Heii My Boy

Heii My Boy
CHAPTER 32#


__ADS_3

"mas mas Boy bangun". panggil Bianca sambil mengguncang tubuh Boy .


"hmmm napa sih sayang??".


"aku mau makan ice cream".


Boy membangunkan tubuhnya dan menggosok-gosok matanya menatap jam di dinding .


"ya ampun sayang aku harus cari dimana ice cream jam segini??? ini baru jam 3 pagi".


"aku mau ice cream sekarang".


"sayang aku ngantuk banget , besok aja yah".


"ya udah".


Bianca turun dari tempat tidur mengambil jaket dan kunci mobil lalu keluar kamar .


Boy yang kembali tertidur tak melihat Bianca keluar dari rumah sendiri .


Bianca mencari di apps google alamat restoran yang buka 24 jam yang menyediakan ice cream coklat .


Setelah mendapatkan alamatnya Bianca pun segera berangkat .


2 jam kemudian Boy terbangun ia mencari sosok Bianca namun tak ia temukan .


"sayang kamu ada di kamar mandi??". panggil Boy sambil mengetuk pintu kamar mandi , namun tak ada jawaban .


Boy teringat akan keinginan Bianca , Boy dengan cepat memeriksa laci dan ternyata benar kunci mobil Bianca tak ada .

__ADS_1


Boy pun segera menyambar jaketnya lalu berlari keluar , ia mengemudikan mobilnya sambil melihat kanan dan kiri mencari Bianca .


"maaf sayang seharusnya aku pergi membelikanmu ice cream yang kau inginkan!! dasar kau sungguh bodoh Boy istrimu sedang hamil ia sedang mengidam dan kau tak memperdulikannya kau memang bodoh Boy". umpatnya pada diri sendiri sambil sesekali memukul kepalanya .


Sudah 3 jam Boy mencari Bianca namun tak ia temukan , Bianca juga tak mengangkat telponnya .


"aku takkan memaafkan diriku sendiri jika terjadi sesuatu padamu".


5 jam sudah berlalu namun tak kunjung Bianca ia temukan , dengan lesu dan hati yang penuh kekhawatiran Boy pun pulang .


Saat melangkah masuk kedalam rumah , betapa terkejutnya ia menemukan Bianca dengan baju bersimbah darah dan tergeletak di sofa .


"sayang!!" teriak Boy dengan mata berkaca-kaca "Bianca apa yang terjadi sama kamu?? sayang ku mohon bangun hiks hiks Bianca bangunlah hiks hiks". tangis Boy pecah ia begitu histeris mendapati istrinya memejamkan mata dan bersimbah darah .


"mas Boy kenapa sih , berisik deh gangguin orang tidur aja". ucap Bianca sambil mengusap matanya .


"ya iya emank kalau bukan tidur terus apa??".


"tapi baju kamar banyak darah".


"ohh tadi pas udah makan ice cream aku liat ibu-ibu yang mau melahirkan , karena katanya gak kuat berdiri aku dan 1 orang ibu lagi membantunya melahirkan!!! terus aku ngedekap si bayi karena gak ada handuk , jadi kena deh baju aku".


"haaaa syukurlah!!! tapi kenapa kau gak bilang mau keluar rumah??? tau gak aku nyariin kamu selama 5 jam".


"aku kan udah bangunin mas tadi , mas nya aja tuh dasar emank gak peduli ma aku dan anak kita!!".


"bukan gitu sayang , emank gak bisa apa agak siangan dikit nyarinya".


"emank maunya aku?? itu tuh maunya anak kita".

__ADS_1


"iya deh sayang iya , aku minta maaf!! aku gak akan ngulangin lagi , aku bakalan nurutin yang kamu mau".


"bener??".


"iya".


"janji gak akan nolak dan gak akan protes??".


"iya aku janji".


"kalau gitu bawain aku cowok korea , harus cowok korea asli".


"apa?? kamu gak salah??".


"gak , dan satu lagi aku mau cowok korea itu botak".


"haaaa sayang aku harus nyari dimana??".


"yah di korea lah dimana lagi".


Bianca tersenyum melihat Boy kebingungan , tak bisa menahan Bianca pun tertawa terbahak-bahak .


"sayang kamu ngerjain aku yah??".


"hahaha emank enak aku kerjain bleeee". Bianca menjulurkan lidahnya mengejek Boy yang tampak bodoh di kerjai olehnya .


SELAMAT MEMBACA


TOLONG LIKE AND KOMENTNYA YAH , MAKASIH

__ADS_1


__ADS_2