
senyum bahagia menghiasi wajah Boy mewarnai pagi cerah hari ini , ia mengingat lagi kejadian semalam yang di lakukannya bersama Bianca di dalam mobil . yang membuat janji makan malamnya akhirnya batal , dan membatalkan reservasi yang sudah dipesan di sebuah restoran .
Boy tenggelam dalam lamunannya hingga saat ia melirik pada jam yang menunjukkan pukul 08:30 AM .
"yaa ampun aku sampai lupa membangunkan Bianca". Boy memukul jidatnya .
"Sayang" Boy menggoyang-goyangkan tubuh Bianca
"sayang ayo cepat bangun , heii Bianca Sayang... kamu gak pergi ke kantor?? Boy terus mengguncang tubuh Bianca .
"Duuuh Boy aku masih mau tidur 5 menit lagi okey , aku masih ngantuk aku capek banget". keluh Bianca yang masih memejamkan matanya .
"gimana kamu gak capekk coba' , semalam kamunya kayak singa betina yang lagi kelaperran!!". ledek Boy
"iihh berisik banget siih!!". Bianca menutup wajahnya dengan selimut .
"tapi sayang , Bukannya kamu bilang kalau kamu akan ada rapat penting hari ini?? Boy mengingatkan .
Bianca sontak terkejut lalu membuka matanya dan menendang selimutnya .
"ya ampun aku lupa". Bianca pun bangun dengan tergesa-gesa lalu berlari menuju kamar mandi .
Brakkk
Suara gaduh terdengar dari dalam kamar mandi , Boy yang mendengar suara gaduh tersebut terkejut . Ia lalu berlari mendekati pintu kamar mandi .
"sayang apa yang terjadi di didalam?? kau tak apa-apa kan?? teriak Boy khawatir dari luar kamar mandi sambil mengetuk-ngetuk pintu .
"gak apa-apa kok sayang , aku hanya gak sengaja menabrak dan menjatuhkan semua peralatan mandi yang di rak!!". Jawab Bianca .
__ADS_1
Mendengar jawaban Bianca , Boy menghela nafas lega .
"gak usah dihirauin , aku yang akan beresin nanti!! kamu cepetan mandi gih , aku akan buatin kamu sarapan". ucap Boy
"oke". balas Binca
"oh iya sayang , kamu mau sarapan apa??". tanya Boy
"sandwich aja praktis". jawab Bianca
"siap". Boy pun bergegas keluar kamar menuju dapur .
Tak butuh waktu lama Sandwich dan kopi capuccino ala Boy pun sudah siap .
"sayang Sandwich sama kopinya udah siap". teriak Boy dari meja makan yang berada tak jauh dari dapur .
"iya aku turun". jawab Bianca setengah teriak .
"awas". Teriak Boy pada Bianca .
Untungnya Bianca dapat mengimbangi dirinya dan tak sampai terjatuh .
Bianca berjalan menuju Boy sambil memakai sepatu pentofelnya yang berhak 7 cm , kemudian menyeruput kopinya .
"awas masih panas". cegah Boy
Namun Bianca tak memperdulikan ucapan Boy , ia tetap meminum kopinya meski terlihat kepnasanan .
"sayang kamu pelan-pelan dikit kenapa sih!!".
__ADS_1
Setelah menyeruput kopinya sedikit ia menyambar satu sandwich lalu pergi .
"aku berangkat". kata Bianca tanpa menoleh pada Boy .
"hati-hati". Teriak Boy
"astaga istri ku ini memang benar-benar ceroboh!!". ucap Boy sambil menggeleng-gelengkan kepalanya .
Asik memakan Sandwichnya sambil menatap layar ponsel Boy tak sadar Bianca kembali .
cuuupp
Satu ciuman mesra mendarat di pipi Boy .
"sorry sayang , morning kissnya tadi lupa!!". Bianca tersenyum .
"aku sekarang beneran berangkat , aku udah telat!". Bianca berlari-lari kecil .
"daah sayang , love you".
"love you more". teriak Boy sambil tertawa melihat tingkah laku Bianca yang menurutnya mengemaskan .
"imutnya istriku".
Bianca mengendarai mobilnya agak ngebut , ia sudah berapa kali hampir menabrak mobil yang ada di hadapannya .
Ia akhirnya sampai dikantor dengan selamat , Bianca merapikan pakaiannya sebelum turun dari mobil agak tak kelihatan berantakan dihadapan karyawannya .
SELAMAT MEMBACA !!
__ADS_1
TOLONG LIKE AND COMENTNYA YAH , MAKASIH !!