
Ratna saat ini sedang berada di kantor bersama galang, mereka berdua begitu sibuk dengan pekerjaan masing-masing,sementara di depan parkir tak jauh dari mobil ratna ada dua orang laki-laki misterius yang sedang mengendap-ngedap mendekati mobil ratna.
Di rumah galang,mami rosa sedang membantu bik surti memasak untuk makan siang.
"lagi masak apa mi? wangi banget,"ucap lena yang baru datang ke dapur.
"lagi masak udang sambal sama sop danging nak"sahut mami rosa, saat sedang memotong-motong wortel,mami rosa nggak sengaja melukai tangan nya.
"awwww,!"ucap mami rosa.
"astaga mi, bentar ya mi aku aku ambilin obat dulu"ucap lena langsung berlari mencari kotak obat.
"kok bisa gini sih mi? mami lagi mikirin apa emang nya?"ucap lena sambil mengobati tangan mami rosa.
"nggak tau kenapa len, tiba-tiba perasaan mami nggak enak"ujar mami rosa.
"itu kan cuman perasaan mami aja, lebih baik sekarang mami istirahat aja ya, biar aku yang bantuin bik surti memesak"ucap lena.mami rosa hanya mengangguk dan langsung pergi.
"kayla tidur ya bu,"tanya mami rosa.
"nggak ros, coba kamu lihat mata nya terbuka apa tertutup"ucap nenek galang.
"terbuka bu"sahut mami rosa polos.
"kalo terbuka itu tanda nya kayla nggak tidur dong ros, itu tangan kamu kenapa?"
"nggak papa bu, cuman luka kecil tadi nggak sengaja kena tangan pas potong potong wortel"ujar mami rosa.
"oh, kirain daging yang untuk bikin sayur sop itu kurang ros, maka nya kamu potong tangan kamu,"ucap nenek galang tertawa.
"ibu ini, kalo kurang ya tinggal beli aja bu, ngapain harus potong tangan segala, ibu ada ada aja"ucap mami rosa kesal.
Sementara di sekolah gibran dari tadi udah nungguin bunda nya, tapi belum datang datang juga.
"Mas,aku pergi dulu ya jemput gibran sebentar"pamit ratna pada galang.
"iya sayang, kamu hati hati ya. maaf aku nggak bisa antar kamu, sebentar lagi aku sama dirga ada rapat penting"ucap galang.
"iya mas nggak papa kok, aku pergi dulu. assalamualaikum,"
"walaikumsalam, sayang."sahut galang.
"semoga aja gibran nggak marah karna aku telat menjemput dia"gumam ratna saat sudah berada di dalam mobil tampa pikir panjang ratna pun langsung melajukan mobil nya.
[halo bos, iya bos kami berhasil memotong kabel rem nya, dan sekarang target sudah keluar]ucap pria bertopeng tersebut.
[baik bos, kami yakin rencana ingin akan berhasil, baik sekarang juga kamu akan mengikuti nya]ucap nya lagi.
__ADS_1
"om, apa bunda nggak jadi ya jemput aku?"tanya gibran pada pengawal nya.
"sabar tuan muda, mungkin nyonya sedang dalam perjalanan,"ucap nya pada anak majikan nya tersebut.
Di dalam mobil ratna begitu panik, karna rem mobil nya tidak dapat berfungsi.
"astaga ya allah, kenapa tiba tiba seperti ini,"gumam ratna panik.karna sedang berada di jalan turunan ratna pun tidak dapat mengendalikan mobil nya, hingga terjadi lah kecelakaan yang tak di ingin kan.
"beres, lebih baik kita pergi dari sini sebelum ada orang yang melihat kita"ujar nya pada teman nya.
Tiba tiba gibran menangis dengan kuat.
"bunda,,!"teriak gibran.
"ada apa tuan muda? kenapa tuan muda menangis?"ucap pengawal nya kaget.
"om bunda, om"tangis gibran makin kuat.
