Hunter Gods And A False Goddess

Hunter Gods And A False Goddess
chapter 8


__ADS_3

saat ia berlari mencari elf yang tadi berbicara padanya ia terkejut karena elf tersebut sedang di kepung para bandit lalu Ray menggunakan pistolnya dan lalu ia menggunakan mode kejut untuk menghentikan pergerakan musuh, lalu elf itu kebingungan dan menatap Ray, ia pun terkejut karena ia melihat aura demon scythe


"siapa kau? " tanya elf itu, tapi Ray tidak menjawab.


lalu ada rombongan elf yang menuju kearah elf yang bertanya pada Ray, karena Ray penasaran apa yang sedang terjadi ia menghampiri mereka dan bertanya pada mereka,


"permisi, maaf mengganggu... apa yang terjadi disini" ucap Ray dengan polosnya


"s... siapa kau, jangan jangan kau pemimpin mereka, semuanya tangkap dia" ucap seorang elf.


lalu seorang elf menghadang mereka


"tunggu komandan dia adalah budak aku bertemu dengan nya di sebuah jeruji besi" ucap sang elf,


"maaf kawan atas kesalahan pahaman ini, perkenalkan namaku laugh, aku adalah pengguna pedang terbaik di desa ku, oh ya aku sangat berterimakasih kepadamu, apa ada yang bisa aku lakukan untuk membalas budi ku" ucap laugh


"oh gak usah lagian kamu udah bantu aku tadi, satu lagi perkenalkan namaku Ray, salam kenal ya" ucap Ray.


lalu mereka memberi tahu Ray apa yang terjadi.


Setelah itu mereka mengantar Ray ke tempat aman, saat Ray sampai ia teringat miu dan lala, lalu ia teleportasi secara terang-terangan.


lalu saat Ray sampai miu dan lala masih belum sadar, lalu Ray membangunkan mereka,


"Ray syukurlah kau tidak apa-apa" ucap miu sambil tersenyum


"ada apa sebenarnya apa yang terjadi" ucap Ray


"semalam ada sekelompok bandit yang datang menyerang, mereka memberikan obat tidur kepadamu lalu kami bertarung melawan mereka tapi sayangnya kami kalah dan lengan kiriku putus, lalu mereka membawa kita bertiga" penjelasan miu


"lalu bagai mana dengan lala" tanya Ray


"dia sepertinya kehabisan energi sihir" jawab miu.


"miu apakah kamu bisa memulihkan lengan mu" tanya Ray


"aku bisa tapi energi sihirku tidak cukup, oh iya Ray ulurkan tanganmu" perintah miu kepada Ray,


lalu Ray mengulurkan tangan nya dan miu meletakkannya di pundaknya dan membaca mantra


"regeneration... AF" mantra yang miu bacakan


lalu sebuah cahaya muncul dan lengan kiri miu mulai tumbuh, Ray centang saat melihatnya


"miu apa yang kau lakukan tadi" tanya Ray


"aku menggunakan energi sihirmu untuk meregenerasi lenganku" jawab miu.


lalu miu memberikan lala sedikit energi sihir nya, lalu lala pun bangun dan mengatakan


"emhh... oh ini pasti mimpi"


lalu lala mencium Ray, Ray terkejut saat lala menciumnya tiba-tiba


"emmhahh... lala kau ini kenapa sih" ucap Ray


"eh ini bukan mimpi, m.. ma.. maaf" ucap lala dengan muka yang memerah


"dasar loli mesum" ucap miu


"udah lah miu lagian dia kan baru sadar, yang lebih penting sekarang kita harus cari tempat istirahat" ucap Ray kepada miu.


lalu mereka mencari tempat untuk beristirahat, lalu saat mereka berjalan mereka merasakan ada seseorang yang mengikuti, lalu sebuah anak panah melesat ke arah lala namun miu menebasnya dengan pedang,


"yang bersembunyi di balik pohon keluarlah" ucap Ray sambil menunjukan aura miliknya

