
Flaseback.
Ilyas satu orang yang membuat Zahra mengenal pria untuk pertama kalinya.
Ilyas yang selalu menjaga Zahra dari mulai masuk Sekolah Menengah Atas sampai lulus sekolah, Ilyas memang tak pernah menyembunyikan ketertarikannya pada Zahra dari awal bertemu.sering juga menyatakan cinta tapi selalu di tolak Zahra. tapi Ilyas tetap menjaga Zahra dengan caranya. di malam ke lulusan Zahra Ilyas menyatakan kembali perasaannya. Zahra yang kasihan pun menerimanya walau dia tak suka.sejak saat itu lah Zahra merasa ada yang berubah dari Ilyas. jika orang bisanya makin dekat setelah diterima cintanya tapi Ilyas berbeda dia mulai perlahan menjauhi Zahra. Zahra biasa saja awalnya karena diapun sudah bosan terus diikuti.kemanapun dia pergi.tapi di saat Zahra ingin keluar dari Sekolah,setelah mengambil raport dia mendengar gelak tawa dari sebagian teman lelakinya. karena penasaran Zahra menguping pembicaraan mereka.
"gila lo baru juga jadian udah di tinggal. bukannya di jalanin dulu. siapa tau jadi beneran sayang. lo kan udah 3 tahun sama-sama. masa gak ada rasa" kata jidna teman Ilyas yang di tertawakan semua orang.
"gua emang gak ada rasa sama dia gimana donk. gua kan deketin dia juga karena tantangan dari lo pada" jawab cuek Ilyas.
"emang gak punya perasaan banget lo.
si Zahra pasti bingung dengan apa yang terjadi sama lo. baru juga jadian langsung di tinggalkan dengan tak berperasaan haha" kata Musa.
"siapa juga yang mau sama gadis dekil dan bodoh kayak dia. kalau bukan hadiah yang kalian tawarkan.gua juga jijik kali dekat dengannya."
"terus kenapa lo selama ini terus jagain dia. sampai bela-belain antar jemput dia. lo juga terus jagain dia dari cowok rese di sekolah. gue kira lo ada rasa" tanya Dani.
"enggak lah. udahlah ngapain juga terus bahas dia. sekarang gue mau cabut mau ngabisin duit ini. thanks semuanya" Ilyas pun berlalu sambil mencium uang yang dia dapat hasil taruhan.
__ADS_1
Zahra yang tidak sengaja mendengar obrolan tersebut pun meneteskan airmata.
Zahra memang tak mencintai Ilyas, tapi dia tulus berteman dengan Ilyas karena dia pikir Ilyas itu baik.tak pernah memandang fisik.dan juga selalu menjaganya. jadi Zahra menerima Ilyas jadi kekasihnya.
Zahra yang sedih memilih pergi.
sesampainya di rumah Zahra kembali bersemangat karena keluarganya akan tiba.
dia begitu semangat membuat aneka menu kesukaan semua keluarga mahardika.
tapi memang cobaan sedang ingin bersama Zahra. kebencian yang didapat dari keluarga mengalahkan sakit hati saat dibohongi Ilyas.
bahkan Ilyas tak pernah tahu zahra itu siapa. karena selama mereka bersama zahra hanya akan menunjukan rumah usang jika diantar ataupun di jemput.Zahra juga selalu naik kendaraan umum kalau sekolah. jadi tidak ada yang tahu kalau dia keturunan Mahardika.
****
"kenapa juga dia kembali setelah sekian lama?"
Zahra yang tak mau ambil pusing pun memilih kembali bekerja.
__ADS_1
"Nadia tolong keruangan saya"
tak lama pintu di ketuk disusul masuknya Nadia keruangannya.
"maaf Bu ada apa ya"
"tolong kalau ada seseorang bernama Ilyas jangan di beri izin masuk, tolong juga perbaiki laporan ini" Zahra memberikan dokumen pada Nadia.
"siapa lagi tuh Ilyas, baru denger namanya" Nadia mulai ingin tahu.
"bukan siapa-siapa. udah sana balik kerja"
"Siap Bu, tapi pulang kantor cerita yaa" canda Nadia kemudian berlalu.
*****
Terima kasih yang sudah like dan komen.
kalau bisa krisannya juga gak apa-apa. karena saya masih pemula. jadi emang butuh.
__ADS_1
🙏🙏🙏