
"riki benar benar terpuruk atas apa yang menimpa nya,selama ini dia begitu sayang dan menuruti permintaan keluarga nya,tapi kenyataan pahit harus ia terimah lagi,belum siap masalah nya dengan rani kini dia harus menerima masalah baru lagi"
"di rumah sakit masih terjadi keributan"
"dek, pikir kan sekali lagi, abang benar benar nggak ingin pisah sama adek"
"aku sudah berpikir seratus kali, aku tetap ingin kita pisah,bukan nya kamu senang karna jika kita pisah kamu bisa bersama dengan gundik mu itu"ucap desi menunjuk rani
"abang kan udah minta maaf, abang benar benar khilaf dek"sahut geri
"khilaf kok,sampe sampe tumbu benih sih"
"buk, tolong bujuk desi, aku tidak ingin pisah dari nya buk"ujar geri memohon pada mertua nya
"itu terserah desi, aku tidak bisa melarang nya, semua keputusan ada di tangan nya"
"geri pun terdiam karna bingung harus dengan cara apa lagi supaya desi tak menggugat nya"
"buk, kenapa ibuk berubah? bukan nya dulu ibuk bilang kalo ibuk udah mengganggap rani anak ibuk, dan ibuk sayang pada rani"ucap rani.
"itu dulu ran,tapi sekarang tidak,dulu aku kira kamu gadis baik baik, jadi aku menyayangi mu sama seperti anak aku sendiri, tapi setelah tau sifat asli kamu gimana, rasa sayang itu, kini berubah menjadi rasa benci"ucap ibuk
"tapi buk,
"kamu nggak dengar apa, ibuk barusan bilang apa? udah yuk buk, kita pergi dari sini, kita tinggal kan manusia manusia nggak tau diri ini"ucap desi menarik ibuk nya pergi
"gimana ini mas, apa yang harus kita lakukan? kok bisa ya mbak desi tau semua nya dari siapa coba"
"entah lah yang, aku juga bingung, belum lagi rencana kita berhasil tapi udah terbongkar duluan"ucap geri gusar
"betul mas,mana kita nggak punya uang sama sekali lagi, kita harus tinggal dimana coba? pokok nya mas harus cari tau siapa yang udah bongkar rahasia kita"
"iya sayang, sekarang kamu istirahat biar cepat pulih ya,aku akan cari cara buat merebut rekaman itu dari desi, agar kita masih bisa tetap tinggal di rumah itu"
"iya mas, kamu benar"
__ADS_1
"riki,maafin ibuk nak,gara gara ibuk kamu jadi tersiksa seperti ini"
"buk,apa salah ku? kenapa kalian tega lakuin ini sama aku,bukan kah selama ini aku selalu mengutamakan kalian,dan semua keinginan kalian selalu aku turuti,walapun itu harus menyakiti istri ku buk,tapi apa balasan kalian buk mbak"bentak riki
"ibuk menyesal nak,jika kamu ingin rujuk lagi dengan ratna, ibuk akan restui nak, asal kamu tidak membenci ibuk"ucap ibuk menangis
"ibuk pikir,dengan apa yang selama ini aku lakukan kepada ratna,dia bakalan dengan mudah memaafkan dan mau rujuk lagi buk? nggak buk, hati ratna udah terlalu sakit buk, udah terlalu banyak luka dan air mata yang dia rasakan, jadi menyesal pun tidak ada guna nya lagi, ini semua gara gara kalian buk mbak"teriak riki
"iya rik, mbak tau"
"kalo mbak tau kenapa mbak lakukan itu? aku menafkahi mbak dan suami mbak, sedangkan ratna tidak aku biarkan dia bekerja semetara aku suami nya bekerja,dan mbak malah fitnah dia, coba mbak yang ada di posisi dia apa mbak sanggup? gara gara hasutan kalian yang seharus nya aku bahagiain,malah aku sakiti"
"riki masuk ke kamar meninggalkan ibuk dan mbak nya"
"dek,kamu di mana sekarang mas rindu? maafin mas yang telah menyakiti dan mendua kan mu dek, mas mohon dek tolong kembali"gumam riki
"riki merenungi kelakuan nya terhadap ratna semasa menjadi istri nya dulu, ratna yang tidak banyak menuntut selalu patuh terhadap suami nya, sikap lemah lembut nya berubah menjadi dingin dan kasar setelah kedatangan rani dan kelakuan keluarga nya terhadap ratna, kini menyesal pun sudah tidak ada guna nya lagi"
"rat! gimana kerjaan nya kamu betah nggak?
