Hilang Tak Terganti

Hilang Tak Terganti
32


__ADS_3

zahra sedang sibuk-sibuknya menangani perusahaannya yang sedang bermasalah, meeting dengan petinggi perusahaan pun sudah dia lakukan untuk mencari solusi, tapi bukannya solusi yang dapat malah kejanggalan.keesokan harinya dia pun melakukan penyelidikan dengan menyamar di mulai dari office girls, karyawan biasa dan sebagainya. setelah 3 hari baru di temukan masalah pasti dan berantai nama orang yang siap dia keluarkan telah dikantongi bersama dengan bukti.


meeting di adakan kembali dengan semua petinggi perusahaan.


zahra mulai mengadakan presentasi untuk mengatasi semua masalah dan di setujui semua petinggi perusahaan termasuk Bram selaku pemegang saham.


setelah meeting selesai ada sebagian Nama yang di panggil agar tetap duduk, lalu zahra mulai memanggil semua yang ada di catatannya.


"silahkan semuanya duduk"perintah zahra.


" maaf saya mengumpulkan kalian tanpa pemberitahuan lebih dulu, kalian mungkin heran untuk apa kalian di kumpulkan di sini,kalian pasti tahu ada masalah besar di perusahaan ini,baiklah silahkan lihat dengan jelas dan teliti berkas-berkas ini"zahra mulai memberikan berkas berikut bukti pada masing-masing petinggi dan karyawan biasa tersebut.


semua kaget badan mereka bergetar,karyawan biasa sudah menandatangani bagian akhir berkas, sementara para petinggi masih melakukan negosiasi dengan zahra.


"kami sudah lama bekerja di sini, tolong pertimbangkan kembali keputusan ini" salah satu petinggi membuka suara mewakili yang lain.


"iya kami berjanji tak akan mengulanginya lagi" tambah salah satu petinggi.


"silahkan buka kontrak yang ada didepan anda masing masing dan baca bagian akhir" jawab singkat zahra.


"kami tetap tidak mau menandatangani berkas ini,, kami akan mencabut semua investasi kami" jawab para petinggi tersebut.

__ADS_1


"sebelum kalian melakukan semuanya apakah kalian tak pernah berpikir akhirnya. silahkan masuk" ditengah perdebatan muncul sosok yang mereka kenal dan segani.


"silahkan kalian cabut semua investasi kalian dan segera angkat kaki dari perusahaan ini. tapi ingat satu hal kalian sudah Terblacklis di negara ini" Riza langsung angkat bicara tanpa mau mendengarkan penjelasan mereka


dengan terpaksa mereka menandatangani semua dokumen. dengan penuh sesal mereka keluar dan membereskan semua barang mereka.


"ingat satu hal jika kejadian ini terulang kembali, jangan pernah menerima negosiasi kamu harus tegas untuk perusahaan, ingat mereka cuma punya keluarga sedangkan kita punya ribuan kepala keluarga di pundak kita jangan pernah ragu dalam melakukan sesuatu selagi kamu benar" nasihat Riza yang di angguki zahra.


"Terima kasih pah"


"sama-sama, ayo kita pulang bersama"


"zahra mau ambil barang dulu pah di rumah pak Bram"


"iya pah" jawab zahra sambil menunduk.


"ya sudah ayo papa antar, sekalian berterima kasih telah merawat dan menjaga kamu selama disini"


mereka berjalan beriringan membuat semua karyawan bertanya-tanya apa hubungan mereka.


setelah beberapa saat mereka sampai di rumah asri milik Bram.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum bu"


"Waalaikumsalam, eh ada pak Riza, silahkan masuk pak mari duduk dulu"


"zahra langsung naik ke atas ya bu"


"silahkan Nak" jawab Bu maya.


zahra langsung membereskan semua barangnya.


"Terima kasih sudah menjaga zahra selama di sini Bu,, maaf jika zahra sudah merepotkan Ibu" kata Riza.


"gak usah minta maaf Pak, saya bahagia ada zahra di sini" Jawab maya.


tak lama zahra turun sambil membawa kopernya.


"Bu zahra mau sekalian pamit pulang bareng papa Riza, Terima kasih untuk semuanya" kata zahra sambil memeluk Bu maya.


"sama-sama sayang,, jangan lupa sering-sering kesini ya" Bu maya enggan melepas zahra.


"mari Bu kami pulang dulu" Riza berpamitan di balas anggukan maya.

__ADS_1


****


Terima kasih yang sudah menanti cerita saya.


__ADS_2