__ADS_1


lalu seorang elf keluar dan menunjukan dirinya,


"siapa kau sebenarnya" ucap sang elf,


Lalu tiba-tiba muncul seorang anak kecil yang membuat elf itu terkejut,


"hahh... mungkinkah, nona cia (kia) " ucap sang elf


"cia... kenapa kau keluar" tanya Ray


"Ray itu tidak sopan, seharusnya kau menyambut ku bukan malah bertanya seperti itu" ucap cia


"Ray siapa itu? " tanya miu


"namanya cia, dia wujud manusia dari demon scythe, aku bertemu dia saat aku latihan menguasai diri, maaf ya gak ngasih tau" ucap Ray


"wahh... imutnya, nama kamu cia kan" ucap lala


"ya Terima kasih, aku sudah imut dari dulu" ucap cia sambil menyombongkan dirinya


"cia kalo kamu demon scythe berarti umur kamu udah 2 abad lebih, aku bener kan" ucap miu


"ehh... k.. ka.. kamu lebih tua dari pada aku" ucap lala sambil terkejut


"mana mungkin, kami para roh tidak bisa tua atau muda, walaupun kami dijadikan artefak" ucap cia


"oh... jadi gitu" ucap Ray


"maaf mengganggu pembicaraan kalian, tapi bisakah kalian jelaskan siapa kalian" ucap sang elf


"oh kenalin ini Ray, dia tuan baru ku, yang itu miu istri dari tuan ku, dan ini lala si loli peot" ucap cia


"cia kau sudah berlebihan" ucap Ray


"aku loli peot" ucap lala dengan muka kesal,


"maaf karena ketidak sopan-an ku terhadap kalian, oh ya kau harus ikut denganku ke desa elf nanti akan ku perkenalkan pada kepala desa" ucap gadis itu


Lalu Ray hanya bisa menuruti perkataan nya walau sedang bingung.


Saat mereka sampai di desa, semua orang desa bersembunyi ketakutan melihat cia,


"kenapa semua orang bersembunyi, oh ya aku baru ingat ini pasti karena cia" ucap Ray di dalam hati


Lalu mereka semua sampai di sebuah bangunan, saat mereka masuk seorang penjaga pintu menodongkan tombak karena mereka manusia, tapi saat mereka melihat cia mereka sangat terkejut, lalu mereka menurunkan tombaknya dan mempersilahkan mereka lewat.


lalu saat di dalam, mereka di perkenalkan kepada kepala desa di sana,


"tuan orang orang ini adalah petualang dan diantara mereka ada pengguna demon scythe" ucap gadis elf


"perkenalkan namaku Ray sang pengguna demon scythe, ini miu, yang itu lala, dan yang imut itu c~" ucap Ray


"cia namaku cia" ucap cia sambil menyela omongan Ray,


"e.. eh.. ada nona cia juga rupanya, ehemm... jadi kau pewaris demon scythe, lumayan juga kuharap kau bisa menjalankan tugasmu dengan baik, oh ya aku sampai lupa perkenalkan namaku lugh panggil saja aku lugh" ucap kepala desa itu


"kakak dimana kau? aku membawa bekalmu" teriakan seseorang


lalu ada yang datang


"laugh apa yang kau lakukan di sini" ucap Ray


"Ray... kamu Ray kan, kok kamu ada di sini" ucap laugh


"ohh jadi kalian udah saling kenal" ucap lugh

__ADS_1


"laugh dia adalah pewaris demon scythe, nak muda perkenalkan dia adalah adikku, semoga kalian bisa akrab ya" ucap lugh


"a... oh ya" ucap Ray dan laugh secara bersamaan,


"Ray ngomong ngomong apa kau tau tentang legenda sang pembantai dewa" tanya laugh


