Heii My Boy

Heii My Boy
CHAPTER 17#


__ADS_3

Hari yang dinantikan Bianca dan Boy akhirnya tiba .


Bianca yang masih dirias semakin terlihat gugup , melihat kedua orang tuanya yang baru masuk dicermin .


Ia berusaha menyembunyikan kegugupannya dengan tersenyum kepada kedua orang tuanya , namun keduanya tau kalau putrinya sedang dilanda kegugupan yang besar .


"lihat deh pi Bianca cantik banget yah???". ucap Mami Erika .


"iya putri papi cantik banget!!!".


"siapa dulu donk maminya!".


"Bianca tuh mirip papi kali mi!!".


"enak aja!!! Bianca tuh mirip mami tau!!!". ucap mami Erika menantang .


Bianca tersenyum bahagia melihat perdebatan kedua orang tuanya , Papi Bryan Dan Mami Erika sengaja berdebat hanya untuk membantu Bianca melupakan kegugupannya .


"gak nyangka yah pi putri kita akan menikah hari ini!!!".


"iya perasaan baru kemarin Bianca main dipangkuan papi!! Bentar lagi Bianca akan pergi kerumah suaminya!!!".


Tiba-tiba suasana diruang rias berubah jadi haru , Bianca mengangkat tangannya kepada sang perias isyarat untuk berhenti meriasnya , Bianca lalu menghampiri kedua orang tuanya . Dengan berlinang air mata .


"Bianca akan tetap jadi putri kecil kesangan mami sama papi dan Bianca juga gak akan ninggalin kalian berdua kok!!!".


Tiba-tiba air mata mami Erika tumpah namun berusaha menyembunyikan wajahnya dari Bianca .


"mi , kok mami nangis sih??".


"mami gak nyangka kamu akhirnya menikah , mami fikir karena kesalahan mami dulu buat kamu...!!".

__ADS_1


Bianca memeluk mami Erika , yang membuat Mami Erika menghentikan kata-katanya .


"iiihhh mami nih yah bandel , Bianca marah nih!!!".


"kok marah sayang??". tanya papi yang juga meneteskan air mata .


"mami sih , aku kan udah bilang gak usah ungkit masa lalu lagi!! aku kan udah lupain hal itu!!".


"makasih sayang makasih karena gak buat mami menyesal seumur hidup mami , karena keegoisan mami dulu!!!".


"Duuhh om dan tante udah donk sedih-sedihannya riasan kakak ipar jadi rusak tuh". ucap Belinda yang tiba-tiba masuk .


Mereka langsung tertawa bahagia sambil menghapus air mata .


"ngomong-ngomong karena kak Bianca udah jadi kakak iparnya aku , aku boleh gak manggil om ma tante papi ama mami kayak kak Bianca???". ucap Belinda penuh harap .


"boleh tapi ada syaratnya!!!". ucap papi Bryan .


"kamu gak akan keberatan diperlakuin anak kecil sama mami dan papi!!". ucap mami Erika sambil memeluk Belinda .


"kalo yang itu sih emank maunya aku". jawab Belinda membalas pelukan mami Erika .


"duuuhh gawat aku punya saingan!!". ucap Bianca yang mengundang gelak tawa yang lain.


------------


Pernikahan berlangsung dengan khidmat , proses demi proses berlangsung dengan lancar . Dilanjut dengan pesta pernikahan yang sangat megah , maklum karena Bianca adalah anak tunggal orang tua Bianca menginginkan pesta pernikahan dibuat semegah mungkin .


Setelah pesta berakhir Bianca dan Boy kekamar hotel yang sudah ia booking untuk malam pertama mereka .


"duuh lelah banget". ucap Bianca sambil memijat-mijat kakinya , Bianca harus menggunakan sepatu hak tinggi selama hampir seharian penuh .

__ADS_1


"yah udah kamu mandi dulu , entar aku pijitin kaki kamu!!". ucap Boy sambil mengelus lembut pipi Bianca .


Bianca pun melangkah menuju kamar mandi .


"udah??". tanya Boy .


"hmmm". jawab Bianca


"okee sekarang aku yang mandi!".


drrrrt..drrrrt...


"suka gak hadiahnya???".


-Belinda Erlangga-


"hadiah kamu yang mana???


soalnya disink banyak banget".


-Kak Bianca-


"bungkusannya warna pink"


-Belinda Erlangga-


"ketemu , aku buka dulu yah".


-Kak Bianca-


SELAMAT MEMBACA !!!

__ADS_1


TOLONG DI LIKE YAH , MAKASIH !!!


__ADS_2