Hilang Tak Terganti

Hilang Tak Terganti
20


__ADS_3

Hana terus melangkah dalam terik tidak dipedulikan nya rasa sakit di kakinya. demi sang mama agar bangun dari koma dia rela melakukan segalanya.


"kemana lagi harus ku langkahkan kaki ini,, ya ilahi tolong tunjukkan jalan untuk menggapai Rizki" di sela istirahatnya Hana berdoa,demi kesembuhan sang mama yang sedang koma segala usaha dia coba.


lembar demi lembar lamaran sudah dia masukan hampir ke seluruh perusahaan di kotanya itu tapi sampai sekarang belum juga dapat panggilan.


"halo,,, ada apa Sus" Hana bertanya.


"maaf Hana kata dokter kamu harus menemuinya segera"kabar yang suster berikan memacu jantung nya terus berdetak kencang karena khawatir, Hanapun melangkahkan kakinya menuju rumah sakit, di tengah kekalutan nya Hana terserempet sebuah mobil karna terkejut Hana pingsan seketika.


" kenapa setiap bertemu tak pernah ku lihat tawa di wajahmu"Bima berkata pada Hana yang pingsan.


"kenapa aku se peduli ini padanya,, ada apa dengan diriku,, kenapa juga aku seperti mengenalmu" batin Bima.


"pak ayo kita kerumah sakit" perintah Bima pada supirnya.


"ashh, dimana aku,, akh apa yang kulakukan disini" Hana yang baru sadar meringis lalu turun dari ranjang pasien.


"hei apa yang kau lakukan" sebuah suara mengejutkan Hana.


"anda,, anda yang menyelamatkan saya waktu itu,, kenapa saya bisa ada di sini" tanya Hana.


"aku tak sengaja memyerempetmu karna kau mendadak muncul di depan mobilku" jelas Bima.


"oh, maafkan aku, dan Terima kasih sudah membawaku ke rumah sakit"Hana berucap dengan kegelisahan di matanya.


"bolehkah saya keluar sekarang" tanya Hana lagi.

__ADS_1


"memangnya kau mau kemana" tanya Bima.


"aku ada urusan, dan harus pergi sekarang" jawab Hana.


"tapi kau belum sehat betul, jika kau mau pergi biar aku mengantar mu" kata Bima khawatir.


"tidak apa-apa, saya bisa sendiri, permisi" Hana langsung keluar di susul oleh Bima yang mengikutinya.


"kenapa anda mengikuti saya" tanya Hana.


"aku hanya memastikan keadaan dirimu" timpal Bima.


"saya sudah lebih baik Terima kasih, anda bisa pulang sekarang" Hana yang risih menyuruh Bima pergi.


"baiklah, ingat kau berhutang padaku" Bima berkata dengan keras karena kesal.


"hutang apa" tanya Hana bingung.


"iya nanti saya bayar,, minta nomor rekeningnya saja" kata Hana dengan kesal.


"ini kartu namaku datang lah" Bima mengeluarkan kartu dan berlalu.


_____


Brian datang ke kantor Aqila dengan senyuman, dia berharap bisa mengajak aqila keluar.


"permisi Bu, ada orang yang mencari anda" kata sekertaris.

__ADS_1


"siapa" tanya Aqila.


"pak Brian bu" jawab Nadia.


"persilahkan masuk" perintah Aqila.


"Hai,,sibuk banget" tanya Brian yang baru masuk.


"Hai juga,, iya nih biasa lah banyak yang harus di periksa,, ada apa,, tumben gak ngasih kabar" tanya Aqila yang kaget dengan kedatangan Brian.


"udah waktunya makan siang nih,,makan yuk"Brian mengajak Aqila.


"eh udah siang yaa,,, ya udah mau makan di mana" tanya Aqila yang tak enak harus menolak.


"terserah kamu aja" jawab Brian.


"kalau di deket kantor gak apa-apa yaa,, soalnya kerjaan saya masih banyak" saran Aqila yang di angguki Brian.


mereka pergi bersama dalam mobil Brian.


setelah 10 menit mereka sampai.


"mau makan apa" tanya Aqila.


"terserah kamu aja,kamu kan yang paling tahu makanan terenak disini" jawab Brian.


"ya udah saya pesan yaa" kata Aqila.

__ADS_1


____


Terima kasih buat like dan komen nya😁😁


__ADS_2