"emhh... enggak" jawab Ray


Lalu lugh menceritakan nya


"dahulu kala ada seorang petani yang sangat ingin menjadi kaya lalu ia menikahi seorang wanita biasa, namun saat mereka mempunyai anak mereka sangat kecewa karena kaki nya hanya satu, awalnya mereka kecewa namun saat ia dewasa ia menjadi pandai besi yang sangat hebat, selain itu ia bisa mengalahkan monster seperti frenrir hanya dengan mengayunkan pedangnya, dan ia juga sangat kaya dan memiliki 3 orang istri, dan pria itu bernama gard. suatu hari saat ia sedang berkeliling di desa yang sangat damai dan indah tiba-tiba ia merasakan ada bahaya, lalu ada seorang dewi yang mengaku sebagai dewi perang lalu dewi tersebut membantai semua orang di sana, lalu saat gard mencoba melawan dewi itu lengan kanannya tertebas dan ia melarikan diri, dan saat ia sedang berlari ia melihat seorang anak kecil yang sedang berjalan, lalu ia berniat untuk menggunakan anak itu untuk dijadikan tumbal untuk membuat senjata, lalu jiwa anak tersebut di masukan ke dalam batu sihir, dan batu sihir itu di leburkan bersama dark iron (besi gelap) dan adamantite, lalu ia membuat senjata berupa sabit lalu ia memberikannya nama yaitu demon scythe, setelah itu gard memberikannya kepada raja iblis bernama diabolos, dan ia meninggal setelah memberikan sabit itu. dan legenda mengatakan kalau akan ada orang yang bisa membantai semua dewa dan mendamaikan dunia, dia adalah seorang remaja yang sangat pintar dan ia ditemani oleh seorang mantan dewi kegelapan. dia akan mendamaikan dunia dengan mengangkat sabit nya dan dia akan menebas segala yang menghalanginya" kisah yang di ceritakan oleh lugh.


lalu mereka pergi mencari penginapan karena hari sudah mulai malam, tapi mereka tidak menemukannya dan mereka terpaksa bermalam di hutan.


Saat Ray sedang membuat api unggun miu berkata "Ray tolong buatkan kolam air panas, aku mau mandi" lalu Ray membuatnya setelah itu Ray memasak makan malam sementara cia sedang asik bermain dengan lala,


"Ray kamu lagi masak apa" ucap cia


"oh ini rendang, biasanya aku di bumi pake daging sapi tapi karena gak ada jadi aku pake ancient dragon" ucap Ray


"oh aku mengerti" ucap cia


"hahh a.. an.. ancient dragon" ucap lala sambil terkejut.


Lalu saat miu selesai mandi ia meminta baju ganti kepada Ray,


"Ray baju gantinya" ucap miu


Lalu Ray menjentikkan jarinya dan pakaian miu keluar dari dimensi ruang waktu,


"Ray yang tadi itu apa" ucap lala


"lala jangan ganggu Ray dia lagi masak, biar aku jelasin yang tadi itu namanya dimensi ruang waktu" ucap cia sambil menjelaskan,


"oh iya Ray kamu lagi masak apa kok baunya enak banget" ucap miu


"aku lagi masak rendang" ucap Ray


"hah serius, udah lama aku gak makan rendang, Ray emang kamu bisa" ucap miu


"ya bisa lah, nih bentar lagi jadi" ucap Ray.


lalu saat rendang nya sudah matang Ray menyajikannya untuk lala dan cia tapi tidak untuk miu,


"Ray mana punyaku" tanya miu dengan perasaan sedikit menyesal,


"miu sini ikut aku sebentar" ajakan Ray


Lalu Ray menarik tangan miu dan membuka gerbang teleportasi dan mereka sampai di sebuah tempat di mana miu bercerita tentang masa lalu nya,


"Ray apa maksudmu dan kenapa kau mengajak ku ke sini" ucap miu


lalu tanpa berkata Ray mengambil lentera dari dimensi ruang waktu dan menaruh di tanah, lalu ia mengambil rendang yang ia masak sepesial untuk miu dan dirinya,


"ini... duduk dan makanlah, kau pasti suka" suruh Ray kepada miu


Lalu miu menuruti Ray, dan saat mereka makan miu tiba-tiba menangis


"miu kenapa nangis gak enak ya rasanya? "


"nggak kok ini enak banget, aku cuma keinget sama orang tua aku di bumi, waktu itu hari ulang tahunku dan ibuku masak rendang dan rasanya sama kayak gini" cerita miu


"miu udahlah gak usah sedih orang tua kamu pasti baik-baik aja, dan kalo kamu nangis mereka pasti kepikiran mulu" ucap Ray sambil mengelus kepala miu.


>bersambung

__ADS_1


__ADS_2