Hunter Gods And A False Goddess

Hunter Gods And A False Goddess
chapter 10


__ADS_3

saat fajar mulai terbit Ray terbangun karena cahaya yang menyinari ke matanya, lalu Ray membangunkan yang lainnya, setalah mereka bangun Ray membuat sarapan,


"Ray kamu masak rendang ya? " tanya miu


"gak baik kalo makan makanan berminyak pagi pagi, aku bikin sup daging buat sarapan hari ini" ucap Ray


"tapi aku maunya rendang"


"miu seorang petualang gak boleh pilih pilih" ucap zack.


lalu setelah mereka sarapan mereka pergi ke Asosiasi petualang untuk mengambil bayaran, lalu Ray melihat delft yang sedang berbicara dengan seorang petualang, Ray menuju ke arah delft dan menarik kerah bajunya,


"oyy apa yang kau lakukan di sini, aku sudah menyuruhmu untuk menjaga rumah" ucap Ray dengan nada tinggi


lalu semua orang menatap Ray


"Ray sudahlah kau tidak perlu semarah itu, lagipula kan ada penghalang" ucap miu sambil menenangkan Ray


"Ray miu benar, dan selain itu aku sudah meminta riri untuk menjaganya, aku disini karena disuruh memimpin para petualang untuk menjelajahi dungeon" penjelasan dari delft


"baiklah aku percaya padamu, ini pakai artefak ini jika dalam bahaya" ucap Ray sambil memberikan sesuatu pada delft


"baiklah terimakasih ya pasti ku gunakan dengan baik" ucap delft.


Lalu mereka ke meja persetujuan untuk mengambil bayaran,


"oh petualang yang kemarin rupanya, ini bayaran untuk kalian, silahkan tanda tangan di sini untuk bukti Quest selesai" ucap seorang gadis,


"permisi apa aku bisa membuat guild di sini" tanya Ray


"kalo ingin membuat guild kamu harus ke meja pendaftaran" ucap gadis tersebut


"oh terimakasih" ucap Ray,


Lalu mereka ber empat menuju meja pendaftaran


"Ray kemana cia" tanya lala


"dia sedang bersembunyi di tubuhku" ucap Ray


"ouh... aku kira kemana" ucap lala,


"permisi aku mau membuat guild" ucap Ray kepada seorang wanita


"ini formulir pendaftaran nya, silahkan isi" ucap seorang wanita


...----------------...


GUILD


Nama GUILD : SURVIVOR


anggota


pemimpin: Ray


Wakil : Miurine

__ADS_1


anggota : zack


anggota : lala


anggota : ---


anggota : ---


...----------------...


lalu Ray memberikan formulirnya


"baiklah telah ditentukan sekarang kalian adalah survivor, selamat ya" ucap wanita itu.


setelah itu Ray bertanya "bibi apa kau punya rekomendasi tempat yang bagus"


"kalau begitu pergilah ke beast forest di sana ada reruntuhan yang mungkin sangat menarik untukmu, sekarang panggil saja aku fell" ucap wanita itu


"terimakasih atas informasinya fell" ucap Ray,


lalu mereka langsung pergi menuju beast forest


"Ray jangan lupa kembali lagi ya" teriak fell kepada Ray


"ya... pasti kami datang lagi" teriak Ray.


Saat mereka masih di jalan tiba tiba ada sosok misterius yang menghalangi mereka,


"siapa kau" ucap zack


"akulah orang yang kau cari" ucap Ray,


lalu dewa itu membawa Ray ke sebuah dimensi yang disebut sebagai singgasana raja waktu,


"oyy apa yang kau lakukan" ucap Ray kepada dewa itu


lalu dewa itu mengeluarkan sebuah sabit "ini adalah senjata suci ku dan tempat ini adalah singgasana ku, singgasana raja waktu. tujuan ku membawamu ke tempat ini karena aku ingin menjadikanmu penguasa singgasana raja waktu, setelah itu pergilah ke beast vilage dan temui pandai besi terhebat di sana" ucap dewa itu


"lalu apa yang harus aku lakukan" ucap Ray


"ini aku berikan sabit ku padamu, gunakan ini disaat kau membutuhkannya, sabit itu bisa membelah kegelapan yang sangat pekat. satu lagi aku ingin kau menebas ku mengunakan demon scythe karena sabit itu bisa mengunci jiwa" ucap sang dewa,


lalu tanpa basa basi Ray langsung menebasnya dengan kecepatan melebihi arus waktu dan kemudian dewa itu melebur, lalu Ray menggunakan sihir teleportasi, saat ia kembali ia melihat miu dan yang lainnya sedang melawan ancient dragon, tanpa pikir panjang ia mencoba sabit yang di berikan oleh dewa waktu, lalu dengan cepat ia menebas lehernya dengan sangat mudah,


