Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku

Hasutan Ibuk Mertua, Kepada Suami Ku
bab 25[bertemu orang tua galang]


__ADS_3

"karna hari ini adalah hari libur, lena dan ratna masih setia dengan mimpi nya masing masing padahal jam sudah menunjuk kan pukul 09.00 pagi"


"tok to tok,,,,,!"


"siapa sih? ganggu orang tidur aja udah tau lagi enak enak nya mimpi"gumam lena kesal


"krrreeeek"lena pun membuka pinta dan melihat siapa yang datang"


"woy, dasar kerbo jam segini masih aja tidur"


"apaan sih ras? ini kan hari libur jadi nggak masalah dong bangun jam berapan pun? kamu sendiri ngapain kesini pagi pagi, pasti mau ngajakin ngibah ya"


"sembarangan kalo ngomong, aku kesini tuh mau ngajakin salah satu dari kalian buat temanin aku ke pasar, aku mau beli ayam sekalian belanja bahan bahan lain nya, semua nya udah pada habis"


"tumben beli nya di pasar, biasa nya juga di tempat mbak ela itu pun ngutang, kalo kamu pengen makan ayam tuh ayam buk RT banyak, kamu tinggal ambil aja diam diam"


"emang teman nggak ada akhlak kamu ya len, masa kamu nyuruh aku buat nyolong ayam sih, kalo aku ketahuan gimana? terus aku di laporin gimana? udah sekarang buruan kamu mandi temani aku ke pasar"perintah laras


"iya bawel ah, emang teman kamu si wina kemana? kenapa nggak dia aja sih kamu ajak?"


"udah nanti aja aku ceritain soal dia, buruan aku tunggu"


"lena pun melangkah pasrah menuju kamar mandi"


"udah yuk buruan, tapi ada bayaran nya kan? aku udah rela meninggal kan mimpi indah ku demi menemani kamu ke pasar"


"iya lena kamu tenang aja, nanti aku traktir makan bubur ayam mpok yati"


"mereka berdua pun segera menuju pasar, meninggal kan ratna yang masih tertidur pulas"


"sekitar 30 menit mereka pun sampe di pasar tradisional"


"udah yuk len, kita ke tukang ayam dulu"ajak laras


"iya"jawab lena


"mau beli apa neng?"tanyak pedagang ayam tersebut


"mau beli ayam lah bang, masa mau beli kulkas"jawab lena


"ayam nya satu kilo ya bang, maaf ya bang soal nya teman saya belum makan,maka nya di marah marah"ucap laras


"iya neng nggak papa kok"sahut nya


"makasih ya bang"


"sama sama neng, bilangin sama teman nya sarapan dulu, biar nggak marah marah lagi"


"iya bang"jawab laras


"sekarang kita tinggal beli sayur dan bahan bahan lain nya"


"ayok buruan ras, aku udah lapar ni cacing aku udah pada demo"

__ADS_1


"iya yuk, ini tinggal dikit lagi"


"setelah selesai belanja semua yang di perlukan mereka singgah sebentar ke warung bubur ayam mpok yati, langganan mereka"


"mpok bubur nya dua ya"


"siap neng, mau makan disini apa bungkus?"


"makan disini aja mpok, soal nya udah lapar bsnget"


"ok neng sebentar mpok buatin dulu"


"pesanan pun datang, mereka berdua pun langsung menyantap nya,karna keliling pasar membuat mereka kelaparan"


"galang,jadi kan hari ini kamu membawa perempuan itu kesini?"tanyak mami rosa saat mereka sedang sarapan


"jadi mi, ini siap sarapan aku mau langsung jemput dia, tapi tunggu dirga datang dulu karna cuma dia yang tau kost nya ratna"jawab galang


"loh kamu gimana sih,masa rumah calon istri nya sendiri nggak tau sih"ucap papi


"tau ni pi, gini ni kalo kelamaan jomblo pasti kaku terhadap perempuan,jadi malu mau tanyak tanyak"


"bukan gitu mi, mami tau sendiri kan kalo di kantor banyak kali pekerjaan jadi nggak ada waktu buat nanyak nanyak, apa lagi untuk ngurus perempuan"jawab galang