"awas loh entar naksir lagi"goda lena
"naksir apaan,siapa juga yang mau sama bos dingin kek gitu,kalo ngomong nggak ada manis manis nya,selalu aja dingin dan datar maka nya nggak ada cewek yang mau dekat ama dia"ucap ratna
"lena pun baru menyadari kalo orang yang mereka bicara kan sudah berdiri tepat di belakang ratna, sementara ratna masih aja ngomel ngomel beda dengan lena yang suda menegang"
"ah,semoga aja bos galak itu nggak laku biar tau rasa,karna kasihan istri nya punya suami kayak es balok, dimana mana kan seorang Istri pengen punya suami yang romantis,dan suka memanjakan istri nya"ucap ratna panjang lebar
"aduh,mati kita ratna udah dong ngomel nya,apa kamu nggak sadar di belakang mu udah ada buaya yang siap menerkam"batin lena
"kamu kenapa sin len?kok keringatan gitu, padahalkan disini dingin len,woy kamu kenapa"tanyak ratna yang bingung melihat teman nya yang mandi keringat
"ehemmmmm"
"eh,pak galang"ucap ratna kikuk dan melotot kepada lena
__ADS_1
"ratna sari, sekarang juga kamu keruangan saya"ucap bos nya tersebut
"len! kok kamu nggak bilang sih kalo balok es itu disini? tamat lah aku len"ucap ratna lirih sambil berjalan dengan lesu
"salah sendiri, udah di kasih kode kagak ngerti ngerti juga,ratna semoga kamu selamat dari serangan buaya ganas itu"
"permisi pak,ada yang bisa saya bantu pak"ucap ratna gugup
"duduk"perintah garang
"b,,,, baik pak"sahut ratna pasrah dan duduk sesuai perintah bos nya
"kenapa kamu kelihatan gugup gitu? saya mau kamu ngomong seperti tadi waktu bersama lena"
"maksud bapak apa? emang saya ngomong apa pak"ujar ratna
"bukan nya tadi kamu lagi ngomongin saya?dan kamu juga tadi sebut nama saya apa? es balok"ucap galang dingin
"maaf pak,saya nggak sengaja, saya pikir bapak nggak dengar,saya benar benar minta maaf pak"ucap ratna menunduk
"saya tidak butuh maaf kamu,galang berjalan menuju tempat duduk ratna,saya mau kamu ajarin saya bagaimaa cara nya bersikap romantis,dan memanjakan pasangan nya, agar kelak saya bisa"ucap galang tegas
"maksud bapak apa? saya tidak mengerti sama sekali"ucap ratna dalam hati nya dia merutuki ke bodohan nya karna telah membicara kan bos nya sembarangan
"saya pengen kamu ajari saya bagaimana bersikap romantis"bisik gilang
"jantung ratna pun berdengup kencang,karna bisikan dari sang bos nya"
"sial,kenapa bibir nya mengoda sekali"batin galang apa lagi cara wajah mereka yang begitu dekat
"karna tidak tahan,galang pun langsung mencium bibir ratna,ratna terkejut karna mendapat serangan mendadak dan mencoba melepas kan dari tapi di tahan oleh galang"
"galang pun memperdalam ciuman nya,ratna pun hampir kehabisan napas,galang yang menyadari itu langsung melepas kan nya, ratna pun bernapas lega"
"anggap itu sebagai hukuman karna kamu telah membicarakan saya,dan jika saya mendengar nya lagi maka siap siap kamu akan saya hukum lebih dari itu"ucap galang dingin
__ADS_1
"baik pak,sekali lagi saya minta maaf saya ijin kembali keruagan saya pak"pamit ratna segera keluar ruangan bos nya