
Mendengar penjelasan Leon Bianca merasa sedikit lega , namun Bianca tetap diam .
"aku tak hanya ingin menjadi temanmu tapi aku juga ingin berteman dengan suamimu!! kalau perlu aku akan menjelaskan pada suami mu bahwa aku sudah menghapus semua perasaan dan harapanku padamu".
"kau yakin??". Bianca tak percaya .
"sebenarnya ada seseorang yang membuatku sadar bahwa kau tak mungkin lagi ku miliki , dan dia juga sudah menggantikan posisimu di hatiku".
"benarkah??".
"aku serius!!".
Bianca kembali terdiam , 'akhirnya dia menyerah juga!! dan baguslah karena dia sudah mendapat seseorang yang dia cintai'. Batin Bianca .
"bagaimana?? yah ku pikir jika kita berteman tidak akan ada yang salah paham pada kita palagi jika suatu hari kita bertemu tanpa sengaja". Leon berusaha meyakinkan Bianca .
"kurasa kau ada benarnya juga , baiklah ku rasa juga sudah seharusnya kita berdua berteman!!! toh bahkan sebelum kita dulu pacaran kitakan memang hanya teman".
"friend??". Leon mengulurkan tangannya
"friend!!!". balas Bianca sambil menyambut tangan Leon .
'aku akan merebut hatimu kembali Bianca , seperti dulu sebelum aku menjadi kekasih mu aku mengawali kisah kita dari sebuah pertemanan'. ucap Leon dalam Hati .
Bianca tak tau alasan Leon sebenarnya berpura-pura menjadi temannya , Leon patut di beri penghargaan aktingnya sungguh sangat meyakinkan hingga Bianca yang teliti pun mampu ia kecoh .
__ADS_1
"jadi siapa dia??". tanya Bianca kini dengan nada santai .
'akhirnya kau berbicara dengan santai padaku!!' batin Leon sambil tersenyum senang .
"woiii ngapain sih senyam senyum sendiri??? di tanya dia itu siapa malah bengong!". ucap Bianca membuyarkan lamunan Leon .
"hehe sorry lagi inget dia jadi senyam senyum sendiri deh". Leon membuat alasan .
"huuu dasar orang yang lagi falling in love , di ajak ngomong malah bengong". ledek Bianca .
"jadi siapa si dia itu??". Bianca penasaran .
"iiihh kepo deh".
"ya elah ma temen pelit amat". Bianca kesal karena tak mendapat jawaban dari Leon .
"beneran yah kamu harua kenalin , aku penasaran tau!".
"iiihh bawel ih , nanti aku pasti kenalin!! tapi ngomong-ngomong bawelnya kamu tuh gak hilang-hilang yah". ucap Leon sambil tertawa .
'orang itu kamu Bianca dan hanya ada kamu di hati aku!! tidak akan ada yang bisa gantiin kamu'. batin Leon .
"biarin bawel toh emank cewek semuanya bawel , dari pada kamu narsis". Bianca mencibirkan lidahnya seperti anak kecil yang sedang meledek temannya .
"narsis dikit boleh lah". Leon menahan diri agar tak mebuat Bianca curiga padanya , Leon sangat gemas akan tingkah Bianca .
__ADS_1
"haaa dikit??? kamu tuh narsisnya kelewatan udah over tau gak!! haha". Bianca tertawa meledek Leon dan di sambut dengan tawa Leon .
Mereka berbincang-bincang sejenak sampai Bianca melirik jam yang melingkar di tangannya .
"ehhh aku balik dulu deh , udah lewat jam makan siang!!".
"kamu kan pemilik perusahaan terlambat dikit napa". Leon tak ingin mengakhiri pertemuannya dengan Bianca .
"sorry yah lain situ lain sini , aku mah gak bakalan ngenimpahin semua pekerjaan ke sekertaris aku!!".
"iya iya bu Bianca , yang baik hati , tidak sombong dan rajin menabung haha".
"garing".
"hahaha". Leon tertawa
"udah ahhh kalau ladenin kamu ngomong sebulan juga gak akan kelar , aku masih banyak dokumen yang harus baca dan tanda tangani jadi aku permisi dulu." Bianca mengambil tasnya .
"oke oke , aku juga mau balik ke kantor kalau gitu!! aku gak mau kalah".
Mereka pun berpisah Bianca kembali ke kantor , Leon yang sudah masuk ke mobilnya memandang Bianca .
"maafkan aku Bianca aku tak bermaksud ingin melihatmu sedih karena akan memisahkan mu dari suamimu , tapi aku tak bisa melihatmu bersama dan di miliki oleh orang lain!! kau hanya akan merasa sedih untuk sebentar saja , aku akan berubah menjadi obat kesedihanmu aku akan membuat mu tersenyum bahagia karena hanya aku yang bisa". ucap Leon sambil memandang punggung Bianca yang perlahan menghilang memasuki lobi kantor milik Bianca .
SELAMAT MEMBACA YAH !!!
__ADS_1
TOLONG LIKE AND KOMENTNYA YAH , MAKASIH !!