"tenang tuan muda, lebih baik kita sekarang telfon nyonya,"ucap nya sambil menelfon ratna, tapi yang di telfon tidak menjawab sama sekali.
[halo, ada apa?]tanya galang karna ratna tindak menggangkat telfon nya jadi ia memutuskan menefon galang.
[hal tuan, maaf jika saya mengganggu tuan, saya cuman mau bilang kalo nyonya belum juga datang sampe sekarang, dan tuan muda pun tiba tiba menangis]
[baik, tunggu saya disana]
[baik tuan]sahut nya.
"kamu makan sendiri aja dir, aku mau jemput gibran ke sekolah"ucap galang panik.
"bukan nya gibran udah di jemput sama ratna lang"
"itu dia dir, sampe sekarang ratna belum sampe di sekolah gibran, hp nya pun nggak bisa di hubungi"ucap galang dan langsung pergi.
Selama di perjalanan galang nggak bisa tenang,jalan begitu macet hingga tidak ada satu pun kendaraan yang bisa lewat, mau putar baik pun percuma.
"sial, ada apa lagi sih ini"maki galang karna penasaran ia pun bertanya ke salah satu pengendara tersebut.
"maaf pak, ada kejadian apa ya depan? tidak biasa nya macet parah begini"ucap galang sopan.
"di depan ada orang kecelakaan mas,
Deg!
tiba tiba perasaan galang makin nggak karuan.
"korban nya perempuan apa laki laki pak?"tanya galang lagi.
__ADS_1
"perempuan mas, masi muda lagi"
galang pun langsung berlari ke tempat kejadian kecelakaan tersebut,dia ingin memastikan kalo dugaan nya salah.
"Ratna,,!"teriak galang begitu sampe dab melihat korban tersebut.
"bangun sayang, hei bangun"ucap galang menangis.
"maaf pak, apa bapak mengenal korban"tanya seorang petugas.
"dia istri ku pak, kenapa kalian semua cuman diam aja hah, tolong selamat istri ku"bentak galang.
tak berselang lama mobil yang di tugas kan dari rumah sakit pun sudah datang, galang langsung menggangkat tubuh ratna yang di penuhi dengan darah.
"kamu harus kuat sayang, gibran lagi nunggu kamu"ucap galang menangis.
[halo dir, tolong kamu jemput gibran, ratna kecelakaan dir, sekarang kami masih dalam perjalanan menuju ke rumah sakit]ucap galang dengan suarang orang menangis.
Setelah mendapat kabar dari galang, dirga langsung menuju kesekolah gibran, tak butuh waktu lama dirga pun sudah tiba.
"om, bunda kemana? kenapa bukan bunda yang jemput aku?"tanya gibran polos.
"bunda kamu lagi ada kerjaan sayang, jadi om yang menggantikan bunda untuk menjemput kamu, nggak papa kan ganteng"ucap dirga berbohong.
"iya om,"sahut gibran mata nya sudah bengkak akibat menangis tadi.
"assalamualaikum,,!"ucap dirga sambil menggendong gibran yang ketiduran.
"walaikumsalam,,!"sahut lena.
"loh mas,"
"ada apa sih mas, kok kamu panik gitu? dan tumben kamu yang jemput gibran biasa nya kan ratna"tanya lena.
"sekarang kita ke rumah sakit,?ucap dirga.
"ratna kecelakaan"timpal dirga lagi sebelum mami rosa bertanya.
"apa dir? terus gimana keadaan ratna dirga,"ucap nenek galang panik.
"aku belum tau nek, tadi galang yang kasih aku kabar"sahut dirga.
"bik surti,"panggil mami rosa.
"iya nyonya, ada apa?"tanya bik surti.
"tolong bibik jagain gibran ya, sekarang dia lagi tidur, kalo dia udah bangun bibik langsung kasih makan, kami mau ke rumah sakit bik. ratna kecelakaan bik"ucap mami rosa.
__ADS_1
"ya allah semoga non ratna baik baik aja, baik nyonya"sahut bik surti.
Semua keluarga galang pun berangkat ke rumah sakit.