?"omel ratna, setelah berpamitan ratna pun mengantar lena ke dalam kamar nya


"buk lia, itu kami bawa oleh oleh tolong di bagikan aja sama warga sini"ucap mami rosa


"baik buk"ibuk nya ratna pun langsung membawa oleh oleh yang di maksud orang tua galang ke dapur untuk di bagi bagi,galang dan dirga pun membantu buk lia membagikan nya


"terimakasih ya nak, semoga pernikahan mu sama ratna besok berjalan dengan lancar"ucap tetangga buk lia pada galang


"amin, terimakasih buk atas doa nya"jawab galang sopan


"kalo teman mu yang itu,apa udah punya istri"sambung tetangga yang lain nya sambil menunjuk ke arah dirga


"husss nggak sopan buk, masa sama tamu nanyak gitu sih"


"yaudah buk, kami permisi dulu ya,mau gabung sama yang lain"pamit galang tersenyum


"kenapa ya ibuk tadi nanyak kek gitu? apa jangan jangan dia naksir lagi sama aku"ujar dirga pada galang


"kalo seandainya ibuk itu naksir sama kamu dir? emang kamu mau?"tanyak galang


"ya,nggak lah aku kan masih polos, sedangkan ibuk itu mungkin udah senior"ucap dirga tertawa


"di tempat lain sisil sedang menghilangkan stress nya dengan minum minum di sebuah hiburan malam"


"galang apa kurang nya aku? kenapa kamu lebih memilih janda itu di bandingan aku, kamu tau kan aku begitu mencintai mu"ucap sisil dengan keadaan mabuk


"hai,boleh aku temanin nona"ucap seorang pria yang datang tiba tiba


"galang, aku tau pasti kamu akan datang kesini, aku tau pasti kamu nggak serius sama perempuan itu kan? maka nya kamu temui aku disini iya kan? ucap sisil meracau karna terlalu banyak minum


"nona, sepertinya nona kebanyakan minum, dimana alamat nona biar saya antar kan?"tanyak pria itu


"aku nggak mau pulang galang, aku mau bersenang senang malam ini, bersama mu"ucap sisil memeluk pria itu


"tapi nona"


"plis galang, temani aku malam ini aja, aku janji akan menuruti semua keinginan mu"ucap sisil sambil meraba dada pria itu

__ADS_1


"baik lah nona, itu permintaan nona sendiri"ujar pria tersebut dan menuntun sisil menuju ke dalam sebuah kamar hotel


"mari nona kita bersenang senang malam ini"ucap nya dan mulai melancarkan aksi nya sementara sisil hanya pasrah


"ya ampun sisil kamu dimana nak? ini sudah larut malam"ucap buk nia panik karna putri nya belum pulang pulang,nomor sisil pun tak bisa di hubungi


"sementara di kamar hotel sisil udah tidak sadarkan diri, akibat pengaruh minuman dan kelelahan


"pagi hari semua sedang bersiap siap menyambut acara bahagia galang dan ratna"


"kamu cantik banget nak"ucap buk lia menatap putri nya dengan mata berkaca kaca


"loh kok ibuk nangis sih?tanyak ratna menghapus air mata ibuk nya


"ini tangis bahagia nak, akhir nya kamu menemukan kebahagiaan kamu juga"ucap buk lia tersenyum memeluk putri nya


"terdengar suara teriakan sah dari ruang tamu tempat galang mengucapkan ijab kabul, sekarang ratna sudah sah menjadi istri dari seorang bos


"selamat ya rat, akhir nya kamu resmi menjadi buk bos"ucap lena memeluk sahabat nya


"makasih ya len, aku doain semoga kamu dan pak dirga cepat nyusul"ucap ratna membalas pelukan lena


"ihhhh apaan si rat, aku kan sama pak dirga nggak ada hubungan apa apa, gimana mau nikah"ujar lena


"sudah sudah,sekarang kita keluar suami kamu udah nungguin nak"ucap buk lia menggandeng ratna keluar kamar


"ratna pun duduk di samping galang, selesai bertukar cincin tanda pengikat galang pun mencium kening ratna begitu pun sebaliknya ratna mencium tangan galang


"kedua orang tua galang dan ratna berganti memberi selamat dan nasehat


"selamat pak bos, akhir nya jadi juga belah duren"ucap dirga memeluk galang


"dasar nggak sopan,tapi makasih ya dir, semoga kamu juga cepat nyusul, jangan tunggu lama lama kalo suka langsung aja biar nggak keduluan sama orang"ujar galang


"iya pak dirga, aku dukung kok bapak sama lena"timpal ratna


"dirga salah tingkah mendengar ucapan ratna, aku kesana dulu ya mau gabung sama mereka"pamit dirga meninggal kan pengantin baru tersebut


"emang dirga sama lena ada hubungan apa sayang? tanyak galang pada ratna


"nggak tau juga pak, tapi yang aku lihat lihat kayak nya pak dirga suka deh sama lena"jawab ratna


"mulai sekarang aku nggak mau kamu panggil aku dengan sebutan bapak lagi, kita kan udah suami istri"ucap galang protes


"terus aku panggil apa dong? gimana kalo aku panggil mas aja?"ucap ratna


"baiklah sayang"ucap galang

__ADS_1


"tamu undangan pun silih berganti memberikan selamat pada galang dan ratna"


__ADS_2