Heii My Boy

Heii My Boy
CHAPTER 29#


__ADS_3

Ting tong


Suara bel terdengar nyaring .


"sayang sepertinya itu Leon deh". teriak Bianca .


Boy pun melangkah cepat untuk membukakan pintu .


ceklekk


Boy membuka knop pintu dan melihat Leon bersama seorang wanita yang menggandeng mesra tangannya .


"silahkan masuk". Boy mempersilahkan Leon dan kekasihnya masuk , dan mempersilahkan mereka duduk .


Tak lama kemudian Bianca pun datang .


"babe kenalin ini sahabat aku sejak SMA sampai kuliah dan yang ini suaminya". Leon memperkenalkan Bianca dan Boy pada Lisa .


"Bianca". ucap Bianca menyodorkan tangannya .


"Lisa". ucap Lisa menyambut tangan Bianca lalu kemudian begitu pula pada Boy .


"ohh jadi ini toh si dia yang kamu bilang itu?? cantik banget yah". Bianca menggoda Leon .


"iya donk pastinya". Leon benar-benar sangat lihai berpura-pura .

__ADS_1


"ihh mbak Bianca ini pinter banget nyanjungnya". Lisa malu .


Mereka berempatpun melanjutkan berbincang-bincang sederhana di meja makan .


Setelah makan mereka duduk di sofa .


Bianca dan Boy meninggalkan Leon dan Lisa di ruang tamu untuk membuat dessert .


Boy melamun memikirkan kelakuan mereka yang entah kenapa membuat Boy curiga .


"sayang kamu ngerasa gak sih ada yang aneh sama mereka berdua!!". ucap Boy mengutarakan rasa curiganya , namun tanpa mereka sadari Leon yang hendak meminta permisi untuk pulang mendengar perkataan Boy .


Leon kemudian mundur perlahan kembali ke ruang tamu .


"gak tuh , aku rasa gak ada yang perlu di curigain dari mereka!! emank mas gak liat apa tadi mereka makan aja mesra gitu". Bianca merasa biasa-biasa saja .


Leon dengan cepat menghampiri Lisa


"sepertinya Boy mencurigai kita". ucap Leon berbisik ditelinga Lisa .


"gimana gak curiga kamu liat mbak Bianca sampai gak berkedip jelas dia merasa tingkah kamu aneh". Lisa juga berbisik pada Leon .


Leon mendengar langkah kaki Bianca dan Boy mendekat ke arah ruang tamu , dengan sigap Leon menempelkan bibirnya pada bibir Lisa .


Lisa mengerti akan perlakuan dari Leon , Lisa melingkarkan tangannya pada leher Leon dan membalas ganas ciuman Leon .

__ADS_1


"aduh maaf". ucap Bianca dan Boy hampir bersamaan sambil membalikkan tubuh mereka .


"iihhh kamu sih dibilang jangan disini , inikan bukan apartemen kamu". Lisa merajuk manja .


"sorry sorry". ucap Leon terkekeh .


Bianca dan Boy kemudian membalikkan tubuhnya , dan memandang mereka dengan senyuman menggoda .


"kalian gak... itu... kan sebelum nikah". goda Bianca .


Leon dan Lisa tertunduk malu , yang membuat Bianca dan Boy tertawa .


Betul-betul mereka pantas mendapat penghargaan aktor dan aktris terbaik , mereka berdua benar-benar bisa menipu siapapun jika melihat dan mendengar setiap gerakan dan ucapan yang mereka berdua lakukan .


"sebaiknya kami pulang saja". ucap Leon sedikit terburu-buru , Bianca mengerti apa yang mereka ingin lakukan itu kenapa ia tak berusaha menghalangi Leon dan Lisa untuk pulang .


"baiklah , jangan bosan-bosan yah main ke rumah kami". ucap Boy sambil menyalami tangan Leon dan kemudian Lisa .


"hmm gak bosen sih , tapi...".


"tapi apa??? takut dipergoki lagi". ucap Bianca kemudia tertawa .


"iihh mbak Bianca nih bikin akunya malu aja". ucap Lisa menundukkan wajahnya .


"cepetan nikah sana biar bebas lakuin apa aja". Boy dan Bianca terkekeh-kekeh menggoda Leon dan Lisa .

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA YAH !!!


TOLONG LIKE AND KOMENTNYA YAH , MAKASIH !!


__ADS_2