
"sejak kejadian di kantin waktu beberapa hari lalu,ratna menjadi tak tenang karna karywan semua membicaran kan nya"
"kamu kenapa sih rat? dari tadi aku lihat kamu mondar mandir mulu, udah kayak setrika aja"ucap lena
"aduh len, aku harus gimana coba? sejak kejadian di kantin itu, semua orang kantor pada ngomongin aku"ucap ratna
"kan apa aku bilang, kamu bakalan terkenal dalam waktu sekejap"ucap lena
"iihhhhh, kamu bukan nya kasih solusi malah ngeledek mulu"omel ratna
"sedangkan sinta merasa tak terima, karna dia sudah lama berusaha mendekati bos nya, jadi dia nggak mau kalah saing sama ratna"
"awas kamu ratna, pokok nya aku nggak bakalan biarin kamu dekati galang"gumam sinta
"eh sinta, kamu kenapa kok kelihatan kesal gitu"tanya laras
"nggak usah tanyak tanyak, aku lagi malas ngomong sama siapa pun"sahut sinta marah
"yeee, orang nanyak bagus bagus kok kamu marah sih"omel laras
"bodoh amat"desis sinta
"di tempat lain"
"des, ibuk mau kewarung dulu yah, ibuk mau belanja semua kebutuhan dapur udah habis"ucap ibuk
"iya buk"sahut desi
"eh, ada buk darmi toh, tumben ibuk yang belanja emang menantu ibuk kemana?"tanyak buk nuri
"menantu saya lagi pulang kampung buk, jadi terpaksa saya yang belanja"jawab ibuk darmi
"oh, kirain cerai lagi sama si riki, soal nya uda beberapa bulan saya nggak pernah lihat menantu ibuk"ucap buk nuri lagi
"buk, berapa semua nya?"tanyak buk darmi mengalih kan pembicaraan untuk menghindari pertanyaan tetangga nya"
"seratus dua puluh buk semua nya"sahut yang punya warung
"ini buk uang nya, kalo gitu saya duluan ibuk ibuk"pamit buk darmi
__ADS_1
"eh ibuk ibuk, seperti nya buk darmi lagi menghindar deh dari kita kita,kalian lihat sendiri kan tadi, buk darmi kayak gugup gitu"ucap buk nuri si ratu gosip
"iya buk,saya juga merasa begitu apa lagi buk nuri"sahut buk diah
"hus, nggak boleh gitu buk, siapa tau emang benar kalo menantu nya lagi pulang kampung"ucap buk tari
"masa, pulang kampung sampe berbulan bulan si buk"sahut buk nuri
"sudah sudah, nggak baik ngomongin orang"
"loh ibuk kenapa buk? pulang pulang kok wajah nya kesal gitu?"tanyak desi
"gimana ibuk nggak kesal des, ibuk ibuk tetangga kita pada ngomongin riki dan rani"ucap ibuk
"wajar lah buk, pasti mereka pada curiga karna nggak pernah lihat rani lagi di rumah"ucap desi
"yaudah kamu susun tuh belanjaan, ibuk mau istirahat bentar"perintah ibuk
"baik buk"sahut desi
"di lain tempat"
"menurut ku sih, lebih baik tuan bawah nona ratna menemui tuan besar dan nyonya, biar masalah nya cepat selesai apa lagi wartawan terus saja menggali kasus ini"
"kamu benar juga dir,iya cuman itu satu satu nya cara agar orang orang berhenti membahas soal itu"sahut galang
"akhir nya,selesai juga waktu nya kita pulang"teriak lena
"astaga lena, nggak usah teriak teriak napa"omel ratna
"tau ni si lena, ingat disini tu kantor bukan hutan lena pacar nya bang jali"sambung laras
"sembarang kamu ras, sejak kapan lena yang cantik nya melebihi bidadari pacaran sama bang jali"ucap lena lebay
"dasar lebay,udah yuk pulang nanti pagar nya di tutup lagi sama satpam rese itu"ucap laras
"setelah selesai berkemas mereka bertiga pun langsung keluar dari kantor untuk segera pulang ke kost nya"
"di kediaman keluarga wijaya semua keluarga sedang mengobrol ngobrol"
__ADS_1
"galang,kapan kamu akan membawa perempuan itu kesini? kamu tau sendiri kan,di luaran sana orang orang pada membicarakan kamu"ucap mami rosa
"iya mi, galang akan secepat nya membawa nya kesini"sahut galan
"pokok nya mami nggak mau tau, kalo besok kamu belum juga membawa nya kesini mami sendiri yang akan menemui nya di kantor kamu"sambung mami nya lagi
"galang, papi mau tanyak, kamu kenal sama gadis itu, udah berapa lama?"tanyak papi haris
"anu pi, sebenar nya galang udah kenal sama dia hampir satu tahun pi, tapi galang sama dia nggk ada hubungan apa apa kok pi"ucap galang gugup
"terus kalo kamu nggak kenal dia, kok bisa kalian melakukan itu di tempat umum, kalian juga ngaku akan menikah secepat nya"tanyak mami rosa
"itu cuma pura pura mi, aku cuman kasihan sama dia karna mantan suami nya terus mengganggu nya"jawab galang
"mantan suami?jadi dia udah pernah menikah lang"tanyak mami nya lagi
"udah mi, tapi pernikahan nya cuman bertahan satu tahun aja, karna ibuk dan sodara suami nya tidak menyukai dia, dan suami nya menikah lagi"ucap galang menjelas kan
"tapi tunggu dulu? sejak kapan seorang galang yang biasa nya bersikap dingin dan cuek tiba tiba jadi perhatian sama cewek,biasa nya juga paling anti sama cewek?"ucap mami rosa menggoda putra nya
"udah lah mi, galang mau ke kamar dulu ya"ucap galang cepat untuk menghindari pertanyaan mami nya
"pi, seperti nya putra kita mulai suka ni sama yang nama nya perempuan"ucap mami rosa
"iya mi, ya bagus lah akhir nya kita akan segera memiliki menantu juga"sahut papi haris
"iya pi, papi benar mami juga senang mendengar nya"
"kedua orang tua galang begitu bahagia,mengetahui putra nya sebentar lagi akan menikah"
"riki, mau sampe kapan kamu akan terus berharap sama ratna, kamu tau sendiri kan sebentar lagi dia akan menikah dengan seorang pengusaha terkenal di kota ini"ujar buk darmi
"iya buk aku tau, untuk itu aku lagi berusah lupain dia"ucap riki
"bagus lah,akhir nya kamu sadar juga, lagi pula nggak mungkin lah dia tetap mau sama kamu,sementara ada pengusaha yang mau sama dia kalo di banding kan sama kamu jauh beda lah"ucap buk darmi lagi
"terus gimana? soal tawaran ibuk kamu masih mau kan ibuk jodoh kan sama anak teman nya ibuk"sambung buk darmi lagi
"iya buk, semua nya terserah ibuk aja, aku akan nurut apa kata ibuk"ucap riki pasrah
__ADS_1
"buk darmi yang mendengar omongan riki pun begitu senang, keinginan nya untuk segera memiliki menantu lagi akan terujud"