"Ray apa itu cia" tanya miu


"ini bukan cia, ini senjata suci milik dewa waktu, dia memberikannya kepadaku dan dia juga menyuruhku ke beast vilage" ucap Ray


"beast vilage katamu" ucap zack


"memang ada yang salah" ucap Ray


"beast vilage adalah desa yang dikunjungi oleh seorang pahlawan di masa lalu dan sekarang tidak ada yang tau keberadaannya, aku dulu adalah penyihir yang dipilih oleh seorang pahlawan untuk membantunya, namun aku iri pada pahlawan tersebut dan aku mencoba membunuhnya saat aku di beast vilage namun tidak berhasil, lalu para warga mengusir kami karena aku membuat keributan, lalu pahlawan dan teman teman nya mengutukku menjadi undead, lalu aku mencoba mencari dungeon yang memiliki energi kehidupan yang kuat, dan saat aku menemukannya aku memutuskan untuk berdiam di sana sampai aku berevolusi menjadi lich agar aku tidak bisa terbunuh tanpa disucikan dulu, lalu setelah bertahun tahun lamanya aku berevolusi menjadi lich, lalu setelah sekitar 5 tahun lebih aku melihat segerombolan ancient dragon kabur dari Ray, aku tertarik dengan Ray karena ia memiliki energi sihir yang sangat besar dan aku berfikir kau adalah orang yang bisa mensucikan ku" cerita dari zack


"oh jadi semenjak saat itu beast vilage tidak bisa ditemukan" simpulan dari Ray


"berarti masih ada kemungkinan desa itu masih ada" ucap miu

__ADS_1


"baiklah apapun itu yang penting kita ke beast forest" ucap Ray dengan penuh semangat.


lalu mereka memasuki mulai wilayah hutan, dan mereka memutuskan untuk mencari tempat untuk bermalam, lalu saat mereka menemukannya Ray membuat pemandian untuk semua orang,


"Ray hari ini biar aku yang memasak, kau pasti lelah kan" ucap miu


"gak apa-apa aku bisa sendiri kok" ucap Ray


"kamu mandi aja dulu biar aku yang masak" ucap miu,


lalu Ray menurut saja dan ia membuat dua kolam khusus perempuan dan laki-laki, lala dan cia mandi bersama sementara miu membuat makan malam, Ray juga berendam dengan zack, Ray menggunakan sihir pengintai untuk mengawasi miu,


"Ray apa itu" tanya zack saat melihat sihir yang menyerupai monitor


"oh ini sihir pengintai" ucap Ray


lalu zack dan Ray kebingungan saat melihat miu membaca sebuah mantra,


"sedang apa dia" ucap Ray pada diri sendiri


"eghh... jangan jangan itu sihir pengubah perasaan" ucap zack


"hahh... apa katamu" ucap Ray


"wahh akhirnya semuanya selesai dan saat Ray memakan makanan ini mungkin dia akan langsung menyerang ku, jadi gak sabar deh" suara miu lewat sihir monitor


"enak ya jadi orang ganteng kesana kesini menang banyak, jadi iri" ucap zack sambil menahan tawa


"berisik" ucap Ray.


setelah mereka selesai berendam miu membagikan makan malam dan ia membuat makanan khusus untuk Ray,


"Ray ini makanan mu" ucap miu sambil tersenyum lembut


"miu maaf bukannya aku mau menolak tapi aku belum lapar he.. hehe... " ucap Ray sambil tersenyum karena terpaksa


"miu Ray tadi bilang kalau dia pengen banget di suapin sama kamu" ucap zack


"berisik" ucap Ray


"Ray benarkah itu, itu artinya kalian akan menjadi orang tuaku" ucap cia


"oyy... cia" ucap Ray


"ohh... jadi kamu mau aku suapin" ucap miu


"nggak mereka cuma bohong" ucap Ray


"Ray udahlah gak usah bohong" ucap lala


"masih bocil mending diem" ucap Ray


"Ray buka mulutmu, aaa... " ucap miu


lalu dengan paksa miu memasukannya ke mulut Ray, lalu Ray semalaman terkena efek nya dan ia terus terusan mendekati miu, lalu Ray tertidur karena terlalu lelah dan miu memangku kepalanya.


>bersambung

__ADS_1


__ADS_2