
Ting tong
Suara bel terdengar nyaring .
"sayang sepertinya itu Leon deh". teriak Bianca .
Boy pun melangkah cepat untuk membukakan pintu .
ceklekk
Boy membuka knop pintu dan melihat Leon bersama seorang wanita yang menggandeng mesra tangannya .
"silahkan masuk". Boy mempersilahkan Leon dan kekasihnya masuk , dan mempersilahkan mereka duduk .
Tak lama kemudian Bianca pun datang .
"babe kenalin ini sahabat aku sejak SMA sampai kuliah dan yang ini suaminya". Leon memperkenalkan Bianca dan Boy pada Lisa .
"Bianca". ucap Bianca menyodorkan tangannya .
"Lisa". ucap Lisa menyambut tangan Bianca lalu kemudian begitu pula pada Boy .
"ohh jadi ini toh si dia yang kamu bilang itu?? cantik banget yah". Bianca menggoda Leon .
"iya donk pastinya". Leon benar-benar sangat lihai berpura-pura .
__ADS_1
"ihh mbak Bianca ini pinter banget nyanjungnya". Lisa malu .
Mereka berempatpun melanjutkan berbincang-bincang sederhana di meja makan .
Setelah makan mereka duduk di sofa .
Bianca dan Boy meninggalkan Leon dan Lisa di ruang tamu untuk membuat dessert .
Boy melamun memikirkan kelakuan mereka yang entah kenapa membuat Boy curiga .
"sayang kamu ngerasa gak sih ada yang aneh sama mereka berdua!!". ucap Boy mengutarakan rasa curiganya , namun tanpa mereka sadari Leon yang hendak meminta permisi untuk pulang mendengar perkataan Boy .
Leon kemudian mundur perlahan kembali ke ruang tamu .
"gak tuh , aku rasa gak ada yang perlu di curigain dari mereka!! emank mas gak liat apa tadi mereka makan aja mesra gitu". Bianca merasa biasa-biasa saja .
Leon dengan cepat menghampiri Lisa
"sepertinya Boy mencurigai kita". ucap Leon berbisik ditelinga Lisa .
"gimana gak curiga kamu liat mbak Bianca sampai gak berkedip jelas dia merasa tingkah kamu aneh". Lisa juga berbisik pada Leon .
Leon mendengar langkah kaki Bianca dan Boy mendekat ke arah ruang tamu , dengan sigap Leon menempelkan bibirnya pada bibir Lisa .
Lisa mengerti akan perlakuan dari Leon , Lisa melingkarkan tangannya pada leher Leon dan membalas ganas ciuman Leon .
__ADS_1
"aduh maaf". ucap Bianca dan Boy hampir bersamaan sambil membalikkan tubuh mereka .
"iihhh kamu sih dibilang jangan disini , inikan bukan apartemen kamu". Lisa merajuk manja .
"sorry sorry". ucap Leon terkekeh .
Bianca dan Boy kemudian membalikkan tubuhnya , dan memandang mereka dengan senyuman menggoda .
"kalian gak... itu... kan sebelum nikah". goda Bianca .
Leon dan Lisa tertunduk malu , yang membuat Bianca dan Boy tertawa .
Betul-betul mereka pantas mendapat penghargaan aktor dan aktris terbaik , mereka berdua benar-benar bisa menipu siapapun jika melihat dan mendengar setiap gerakan dan ucapan yang mereka berdua lakukan .
"sebaiknya kami pulang saja". ucap Leon sedikit terburu-buru , Bianca mengerti apa yang mereka ingin lakukan itu kenapa ia tak berusaha menghalangi Leon dan Lisa untuk pulang .
"baiklah , jangan bosan-bosan yah main ke rumah kami". ucap Boy sambil menyalami tangan Leon dan kemudian Lisa .
"hmm gak bosen sih , tapi...".
"tapi apa??? takut dipergoki lagi". ucap Bianca kemudia tertawa .
"iihh mbak Bianca nih bikin akunya malu aja". ucap Lisa menundukkan wajahnya .
"cepetan nikah sana biar bebas lakuin apa aja". Boy dan Bianca terkekeh-kekeh menggoda Leon dan Lisa .
__ADS_1
SELAMAT MEMBACA YAH !!!
TOLONG LIKE AND KOMENTNYA YAH , MAKASIH !!