
Dua tahun Aqila memimpin perusahaan, dari yang awalnya kecil hingga sebesar sekarang, bukan tanpa rintangan Aqila mendirikan perusahaannya, banyak dari orang yang di ajaknya kerjasama Melihatnya dengan sebelah mata karena pendidikan nya,aqila pun memutuskan sambil mengelola perusahaan dia pun berkuliah kembali di jurusan bisnis,,akhirnya dengan semangat dan kepintaran yang dimiliki Aqila dapat melalui rintangan tersebut.
tok.. tok... tok ketukan di pintu membuat aqila kaget dan reflek mengalihkan pandangannya ke pintu, tak lama di susul suara sang Sekertaris.
"permisi bu, bolehkah saya masuk" tanya Nadia.
"silahkan" jawab Aqila.
"maaf Bu cuma mau menyerahkan dokumen yang harus di tanda tangani,sekalian mengingatkan meeting dengan klien di restoran v setengah jam lagi Bu" Nadia mengingatkan.
"Baik tolong siapkan berkasnya" kata Aqila sambil menandatangani berkas yang diberikan Nadia.
"Baik Bu" sahut Nadia.
_____
Di restoran klien Aqila sudah menunggu, tak lama Aqila dan Nadia pun datang.
"selamat siang Pak Bram, maaf membuat Anda menunggu" sapa aqila karena tak enak hati telah ditunggu.
"tak apa-apa Bu Aqila, saya juga baru sebentar, silahkan duduk" timpal pak Bram.
mereka pun larut dalam pembahasannya, setelah selesai dan disetujui kedua belah pihak,keduanya pun menandatangani berkas perjanjian mereka.
setelah beres Aqila pun menawarkan makan siang bersama.
"pak Bram sebaiknya kita makan siang dulu" Aqila mengajak pak Bram.
__ADS_1
"tak perlu repot-repot nak,, bapak pulang saja mau makan masakan enak yang tiada duanya di rumah"
"pak Bram bisa saja,, salam ya pak buat ibu memang masakan ibu maya paling enak, saya saja sampai ketagihan" jawab Aqila.
"sering-sering lah kerumah, Maya juga sangat menyukaimu nak, siapa tahu jadi mantu, hahaha" pak Bram pun menggoda Aqila yang memang sudah dekat dengan keluarganya.
"hahaha, pak Bram bisa saja bercandanya" timpal Aqila.
"bapak duluan, jangan lupa mampir temui istriku,, asal jangan di bawa jalan jauh nanti saya rindu" canda pak Bram.
"baik lah saya akan kerumah dan menculik beliau" Aqila menanggapi candaan pak Bram,
setelah itu pak Bram pun berlalu sedangkan Aqila dan Nadia memesan hidangan untuk mereka sebelum kembali ke kantor.
_____
"tapi agak sorean yaa, soalnya papa ada meeting penting" tanggap Riza.
"iya pah gak papa, yang penting ke sana,, meskipun di sini terus di doain tapi mama pengen ziarah ke sana"
"iya besok kita kesana"putusan Riza.
keesokan paginya kania pun melakukan rutinitas seperti biasa menemani anak yatim atau membantu ibu panti.
" Bu saya mau pergi ke makam zahra, apa ibu mau ikut"tanya Kania pada Bu panti.
"emang kapan berangkatnya" tanya ibu panti.
__ADS_1
"Nanti agak sorean Bu" kata Kania.
"Baik nanti kita kesana,setelah makan siang saja,, agar tak kesorean pulangnya, bagaimana" kata ibu panti.
"iya Bu saya setuju, kalau begitu saya akan mengabari suami saya dulu" Kania meminta izin pada ibu panti.
___
setelah makan siang mereka berangkat, Kania membeli bunga segar yang indah, sesampainya di sana ternyata ada yang sudah mengunjungi makam itu,terlihat dari bunga segar yang ada diatas pusara masih segar, sepertinya sesaat sebelum mereka sampaii ada yang mengunjungi makam itu.
Kania dan semuanya bertanya dalam hati.
"siapa yang mengunjungi makam zahra ya" karna yang mereka tahu zahra tak punya teman atau saudara laini.
"Kira-kira siapa ya yang meletakkan bunga ini" Kania bertanya.
"gak tahu mah,, mungkin temannya" jawab Riza.
"siapa pun yang kesini pasti orang yang mau mendoakan zahra" kata ibu panti.
keduanya mengangguk lalu berjongkok sambil berdo'a.
____
aduh aku kok jadi agak sedih yaa..
makasih yang udah suka sama karya saya.
__ADS_1
jangan lupa like and komennya jika berkenan.