Heii My Boy

Heii My Boy
CHAPTER 10#


__ADS_3

Suasana ruang kerja Bianca seketika diselimuti kesunyian ia dan Boy hanya duduk dengan saling memandang .


"Mmm maaf kalo aku datang tanpa memberi tahumu dulu , k-kau kau tidak la-lagi si-sibukkan??" kata Boy dengan terbata-bata


'Astaga kenapa aku gugup sekali dihadapan Bianca' batin Boy


"Dikit". Jawab Bianca datar mencoba menyembunyikan kegugupannya .


"Ngomong-ngomong ngapan kamu kesini??" tanya Bianca


"Mmm gini Bianca... Mmm aku aku aku mau minta maaf padamu".


Entah apa yang dipikirkan Bianca ia hanya menunduk tanpa menanggapi permintaan maaf dari Boy


"Aku tau aku salah , tidak seharusnya aku menciummu tanpa meminta izin dulu padamu tapi..!!!".


"Tapi??". Tanya Bianca


"Tapi...tapi aku sudah jatuh cinta padamu dan aku tak bisa mengendalikan diriku untuk...".


"Stop". Bianca menghentikan ucapan Boy , ia lalu berdiri lalu berkata


"Maaf aku sedang sibuk". Lalu beranjak pergi menuju meja kerjanya membelakangi Boy.


"Kalo begitu maaf telah mengganggu mu , aku permisi". Ucap Boy dengan nada sedih .


Boy yang hendak keluar sempat menengok Bianca , tapi Bianca tidak menoleh sekalipun .


Boy berharap Bianca mencegahnya untuk pergi , meski ia tau itu mustahil .

__ADS_1


Boy yang keluar dari ruangan Bianca dengan kepala tertunduk lesu tak memperhatikan bahwa sepasang mata tak terus memperhatikannya , seseorang itu tak ingin meganggu Boy . Ia hanya memandangnya dengan wajah yang sedikit bingung .


Tok tok tok lalu pintu ruangan Bianca terbuka , dengan nada yang sedikit lebih tinggi Bianca berkata


"Akukan sudah bilang aku sedang si.."


"Oohh maaf , maaf kalo mengganggumu!!". Ucap pria tersebut .


Pria tersebut adalah Deni , Deni Aditya anak pertama dari om Tomi kakak kandung dari mami Erika . Deni yang tinggal disingapore dan kesibukan mereka masing-masing membuat mereka jarang bertemu .


"Kak Deni". Teriak Bianca sambil berlari-lari kecil mendekati Deni yang masib berdiri didepan pintu


"Ya ampun kak Deni apa kabar??". Tanya Bianca senang yang seketika melupakan kekesalannya pada Boy .


"Aku kangen banget ma kakak , kakak kangen juga gak ama aku??? Gimana singapore??? Kakak nyebelin sangking sennengnya disana gak pernah ngabarin aku!!! Kakak tu..".


"Heiii Bi tarik nafas oke tarik nafas!!!!." sambil menarik nafas panjang mempraktekkan pada Bianca.


"Hehehe". Tawa Bianca


"Iya kakak juga kangen ma kamu". Dengan memeluk erat Bianca dan menggoyangkan badan mereka kekiri dan kekanan .


"Duuuh kak aku sesak nafas tau". Samb berusaha melepas pelukan Deni .


"Kakak tuh yang kebiasaan , kalk meluk erat banget . kakak mau apa aku mati kehabisan nafas". mendengus napas kesal .


"Hahahaha abis kakak kangen banget ama kamu". Sambil mencubit pipi Bianca .


Karena Bianca anak tunggal sangat dekat dengan para sepupunya terlebih lagi dengan Deni , Deni yang bersikap dewasa dan selalu melindungi Bianca membuat Bianca merasa nyaman dan aman berada didekat Deni .

__ADS_1


"Ehhh Hi tadi aku liat Boy kluar dari ruangan mu , apa yang dia lakukan disini???".


"Kak Deni kenal ama Boy???" tanya Bianca pula .


"Yeee kamu tuh yah kebiasaannya gak ngilang , slalu aja ngejawab pertanyaan dengan petanyaan juga".


"Iiihhh jawab dulu donk pertanyaan aku , baru aku jawab pertanyaan kakak!!!".


"Dia itukan anaknya om Erik , skligus teman SMA nya kakak dan juga kakak pernah sekost ma dia!!!". Jelas Deni.


"Om Erik??? Om Erik sahabat skaligus Dokter yang ngerawat papi aku dulu???


"Iya , emank kamu gak tau???". Tanya Deni


"Ini aku baru tau".


'Pantes nama belakang Boy sama ma om Erik' batin Bianca .


"Ngomong-ngomong pertanyaan aku kapan dijawabnya???."


"Hehehe lupa , Boy iti spikiater yang direkomendasiin ma om Tomi". Jawab Bianca


"Oooh gitu toh , trus ngapain dia kesini . Emank biasanya kamu konsultnya disini yah bukan dirumah sakit???". Tanya Deni


"Ya gitu deh". Ucap Bianca santai


Deni tak puas dengan jawaban Bianca , ia merasa ada yang Bianca sembunyikan darinya .


'Kalo emank cuma spikiater dan cuman konsult kok wajah Boy terlihat lesu gitu keluar dari sini??' ucap Deni dalam hati .

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA !!!


__ADS_2