Heii My Boy

Heii My Boy
CHAPTER 34


__ADS_3

"makasih mbak udah mau dengar ceritaku". ucap Sofia


"gak pa-pa kok , aku senang punya teman baru".


"kapan-kapan kita ngobrol lagi yuk". aja Bianca


"pasti mbak".


Mereka berduapun saling menukar nomor , setelah membawa Sofia ke rumah sakit Bianca pun mengantarnya pulang lalu pergi ke kantornya .


"huft untung aja gak ada meeting penting hari ini" gumam Bianca


Bianca pun melakukan aktifitas kerjanya , di sela-sela kesibukannya Leon menelpon .


"halo".


"hai Bianca".


"tumben nelpon siang gini , kenapa??"


"Lisa nih pengen ketemu ma kamu , katanya waktu makan malam di rumah kamu masakan kamu rasanya enak banget dan katanya pengen belajar masak ma kamu".


"boleh kok , dateng aja di rumah!! tapi aku cuman instruksikan yah , aku gak bisa bantuin masak".


"iya gak pa-pa!! yah udah entar malam aku akan nyuruh Lisa kesana".


"oke aku tunggu".


Bianca pun memutuskan sambungan telpon .


Setelah berbicara dengan Bianca , Leon memberi sebuah obat pada Lisa .


"berikan obat ini pada Bianca , ingat ia harus meminum obat ini".ucap Leon


"emank ini obat apa??".

__ADS_1


"itu hanya sebuah obat penguat kandungan , aku dengar kandungannya lemah tapi Bianca tak ingin meminum obat". dalih Leon


"baiklah , akan ku berikan".


Tanpa rasa curiga pada Leon , Lisa mengambil obat tersebut .


malam pun menjelang


ting tong


Suara bell rumah Bianca berbunyi nyaring


"hai Lis". sapa Bianca setelah membuka pintu


"hai mbak". ucap Lisa seranya cipika cipiki dengan Bianca


"masuk yuk".


"iya mbak".


"iya mbak , aku suka banget masakan mbak waktu itu!! makanya pengen belajar".


"tapi maaf aku cuman bisa ngeinstruksiin aja yah , soalnya selama ngidam aku gak bisa ciuma bau bumbu-bumbu gitu".


"iya mbak".


"yah udah , kita langsung ke dapur aja".


Merekapun menuju dapur , Bianca duduk di kursi meja makan sedangkan Lisa berada di depan kompor .


Bianca menginstruksikan bahan apa saja dan harus di apakan oleh Lisa .


Setelah masakan tersebut telah jadi , Lisa pun menyuruh Bianca menyicipinya , namun sebelum makanan tersebut ia berika pada Bianca ia mencampur obat yang di berikan oleh Leon ke dalam makanan tersebut .


"hmm enak banget". puji Bianca

__ADS_1


"bagus deh kalau emank enak".


"kamu pinter , sekali coba langsung bisa!! aku aja harus buat sampai berulang-ulang kali".


"mungkin karena instruksi mbak , jadi aku gampang buatnya".


Sebenarnya Lisa sangat pandai memasak , mendiang ibunya adalah seorang koki restoran di hotel bintang 5 dan keahliannya memasak menurun pada Lisa .


Setelah memastikan Bianca memakan obat tersebut Lisa pun pamit pulang .


"mbak aku pulang dulu yah".


"kok buru-buru??".


"hmm soalnya Leon , udah sejak tadi mengirimiku chat untuk datang ke tempatnya".


"cieee gak tahan amat kalau gak ketemu walau sebentar".


"ihh mbak , aku kan jadi malu".


"yah udah gih kamu pulang , entar yang ada aku kena semprot sama Leon karena nahan-nahan kamu pulang".


"kalau gitu aku permisi yah mbak , makasih karena udah ajarin".


"iya sama-sama".


Lisa pun keluat dari rumah Bianca , saat di perjalanan Lisa menelpon Leon untuk melapor bahwa tugasnya sudah selesai .


"maafin aku Bianca , tapi aku memang harus melakukan hal ini". ucap Leon pada diri sendiri .


(Kira-kira obat yang Leon kasih obat apa???)


SELAMAT MEMBACA


TOLONG LIKE AND KOMENTNYA , MAKASIH

__ADS_1


__ADS_2