
AQILA QUEEN ZAHRA. satu nama dalam keluarga kaya Mahardika.
anak pertama dan satu-satunya yang tidak di sukai di keluarga nya.
meskipun dia cantik dan pintar tapi dia tutupi. karna takut akan semakin di benci oleh adik adiknya. ya zahra punya dua adik laki-laki.
Bima dan Rama karena mereka kembar.
kedua orang tua Zahra tak menginginkan wanita sebagai anak pertamanya.
maka zahra pun tak di akuinya.
____
"Sore Mah, pah Bima pulang" kata Bima menyapa orang tuanya
"sore juga sayang, kok kamu pulang sendiri Rama mana" kata sang mama sembil mencari keberadaan sang anak
"biasalah mah, kayak gak tau aja Rama kemana. " timpal Bima
"ya tapi kan.... " kata-katanya ter potong oleh sang suami
"sudahlah mah. anaknya baru datang udah di introgasi."
"oh iya,, ya udah kamu istirahat aja gih pasti Capek"suruh sang mama.
"oke mah Bima naik dulu ya capek nih" kata Bima yang diangguki mama papanya.
"zahra.. Zahra" teriak Sang mama memanggil Zahra.
Zahra yang sedang mengintip itupun keluar dari persembunyiannya,
ya ketika mobil yang Bima tumpangi datang. Zahra sudah masuk kerumah.
dan mengintip di balik dinding dapur.
walau tak pernah di anggap ada tapi Zahra menyayangi mereka. karna Zahra pikir mereka keluarganya..
"Ya nyonya ada apa" kata Zahra menyahuti panggilan mamanya.
ya Zahra di suruh memanggil nyonya kepada ibunya karna tak ingin ada yang tau bahwa Zahra adalah putrinya.
__ADS_1
"kamu itu ya gak ngerti ngerti kalo di bilangin,, kalo anak saya datang itu siapin semua keperluannya,, sekarang kamu bawakan makanan dan juga jus. bawa ke atas ke kamar Bima kasian anak saya pasti kehausan baru pulang dari luar kota ngurusin bisnis, ga kaya kamu ga berguna" perintah mamanya dengan tatapan jijik dan juga benci pada Zahra.
"iya nyonya" Zahra pun segera berbalik menuju dapur dan menyiapkan apa yang diperintahkan mamanya itu.
tak lama kemudian Zahra pun naik ke atas ke kamar Bima.
"tok.. took.. tok."Zahra pun mengetuk pintu tak lama kemudian pintu pun terbuka.
" kreett. ada apa"kata Bima dengan wajah kesalnya karena merasa istirahatnya terganggu.
"maaf den, mengganggu waktu istirahatnya,, saya di suruh membawa makanan dan jus untuk aden" kata Zahra pada adiknya tersebut.
"ya sudah letakan saja di dalam kamar saya" kata Sang adik sambil tersenyum jahat.
Zahra pun meletakkan nampan yang di bawanya ke samping tempat tidur Sang adik. tapi tanpa Zahra sadari Sang adik sudah keluar dari dalam kamar dan menguncikan Zahra di kamarnya.
"Den tolong buka pintunya Den, jangan main-main,, jangan kunciin saya di sini den" teriak Zahra tapi tak dapat di dengar siapapun karna kamarnya kedap suara.
sedangkan di luar kamar Bima bersenandung riang karna sudah memberikan pelajaran. pada orang yang telah mengganggu istirahatnya. sambil turun kebawah dia berkata dalam hati.
"rasain kamu. dasar kakak tak berguna dan malu-maluin"
sedang di dalam kamar Zahra ketakutan karna dia punya phobia terkunci dari luar. karna waktu kecil jahra sering di kunci kalau melakukan kesalahan. entah itu di Gudang di kamar mandi ataupun di kamarnya sendiri.
karna tak ada yang mendengar dan tahu bahwa Zahra di kunci di kamar Bima. di tambah takk ada satu orang pun yang ingat kepada Zahra hingga larut malam baru zahra di seret keluar oleh bima. karna Zahra kedapatan sedang pingsan di kamarnya.
____
Di lain tempat seorang ibu paruh baya sedang menemui anaknya.
"assalamualaikum zain, gimana kabar mu dan keluargamu" tanyanya pada Sang putra
"Waalaikumsalam bu, Alhamdulillah zain dan keluarga sehat,, ibu gimana baik-baik saja kan di sana, " tanya balik si anak
"Alhamdulillah Zain ibu juga baik, bagaimana dengan perusahaannya, Zain "
"Baik bu, dan Alhamdulillah sekarang sudah berkembang pesat,, terus kapan harus kita siapkan perusahaan itu bu" tanya Zain lagi
"segera Zain, karna sudah saatnya" ucap si ibu paruh baya dengan senyum bahagia dan binar harapan di matanya..
____
"eeemmhhh,, " Zahra pun mulai sadar di amatinya seluruh ruangan ternyata dia sudah diluar kamar Bima.
"huh syukur lah aku udah di keluarin juga"
__ADS_1
Zahra pun bangun dan dengan tertatih-tatih menuju kamarnya karna sudah malam.
pagi harinya Zahra dikejutkan dengan gedoran di pintunya. dengan kepala yang masih sakit Zahra membuka pintu kamarnya.
"pa...pagi nyonya" sapa Zahra pada mamanya tersebut dengan terbata sebab ketakutan melihat tatapan dan mukanya.
"APA PAGI KAMU BILANG. NGAPAIN AJA KAMU DI RUMAH INI MALAS-MALASAN SEPERTI RATU. INGAT KAMU INI CUMA BABU.
SIAPKAN SARAPAN CEPAT. SAYA DAN ANAK SAYA MAU SEGERA PERGI." kata sang mama pada Zahra dengan nada tingginya.
"baik nyonya" kata Zahra dengan mata yang berkaca.
Zahra pun segera membersihkan diri lalu lari. menyiapkan sarapan untuk mama dan adiknya tersebut.
setelah sarapan. semuanya pergi ntah kemana tinggalah Zahra yang terus meratapi diri. di halaman rumah yang luas itu.
"kenapa tak ada yang menyayangi ku Tuhan, kenapa semuanya membenciku, apa salahku Tuhan" ratap Zahra dengan tangis kesedihan nya.
tanpa Zahra sadari.ada yang sedang melihatnya dan orang itu juga ikutan menangis.
"maaf sayang maafkan saya" lirih orang tersebut dengan air mata yang terus mengaliri matanya.
_____
sedangkan didalam sebuah mobil mama Zahra dan adiknya sedang tertawa bahagia. saat adiknya menceritakan tentang Zahra yang dia kurung sampai pinggsan.
"mah ini kita mau kemana sih" kata Bima pada mamanya karena mamanya memaksanya untuk ikut dengan nya.
"rahasia sayang" kata sang mama dan di sambut dengan dengusan Sang anak.
ternyata mama Bima membawanya ke restoran dan mengenalkan pada seorang wanita anak teman Sosialitanya.
"Bim... kenalin ini Nabila anaknya tante Rahma,," kata mama kepada Bima
Bima pun melihatnya. menatapnya dari atas sampai bawah begitupun Nabila. mereka saling mengagumi satu sama lain.
"Hai... Bima "kata Bima sambil mengulurkan tangannya dan di sambut oleh Nabila.
" Nabila" kata Nabila sambil tersenyum manis
____
maaf kalo ada salah kata atau ejahan yang salah serta penempatan yang salah.
jika berkenan tolong beri like and komennya thanks.
__ADS_1