
Aqila berbalik dengan terburu-buru sehingga menabrak seseorang,,setelah berbalik Aqila mendapat pelukan langsung dari Rama. ya orang yang ditabrak Aqila adalah Rama yang baru datang.
" kak,, ternyata kakak benar masih hidup, kemana saja? apa kabar?"Rama bertanya dengan nada pelan, sementara matanya
sudah berkaca-kaca.
Aqila diam saja tak membalas pelukan Rama, dia bingung mau bagaimana, tapi tiba-tiba pelukan Rama terlepas dengan paksa, begitu Aqila berbalik dia terkaget karna Rama sudah terkena bogem mentah dari Brian.
Aqila reflek memeluk Brian agar tak memukul Rama, Brian mematung mendapat pelukan dari Aqila.
"berhenti tolong jangan pukul lagi" Aqila mencoba menenangkan Brian, setelah tenang Aqila menghampiri Rama dan meminta maaf.
"maaf dek, kakak gak tau Brian akan memukulmu" Aqila berucap sambil mengelus pipi Brian yang terkena pukulan.
"tak apa kak itu tandanya dia menyayangimu" Rama berucap sambil menatap Brian.
mendengar ucapan Rama Brian dan Aqila saling tatap sebentar lalu berpaling, Brian dia hanya diam menyadari kesalahannya, ingin meminta maaf tapi masih emosi.
semua yang ada didalam ruangan keluar karna melihat keributan tersebut.
"mari masuklah dulu semuanya, malu jadi pusat perhatian" kata Riza sambil melihat ke sekelilingnya.
semua masuk begitupun Brian yang kaget melihat Riza.
__ADS_1
Riza juga kaget melihat Brian yang dia kenal anak rekan bisnisnya.
saat sudah di dalam semuanya diam dengan mata berkaca-kaca.sesaat setelah Kania meminta maaf dan tak melepaskan pelukannya, silih berganti mereka meminta maaf atas kekeliruan mereka.
"apa kabar nak,, kenapa tak pulang kerumah,, mama sangat menyesal dan merindukanmu selama ini, mama tahu pasti kamu membenci mama tapi mama mohon maafkan mama dan tolong beri mama kesempatan untuk memperbaiki kesalahan mama" tangis Kania pecah saat mengatakan itu semua, kilasan perlakuan buruk nya pada zahra terlihat jelas Kania pun jatuh terduduk di lantai menyesali perbuatannya di masa lalu.
"zahra perbuatan kami di masalalu memang telah menyakiti hatimu, kami juga pantas di benci, tapi kami ingin memperbaiki kesalahan kami,maka dari itu tolong maafkan kami" Riza juga menangkup kan tangan di depan Aqila.
Aqila membangunkan Kania setelah bangun dia pun menurunkan tangan Riza, lelehan air mata terus keluar dari mata semuanya.
"saya tidak pernah membenci kalian,yang harusnya minta maaf itu saya, karna selama ini saya terus menyusahkan dan mempermalukan kalian, tolong beri saya pengampunan atas semua kesalahan saya" Aqila juga ikut meminta maaf pada Keluarganya.
sementara Brian diam di tempatnya tak bersuara sedikitpun, dia bingung dengan apa yang terjadi di depannya, tapi satu yang dia tau kalau mereka adalah keluarganya.
"pantas saja Aqila bisa membuat perusahaan maju dengan waktu singkat, orang tuanya adalah pengusaha ternama" batin Brian.
semua tersenyum lalu mengangguk, sedangkan Rama diam saja karna sakit di pipinya.
"emmm bro saya juga minta maaf yaa" kata Brian pada Rama.
"lain kali pahami dulu situasinya bro jangan asal ngayun aja tuh tangan" kata Rama yang kesal.
"yakan tujuan saya baik mau melindungi Aqila" Jawab Brian melakukan pembelaan.
__ADS_1
"mari makan jangan terus berdebat" kata Riza memerintah.
"mari rayakan kembalinya kak zahra" ucap Rama dengan semangat,
_____
kedua sahabat beda negara sedang bercengkrama melalui telponnya.
"apa benar yang kau katakan barusan zain" tanya melisa yang baru mendapat kabar kalau zahra sudah bertemu keluarganya.
"benar aku sendiri yang memesan tempatnya, kalau tak percaya kau kunjungi zahra dan tanyakan padanya" jawab kesal zain.
"bagimana aku menemuinya, ada juga harusnya kau yang mengunjunginya" melisa menjawab dengan mencibir.
"dengar medusa, keluarga mahardika ada di Negara mu,, mereka menyusul zahra yang sedang dinas disana" kata zaina meledek melisa.
"wow benarkah, kalau begitu kirimi aku alamatnya, aku akan menyusul mereka secepatnya sebelum mereka pulang" jawab melisa semangat.
"ya sudah cukup informasi dariku, sampai jumpa kapan-kapan"kata zain lalu menutup telpon nya.
" akhirnya kau mau juga menemui mereka, semoga kebaikan selalu bersamamu zahra, maafkan aku yang terlambat mengungkap semuanya "melisa berucap sambil menerawang.
_____
__ADS_1
Terima kasih semuanya yang sudah membaca karya teranyar saya.
dan Terima kasih juga yang udah like dan komennya. 🙏🙏🙏