Heii My Boy

Heii My Boy
CHAPTER 4#


__ADS_3

"Kecemasan di sini mencakup empat aspek yang dapat dialami oleh penderita, yaitu kebimbangan, ketegangan, gejala fisik, dan kecemasan disosiatif. Gangguan kecemasan dibagi menjadi kecemasan umum, fobia, dan gangguan kepanikan, dengan masing-masing memiliki karakteristik dan gejala yang berbeda, yang membutuhkan perawatan berbeda pula" Boy menjelaskan


"Hmmm" angguk Bianca malas .


'Udah tau kali' ucap Bianca dalam hati .


"Kita akan memasuki sesi pertama , dengan menceritakan kejadian yang kau alami hingga membuat mu menderita gangguan kecemasan . dan gejala apa yang terjadi padamu ketika kau mengalamj episode tersebut (episode istilah kedokteran ketika pasien mengalami atau kambuh) , agar aku bisa tau kau termasuk dalam aspek dan kateristik gangguan kecemasan yang mana .!!" lanjut Boy .


Meski agak ragu , akhirnya Bianca pun menceritakan perihal perselingkuhan maminya yang ia saksikan secara langsung .


Mendengar cerita dari Bianca akhirnya Boy mengerti kenapa Bianca mengalami kecemasan yang bersangkutan dengan sentuhan bersama pria .


"Oke kalo gitu aku akan memberimu jadwal temu untuk sesi-sesi berikutnya , sekaligus memberi diagnosa ku .


"Oke" jawab Bianca dengan wajah tanpa ekspresi lalu berbalik dan keluar dari ruangan Boy .


Melihat tingkah Bianca , Boy heran dan berkata "nih cewek hatinya udah beku kali yah , basa basi kek ngomong makasih gitu . ini enggak malah nyelonong keluar gitu aja , cantik-cantik dinginnya kok kayak kulkas" ucap Boy pada dirinya sendiri .


 


Setelah pulang dari rumah sakit Bianca langsung kekantor .

__ADS_1


Diperjalanan lagu 'STAY WITH ME' yang dinyanyikan oleh chanyeol dan punch terdengar dari ponsel Bianca tanda sebuah telpon masuk diponselnya , maklum nona cantik yang satu ini suka banget ma yang namanya korea .


"Iya mi" jawab Bianca


"Kamu udah ketemu sama dokternya sayang.?" tanya Mami Erika


"Udah kok mi , aku udah ngatur jadwal temu untuk sesi-berikutnya"


"Mami senneng dengernya sayang , akhirnya kamu mau juga ."


"Hmm" jawab Bianca


"Tapi kali ini kamu harus serius yah sayang , jangan kayak dulu di spikiater kamu sebelumnya . lakuin ini demi kamu , demi masa depan kamu.!"


"Iya sayang mami tau , makasih yah mami sayang banget ama kamu anak mami yang cantik" senyum mami Erika diiringi tetesan air mata bahagia .


"Mi udahan dulu yah soalnya aku lagi dijalan mau kekantor .!!"


"Ooh iya sayang , inget meskipun dikantor banyak kerjaan kamu jangan lupa makan . bentar lagi udah waktunya makan siang."


"Siiip mi , love u mi."

__ADS_1


"Love u too my princess." , Bianca tersenyum lalu mematikan ponselnya .


Sesampainya dikantor , Rina sekertaris dari Bianca sudah menunggu Bianca dengan beberapa dokumen yang harua ditanda tangani olehnya .


"Bu ini dokumen yang harus ibu tanda tangani" kata Rina sambil menyodorkan beberapa map dimeja kerja Bianca .


Bianca membuka map memeriksanya secara teliti lalu menanda tangani dokumen tersebut lalu memberikannya kembali pada Rina .


"Rin dokumen dan kontrak yang akan diteken dengan partner bisnis kita diparis udah selesai.??" tanya Bianca


"Udah Bu , maaf permisi saya akan ambilkan dulu" jawab  Rina


Lalu Rina keluar dan kembali lagi dengan beberapa map baru ditangannya .


"Ini Bu" sambil memberikannya pada Bianca .


Bianca membacanya dengan seksama sambil menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan isi kontrak tersebut .


"Oke besok lusa kita akan pergi keparis" .


 

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA !!!


TOLONG DI VOTE YAH , MAKASIH . !!!


__ADS_2