
Hari yang dinantikan Bianca dan Boy akhirnya tiba .
Bianca yang masih dirias semakin terlihat gugup , melihat kedua orang tuanya yang baru masuk dicermin .
Ia berusaha menyembunyikan kegugupannya dengan tersenyum kepada kedua orang tuanya , namun keduanya tau kalau putrinya sedang dilanda kegugupan yang besar .
"lihat deh pi Bianca cantik banget yah???". ucap Mami Erika .
"iya putri papi cantik banget!!!".
"siapa dulu donk maminya!".
"Bianca tuh mirip papi kali mi!!".
"enak aja!!! Bianca tuh mirip mami tau!!!". ucap mami Erika menantang .
Bianca tersenyum bahagia melihat perdebatan kedua orang tuanya , Papi Bryan Dan Mami Erika sengaja berdebat hanya untuk membantu Bianca melupakan kegugupannya .
"gak nyangka yah pi putri kita akan menikah hari ini!!!".
"iya perasaan baru kemarin Bianca main dipangkuan papi!! Bentar lagi Bianca akan pergi kerumah suaminya!!!".
Tiba-tiba suasana diruang rias berubah jadi haru , Bianca mengangkat tangannya kepada sang perias isyarat untuk berhenti meriasnya , Bianca lalu menghampiri kedua orang tuanya . Dengan berlinang air mata .
"Bianca akan tetap jadi putri kecil kesangan mami sama papi dan Bianca juga gak akan ninggalin kalian berdua kok!!!".
Tiba-tiba air mata mami Erika tumpah namun berusaha menyembunyikan wajahnya dari Bianca .
"mi , kok mami nangis sih??".
"mami gak nyangka kamu akhirnya menikah , mami fikir karena kesalahan mami dulu buat kamu...!!".
__ADS_1
Bianca memeluk mami Erika , yang membuat Mami Erika menghentikan kata-katanya .
"iiihhh mami nih yah bandel , Bianca marah nih!!!".
"kok marah sayang??". tanya papi yang juga meneteskan air mata .
"mami sih , aku kan udah bilang gak usah ungkit masa lalu lagi!! aku kan udah lupain hal itu!!".
"makasih sayang makasih karena gak buat mami menyesal seumur hidup mami , karena keegoisan mami dulu!!!".
"Duuhh om dan tante udah donk sedih-sedihannya riasan kakak ipar jadi rusak tuh". ucap Belinda yang tiba-tiba masuk .
Mereka langsung tertawa bahagia sambil menghapus air mata .
"ngomong-ngomong karena kak Bianca udah jadi kakak iparnya aku , aku boleh gak manggil om ma tante papi ama mami kayak kak Bianca???". ucap Belinda penuh harap .
"boleh tapi ada syaratnya!!!". ucap papi Bryan .
"kamu gak akan keberatan diperlakuin anak kecil sama mami dan papi!!". ucap mami Erika sambil memeluk Belinda .
"kalo yang itu sih emank maunya aku". jawab Belinda membalas pelukan mami Erika .
"duuuhh gawat aku punya saingan!!". ucap Bianca yang mengundang gelak tawa yang lain.
------------
Pernikahan berlangsung dengan khidmat , proses demi proses berlangsung dengan lancar . Dilanjut dengan pesta pernikahan yang sangat megah , maklum karena Bianca adalah anak tunggal orang tua Bianca menginginkan pesta pernikahan dibuat semegah mungkin .
Setelah pesta berakhir Bianca dan Boy kekamar hotel yang sudah ia booking untuk malam pertama mereka .
"duuh lelah banget". ucap Bianca sambil memijat-mijat kakinya , Bianca harus menggunakan sepatu hak tinggi selama hampir seharian penuh .
__ADS_1
"yah udah kamu mandi dulu , entar aku pijitin kaki kamu!!". ucap Boy sambil mengelus lembut pipi Bianca .
Bianca pun melangkah menuju kamar mandi .
"udah??". tanya Boy .
"hmmm". jawab Bianca
"okee sekarang aku yang mandi!".
drrrrt..drrrrt...
"suka gak hadiahnya???".
-Belinda Erlangga-
"hadiah kamu yang mana???
soalnya disink banyak banget".
-Kak Bianca-
"bungkusannya warna pink"
-Belinda Erlangga-
"ketemu , aku buka dulu yah".
-Kak Bianca-
SELAMAT MEMBACA !!!
__ADS_1
TOLONG DI LIKE YAH , MAKASIH !!!