Heii My Boy

Heii My Boy
CHAPTER 33


__ADS_3

❤❤❤❤❤❤


Mendengar kabar kehamilan Bianca , Leon begitu geram .


Namun ia tak menyerah , ia masih tetap menginginkan Bianca menjadi miliknya .


Leon sudah mengubah rasa cintanya menjadi obsesi pada Bianca .


------


Seperti biasa Bianca sudah siap berangkat ke kantor , namun sebelum itu Bianca pergi ia akan memasakkan Boy sarapan .


"hoekkk ... hoekkk". Bianca terus muntah mencium aroma bumbu masakan .


"sayang kamu kenapa??". tanya Boy


"aku mual banget rasanya nyium aroma bumbu-bumbu ini".


"kalau gitu kamu gak usah masak".


"tapi kamukan harus sarapan sebelum ke rumah sakit".


"sayang bentar lagikan Bi Sumi kan datang , dan kalau emank gak sempet pasti aku akan sarapan di kantin rumah sakit".


"ya udah kalau emank kayak gitu".


"yah udah sana gih kamu ke kantor , ingat jangan terlalu capek dan jangan lupa makan siang".


"iya suamiku".


"istriku emank penurut , kadang-kadang".


"dasar". Bianca mencubit pinggang Boy


"sayang kamu lagi godain aku yah pagi-pagi".


"haaa siapa juga coba yang godain".


"tuh tadi kamu nyolekk pinggang aku".

__ADS_1


"bedain cubit ama colek".


"bagi aku cubitan kamu sama aja kayak colekan".


"huu genitnya mulai!! udah ah kalau ladenin kamu gak akan kelar-kelar".


"haha".


"dah sayang cupp". Bianca mengecup singkat bibir Boy


"dah".


-----------


Saat perjalanan ke kantor tak sengaja Bianca hampir menabrak seorang wanita .


ckitttt


Bianca menginjak rem dengan kuat .


"ya ampun apa yang dia lakukan menyebrang seperti itu".


"kau tak apa???".


"iya aku tak apa". ucap wanita itu sayu


"haa liat tanganmu berdarah , aku akan membawamu ke rumah sakit".


"tidak perlu".


"tapi...".


'sepertinya wanita ini sedang ada masalah' batin Bianca


"maaf aku tau kau sedang ada masalah dan itu urusanmu , tapi sekarang kau sedang mengalami luka dan itu karena ku jadi biarkan aku mengantarmu ke rumah sakit setelah itu lakukan apapun yang kau inginkan". Bianca memaksa wanita itu yang terlihat enggan pergi ke rumah sakit untuk mengobati lukanya .


Bianca membawa wanita itu masuk ke dalam mobilnya dan ia pun membawanya ke rumah sakit terdekat .


'sebaiknya aku membawa wanita ini ke rumah sakit lain , karena jika mas Boy mengetahui kejadian ini mas Boy pasti sangat khawatir dan dia tidak akan mengizinkanku bekerja'. batin Bianca

__ADS_1


Saat di perjalanan Bianca melirik wanita itu beberapa kali , sebenarnya Bianca sangat penasaran kenapa wanita itu dan apa yang membuatnya menjadi seperti orang linglung .


Namun Bianca mengurungkan niatnya .


'Bianca jangan mencampuri urusan orang lain , simpan rasa penasaran mu itu'. ucapnya Dalam hati


Wanita itu sadar jika Bianca terus meliriknya dengan wajah penasaran .


"nama saya Sofia , maaf sudah membuat mbak repot". Sofia membuka suara .


"nama saya Bianca , tidak apa-apa".


"pasti mbak penasaran kenapa saya terlihat seperti ini".


"hehe sebenarnya sih iya".


"saya dan suami saya akan segera bercerai".


"kenapa??".


"karena saya mandul , saya gak bisa memberikan suami saya keturunan yang sangat ia dambakan". ucap Sofia berlinang air mata


Bianca menepikan mobilnya .


"hanya karena itu?? apa dia gak tau kalau juga tersiksa karena tak bisa mengandung??". Bianca geram mendengar cerita Sofia .


"bukan hanya tak mengerti perasaan saya , dia bahkan memberikan pilihan!! jika aku tak ingin bercerai darinya maka aku harus merestuinya untuk menikah kembali".


"kenapa suamimu begitu kejam??".


"begitulah sebagian orang mbak , mereka kadang tak punya hati nurani".


"lalu apa kau akan bercerai atau merestuinya menikah kembali??".


"sebenarnya aku ingin bercerai tapi apakah setelah berpisah dengannya masih ada pria yang ingin hidup bersamaku?? dengan wanita mandul sepertiku?? tapi jika aku merestui pernikahan kedua suamiku apakah aku akan merasa tenang?? apakah aku juga akan tetap di perlakukan selayaknya istri olehnya?? aku bingung banget mbak". Tangis Sofia pecah , Bianca tak tau harus bagaimana ia hanya memeluk Sofia agar tenang .


SELAMAT MEMBACA


TOLONG LIKE AND KOMENTNYA , MAKASIH

__ADS_1


❤❤❤❤❤❤


__ADS_2