
FLASHBACK
Leon mendatangi sebuah rumah sakit besar di mana sahabatnya yang bernama Rendra bekerja .
"Ren kasih gue obat penggugur kandungan yang paling bagus" ucap Leon sambil menarik kursi di depan meja kerja Rendra
"sialan lo yon (Leon) , basa basi dulu kek!! tanya kabar dulu atau apa gitu , ini mah langsung pada intinya aja". Kesal Rendra
"gue butuh banget obat itu Ren , jadi gue gak bisa lama-lama basa basi ma lo sekarang".
"lo hamilin anak orang terus gak mau tanggung jawab yah??". Tanya Rendra penasaran
"anggap aja begitu!! cepetan kasih gue sekarang , yang paling bagus yah". Leon tak ingin Rendra bertanya lebih lama lagi
"setan tengik lo bro haha!!! mau enak tapi gak mau anak haha". Rendra tertawa meledek
"apa bedanya ma lo!!". Leon kesal dengan omelan Rendra
"oke-oke tunggu , gue ambilin dulu".Rendra tau Leon mulai kesal
Rendra pun membuka lemari kerjanya dan mengambil sebuah botol kaca berwarna coklat .
"lo tau kan yon obat ini ilegal , ini racikan gue sendiri".
"tapi ini amankan buat si ceweknya??? ini hanya berpengaruh sama janinnya kan??".
"tenang aja , udah gue uji kok".
"maksud lo??".
"gue udah nguji ke cewek yang gue hamilin!!! obat ini akan mulai bereaksi setelah sehari di minum , obat ini hanya merusak janinnya dan tak akan mengganggu sang ibu!!! dan 1 hal lagi , obat ini gak mempunyai bau apapun seperti layaknya obat pada umumnya jadi lo tenang aja". jelas Rendra
"lo yakin??". tanya Leon bimbang
"gue yakin 100%".
__ADS_1
"gue harus kasih berapa banyak??".
"berapa umur kandungannya??".
"sekitar 6 sampai 7 minggu".
"cukup berikan segini". Rendra memberikan sebuah bungkusan kecil pada Leon .
"thankz yah bro".
"no problem".
"ohh iya 1 lagi , bisa gak lo buatin surat medis palsu??".
"surat medis palsu??".
"iya , tentang nih cewek gak bisa hamil lagi!!!".
"boleh aja sih , tapi gimana kalau dia kerumah sakit lain??".
"oke , gue akan buatin!!! tunggu sebentar".
Rendra pun membuatkan surat medis palsu untuk Bianca , yang menyatakan bahwa ia tak akan bisa mengandung lagi setelah keguguran yang ia alami .
FLASHBACK SELESAI .
Setelah Lisa pulang , Boy pun pulang dari rumah sakit .
"hai sayang". sapa Boy yang duduk di samping Bianca yang duduk di sofa ruang tamu membaca majalah
"hai".
"Lisa tadi kemari??".
"iya".
__ADS_1
"jadi udah belajar masaknya??".
"udah sihh , tapi aneh deh".
"aneh kenapa??".
"aku ngerasa Lisa tuh jago banget deh masaknya , masa sekali coba langaung jadi bahkan jadinya enak banget".
"cukup aneh sih , kalau orang yang pertama kali belajar masak tapi langsung bisa".
"tapi kalau emank pura-pura gak tau maksudnya apa??".
"mungkin dia pengen dekat ma kamu , dan dia membuat alasan belajar masak sebagai alasan."
"bisa jadi sih".
"hmm ngomong-ngomong aku laper , dari semalam gak makan".
"lohh dari semalam?? bukannya kamu tadi pagi sarapan yah??".
"bukan laper itu??". Bissik Boy
Bianca tiba-tiba tersipu malu , kini ia mengerti apa maksud Suaminya tersebut .
Bianca dan Boy sudah 2 minggu tak melakukan hubungan intim , maklum hamil yang pertama kalinya jadi agak takut untuk berhubungan intim .
"tapi...."
"kata Wanda gak apa-apa , yang penting akunya gak terlalu bersemangat". Boy kembali berbisik di telinga Bianca yang membuat wajah Bianca semakin merona .
'astagaaa aku dan Boy sudah setengah tahun menikah , tapi aku masih merasa deg-degan ketika ia meminta jatah'. batin Bianca
SELAMAT MEMBACA
TOLONG LIKE AND KOMENTNYA , MAKASIH
__ADS_1