
Aqila sudah dalam perjalanan ke luar kantor saat Bima menelpon nya untuk bertemu.
"halo kak apakah kakak ada waktu untuk makan, siang ini" tanya Bima melalui sambungan telepon.
"kalau siang ini kakak gak bisa soalnya ada meeting sama klien,,memangnya ada apa kok mendadak ngasih tahunya" tanya Aqila yang baru mendapat kabar dadakan dari bima.
"gak apa-apa sih cuma pengen ketemu aja" kata Bima.
"oh,, ya udah nanti malam aja di restoran A aja bagaimana" tanya Aqila.
"oke nanti malam aku jemput ya kekantor kakak" kata Bima.
"ya sudah iya,, selamat bertemu nanti malam, bye" Aqila mematikan sambungan telpon karna dia sudah sampai pada tempat meeting.
"apa kabar tuan Bram,, Nyonya Maya, maaf telah membuat kalian menunggu" kata Aqila dengan pormal.
"iya tak apa-apa nona Aqila, silahkan duduk" balas tuan Bram.
" kalian pormal sekali"maya yang tak terbiasa dengan bahasa pormal dengan Aqila pun terganggu.
tapi hanya dibalas senyum oleh keduanya.
__ADS_1
"ah sudahlah silahkan kalian bahas masalah kalian" karna kesal maya tak sengaja meninggikan suaranya dan itu membuat mereka jadi pusat perhatian maya langsung meminta maaf.
sedangkan Aqila dan pak Bram terus membahas kerja sama mereka seolah tak terganggu dengan apa yang terjadi dong sekitarnya.
maya menatap Aqila dengan binar bangga. dia tak menyangka Aqila sekarang sudah banyak berubah.kini dia lebih tenang dalam membahas kerja sama mereka.
"ibu apa kabar" tanya Aqila dengan nada hangatnya.
" baik sayang,, emang kalian kalau ketemu bahasanya selalu begitu yaa" tanya maya.
"iya bu lebih tepatnya Aqila yang menginginkannya agar tetap profesional katanya, jadi bapak ikuti kemauannya" Bram menjawab keheranan maya.
"maaf ya bu jika terganggu,, sudah lama ya bu saat kita bertemu seperti ini" aqila berucap sambil mengenang.
" kalian ini kalau ketemu pasti bahas masa lalu yang membuat haru, ayo pesan makan kalian jangan bilang mau pelukan dulu" Bram mencoba mencairkan suasana.
mereka makan dengan tenang.
"bu bapak ke kantor lagi yaa,, Aqila jaga istri saya dan temani kemanapun dia pergi" perintah Bram dengan tegas.
"pak saya masih ada pekerjaan" Jawab Aqila.
__ADS_1
"kamu gak mau nemenin ibu" kata maya dengan wajah sedihnya.
"bukan begitu tapi habis dari sini saya ada meeting lagi" jawab aqila menunduk.
"jangan tundukkan kepala mu di depan siapapun,soal pekerjaan mu sudah di kosongkan oleh Nadia" kata Bram tak ingin di bantah.
"Terima kasih pak sudah mengosongkan jadwal saya dan memberikan izin untuk pergi bersama istri Anda" Aqila berkata dengan terus melebarkan senyumnya.
"sekali-kali kamu refresing kan diri, ingat kembalikan istri bapak tepat waktu" peringatan Bram hanya di jawab senyum smirk Aqila.
setelah Bram berlalu, keduanya pun segera pergi ke tempat yang mereka ingin kunjungi.
***
di ruangan VIP sebuah restoran, sudah tersaji beragam hidangan istimewa, tinggal menunggu tamu yang sudah memesan itu semua. tak lama satu persatu datang dan terlibat percakapan.
sementara seseorang yang baru datang tercengang melihat semua orang yang berkumpul, dia berbalik lalu pergi meninggalkan semua orang yang melihatnya dengan mata berkaca-kaca seolah melihat keajaiban dunia.
*****
aduh aku baper sampai laper,,,
__ADS_1
Terima kasih yang sudah baca dan memberikan likenya. jangan lupa komen ya. Terima kasih sekali lagi.