Heii My Boy

Heii My Boy
CHAPTER 18#


__ADS_3

Mata Bianca terbelalak setelah membuka bungkusan hadiah yang Belinda berikan .


Wajah Bianca seketika memerah .


"kamu lagi apa babe??". tanya Boy yang membuat Bianca terkejut .


"gak kenapa-napa kok". Bianca salah tingkah , lalu masuk kekamar mandi .


"Bel kamu apa-apaan sih??


kok kamu kasi aku hadiah kayak gini!!".


-Kak Bianca-


"kan ini malam pertama kak Bianca ma kak Boy!!


buat yang berkesan sampai kak Boy gak ngelupain malam ini donk kak hahaha"


-Belinda Erlangga-


'Bener juga inikan malam pertama ku dan Boy' batin Bianca .


Wajah Bianca makin memerah , sambil melihat lagi gaun malam berwarna pink transparan .


'tapi ini sexy banget'. batin Bianca .


drrrrt..drrrrt...


"gak usah pake daleman kak agar makin... hahaha"


-Belinda Erlangga-

__ADS_1


"astaga nih anak kok bisa-bisanya ngomong kayam gini sih!!". kata Belinda . Jantung Bianca berdebar tak karuan .


tok tok tok ..


"babe kamu gak pa-pa kan?? kok kamu lama banget???". tanya Boy yang khawatir karena Bianca tak kunjung keluar dari kamar mandi .


Akhirnya Bianca pun memberanikan dirinya memakai gaun tidur tersebut tanpa menggunakan Bra .


Ia melangkah keluar , Boy yang melihat Bianca seketika membelalakkan matanya .


Bianca tak bergerak ia sangat malu dengan tatapan Boy .


Boy yang tau kalau Bianca sedang sangat malu perlahan mendekati Bianca , Boy kemudian menggendong Bianca menuju tempat tidur .


Boy membaringkan Bianca sejenak memandang Bianca yang sedang berkeringat dan bertanya .


"apa kau baik-baik saja??". tanya Boy


"iya , aku baik-baik saja!!". jawab Bianca .


Tangan Boy mulai memasuki baju Bianca , Boy memainkan ujung buah dada Bianca yang membuat Bianca mulai mendesah .


Hanyut akan setiap belaian Boy , Bianca tak sadar kapan Boy menurunkan satu-satunya pakaian dalam yang dipakai Bianca .


"aaakkkhhhh saaaakit!!". rintih Bianca , saat Boy mulai memasuki bagian dalam Bianca .


Boy memperlembut gerakannya agar Bianca tak kesakitan , Boy terus menciumi bibir Bianca dengan sesekali mencium selangkang leher Bianca dan juga mengigit kecil ujung dada Bianca .


Boy yang berusaha menahan diri kini tak mampu , setiap desahan yang Bianca keluarkan dari bibir manisnya memacu gairah Boy semakin meningkat .


Sedikit demi sedikit hentakkan Boy semakin diperkuat membuat desahan Bianca semakin keras .

__ADS_1


Boy menekan kedua paha Bianca agar semakin lebar , agar Boy bisa semakin mendalamkan dirinya memasuki Bianca .


Nafas mereka semakin tak beraturan , keringat mereka bercucuran sampai akhirnya mereka akhirnya mencapai puncak mereka bersamaan .


Bianca yang sangat lelah langsung tertidur dipelukan Boy .


------------


Sinar matahari yang masuk kedalam kamar mereka melalui celah-celah gorden , membangunkan Bianca .


Bianca memandang wajah Boy dan teringat akan malam panas yang ia dan Boy lakukan semalam membuat wajahnya memerah dan tersenyum malu .


"udah puas belum natapnya??". ucap Boy yang masih menutup matanya .


"siapa yang natap kamu!!". ucap Bianca bohong .


Boy langsung memeluk Bianca , Bianca terkejut saat kulitnya dan Boy bersentuhan .


"lepasin ihhh!".


"gak mau , kita tidur lagi aja!! hari ini kan kita cuti habisin hari diatas kasur aja!!!". ucap Boy semakin mempererat pelukannya .


"emank kamu gak laper??".


"aku bakalan laper , tapi lapernya bukan mau makan makanan!!".


"trus apa donk??". tanya Bianca bingung .


"aku maunya makan kamu!!!". jawab Boy lalu mencium bibir Bianca sambil memegang buah dada Bianca .


"ahhhh Boy aku ahhhh mu mandi". ucap Bianca sambil mendorong Boy kesamping lalu bangkit dari tempat tidur dengan selimut melilit ditubuhnya menuju kamar mandi .

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA !!!


TOLONG DI LIKE YAH , MAKASIH !!


__ADS_2