"alasan aja, awas aja kalo nanti kamu udah menikah sama dia, kamu lebih mementing kan pekerjaan kamu daripada istri mu"ancam sang mami


"iya mi"jawab galang cepat karna nggak mau berdebat dengan mami nya


"hay papi, hay mami"sapa dirga yang tiba tiba muncul


"mami tau aja, kalo anak mami yang ganteng ini belum makan"ucap dirga


"ganteng dari mana coba? sampe sekarang aja kamu belum nikah juga"ujar papi haris mengejek dirga


"papi tenang aja, setelah galang selesai menikah, aku bakalan segera menyusul nya"sahut dirga


"benar? emang kamu udah punya calon? karna setau mami kamu itu nggak pernah dekat sama perempuan,kecuali sama galang"


"hehehe, belum ada sih mi, tapi ini lagi usaha kok mami sama papi doain aja ya"ucap dirga


"alah, siapa coba yang mau sama kamu, udah dingin terus kalo ngomong nggak pernah senyum, mana ada yang mau sama kamu"sahut galang nggak sadar diri


"kayak kamu nggak aja lang lang"ucap mami


"galang cuman senyum senyum aja mendengar ucapan sang mami"


"yaudah mi pi, kita berdua pamit dulu ya"pamit galang


"iya hati hati"jawab mami


"kamu yakin dir ini kost nya?"tanyak galang


"iya lang, yaudah yuk kita ke rumah nya"

__ADS_1


"tok tok tok,,, !


"iya sebentar"teriak ratna dan bergegas membuka pintu


"krrreeeekk"pintu pun terbuka


"galang dan dirga pun seketika mematung,melihat ratna yang membuka pintu yang hanya menggunakan taktop dan celana pendek"


"eh,pak gilang pak dirga, silakan masuk pak"ucap ratna


"siapa rat? tanyak lena dan menghampiri sahabat nya


"lena pun menyadari kenapa kedua bos nya, belum masuk juga dan membisik kan sesuatu ketelinga ratna"


"ratna pun langsung berlari menuju kamar karna malu"


"maaf ya pak,silahkan masuk"ucap lena sopan


"kedua nya pun hanya mengangguk dan langsung masuk,sementara lena pergi ke dapur membuat kan minum untuk bos nya"


"ratna pun keluar dari kamar setelah menggunakan baju, walaupun sebenar nya dia malu, tapi ratna berusaha bersikap biasa aja"


"ada apa ya pak? kok tumben orang bapak datang ke kost kami"tanyak ratna menghilang kan ke gugupan nya


"sementara galang menatap nya dengan tatapan yang sulit di artikan"


"silahkan di minum dulu pak"ucap lena yang tiba tiba datang membawa minum


"iya terimakasih kasih"jawab dirga dingin


"dasar manusia es,nggak bos nggak asisten nya sama sama kayak Kulkas,emak nya pada ngidam apa ya pas mengandung mereka"batin lena


"gini, ratna hari ini kamu ikut saya kerumah, karna mami dan papi ingin bertemu sama ku, dan ingin membahas soal kasus kita yang di cafe itu"ucap gilang langsung tampa basa basi


"tapi pak"


"udah rat kamu ikut aja, biar masalah nya cepat selesai"ucap lena


"baik lah pak, kalo gitu aku siap siap dulu"ujar ratna


"nggak usah kita langsung berangkat aja, nanti kita akan mampir ke salon"ucap galang


"ratna pun menggangguk pasrah karana percuma membantah pikir ratna


"yaudah kalo gitu, kami berdua pergi dulu"


"loh pak dirga nggak ikut?"tanyak lena heran


"nggak, dia akan tetap disini sampe saya mengantar ratna pulang nanti"


"galang dan ratna pun pergi meninggalkan lena dan galang berdua di dalam kost tersebut"


"seperti nya kamu nggak suka kalo saya disini, apa karna kamu takut kalo pacar kamu datang"tanyak dirga

__ADS_1


"nggak kok pak, lagi pula ngapain aku takut,karna pacar aja nggak punya"jawab lena


"tampa lena sadari dirga tersenyum mendengar jawaban nya"


__ADS_2