
Boy dan Bianca benar-benar marah mendengar semua perbuatan Leon .
Namun demi mengumpulkan bukti mereka berdua tetap bersikap baik terhadap Leon .
Lisa sebagai mata-mata setiap gerakan Leon di laporkan pada Boy dan Bianca agar merekaa bisa waspada .
Boy dan Bianca merasa sangat kagum dengan setiap akting yang Leon lakukan .
Seiring waktu Lisa yang sering terlibat dengan setiap akting Leon mulai jatuh cinta pada Leon .
Tanpa sadar Leon mulai terbiasa dengan kehadiran Lisa namun ia mempungkiri perasaannya tersebut , dan tetap fokus ingin merebut Bianca .
Di saat Leon berkunjung di rumah Bianca tanpa kehadiran Lisa sedikit merasa aneh , dan mulai memikirkan Lisa dengan senyuman manisnya .
"masa iya sih aku menyukai Lisa , tidak itu tidak mungkin yang aku cintai adalah Bianca dan itu tak akan pernah berubah!!". tegas Leon sambil menggeleng-gelengkan kepalanya .
Boy dan Bianca secara tak sengaja mendengar ucapan Leon yang saat itu memang sedang berada di dekatnya .
"Lisa kok gak dateng Yon??". tanya Bianca
"dia sedang ada urusan!!".
"ohh gitu!! so ada apa kamu kesini tanpa ngasih kabar??".
"gak pa-pa cuman pengen ngejenguk kamu ma Boy aja". dalih Leon
"oh". Bianca mengangguk dengan melirik ke arah Boy .
"kalau gitu kalian ngobrol dulu yah , aku mau buatin kalian minum dulu".
Bianca pun meninggalkan Boy dan Leon di ruang tamu , saat di dapur ia mengirimkan chat kepada Lisa .
"kamu dimana??".
-Bianca-
"aku ada urusan mbak , kenapa??".
__ADS_1
-Lisa-
"Leon ada disini".
-Bianca-
"oh ya , maaf dia gak ngasih tau mau kesana jadi aku gak kabrin mbak".
-Lisa-
"gak apa-apa , ngomong-ngomong aku boleh nanya sesuatu gak??".
-Bianca-
"mau nanya apa mbak?".
-Lisa-
"gimana hubungan antara kamu dan Leon".
-Bianca-
"yah kan mbak tau kalau aku hanya pacar palsunya Leon".
-Lisa-
"kamu jujur aja ma aku Lis".
-Bianca-
"boleh gak aku ngomong langsung aja mbak??".
-Lisa-
"yah udah kalau urusan kamu udah selesai kamu kesini aja".
-Bianca-
__ADS_1
"makasih mbak".
-Lisa-
Setelah selesai chattingan dengan Lisa , Bianca pun kembali keruang tamu untuk membawakan minuman untuk Leon dan Boy .
Namun ternyata Leon sudah pulang .
"Leon mana??".
"udah pulang".
"dia cerita apa aja??".
"biasalah basa basi".
"kamu ngerasa ada yang aneh gak ma Leon dan Lisa??".
"gitu deh!!! sepertinya mereka berdua punya perasaan yang sama tapi gak tau mereka nyadar atau gak!!".
"gimana kalau kita buat mereka bersama".
"kamu mau bantuin Leon yang udah nyelakain kamu sampai-sampai kita kehilangan bayi kita??". tanya Boy yang tak percaya akan apa yang baru saja ia dengar dari Bianca .
"aku emank gak akan maafin dia , aku akan meminta pertanggung jawaban dia!!! tapi setidaknya jika kita membuat dia dan Lisa bisa bersama kemungkinan terbesar dia gak akan lagi gangguin hubungan kita". Bianca mencoba meyakinkan Boy yang merasa keberatan akan idenya .
"haaa yah udah kalau emank menurut kamu itu yang terbaik , aku ikut aja ama maumu". ucap Boy pasrah
"makasih sayang udah mau ngertiin aku".
"tapi inget jangan terlalu deket ma Leon , aku takut kamu bisa di celakain lagi".
"iya sayang , aku janji tiap hal yang akan aku lakuin akan minta izin dari kamu dulu".
Boypun memeluk Bianca lalu mencium keningnya .
SELAMAT MEMBACA
__ADS_1
TOLONG LIKE AND KOMENTNYA , MAKASIH