
kyuhyun meninggalkan hyura
keesokan hari nya di rumah sakit
Apa yang membuatmu menjadi seperti ini Hyura-ya?”
Air mata turun dari ujung mata Hyura dan secara perlahan menghilang diantara rambutnya, Donghae dibuat khawatir oleh Hyura yang panasnya tidak kunjung turun. Gadis itu juga terus mengigau, menyebutkan nama Da Eun yang saat ini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Donghae sangat yakin jika kehadiran Da Eun lah yang bisa membuat kondisi Hyura lebih baik, namun karena Da Eun tidak bisa keluar dari ruang steril Donghae tidak bisa membawa anak itu kesini, membawa Hyura ke rumah sakit pun malah akan semakin memperparah kondisi Da Eun.
“Hyura-ya.”
****
“Sajangnim.” Kim Ryeowook bersuara setelah membuka pintu ruangan Cho Kyuhyun. “Ada yang ingin bertemu dengan anda.”
Kyuhyun yang tengah terburu-buru dengan pekerjaannya itu mendongak, mengerutkan kening karena merasa tidak memiliki jadwal pertemuan dengan siapapun. “Nugu?”
“Shin Hyena-ssi.”
Apa gadis itu sudah keluar dari rumah sakit?
“Biarkan dia masuk.”
“Ne, sajangnim.”
__ADS_1
Kim Ryeowook menghilang sebentar sebelum kembali dengan Shin Hyena yang masih terlihat sangat pucat, luka di pergelangan tangan kirinya membuat dia tampak begitu menyedihkan, rambutnya yang biasa tertata rapi kini hanya dibiarkan terurai.
“Oppa.”
Seketika rasa iba menyeruak, wanita itu terlihat bukan Hyena yang selama ini dia kenali. “Apa dokter sudah mengijinkanmu pulang? Kenapa kau malah kesini Hyena-ya.”
“Oppa.” Kepalanya pening, namun dia tidak ingin kehilangan satu kesempatan pun untuk bertemu dengan Kyuhyun. Dia ingin menjadi satu-satunya wanita yang bisa mendampingi Kyuhyun, dia sudah sangat mencintai pria ini. “Tolong jangan tinggalkan aku, aku tidak bisa hidup tanpamu.”
Masalah ini lagi.
Pintu maafnya sudah tertutup untuk Hyura, namun bukan berarti dia bisa dengan mudah memasukkan nama wanita lain kedalam hatinya. Terlebih, Kyuhyun tidak ingin menyakiti wanita itu karena ketidakmampuannya mencintai wanita lain.
“Hyena-ya, mungkin aku bukan pria yang tuhan ciptakan untuk menemani sisa hidupmu. Kau cantik, kau baik. Pria manapun tidak akan pernah menolak untuk bisa menjadi suamimu.”
Tetap tidak bisa, Kyuhyun membutuhkan waktu untuk memberikan kebahagiaan kepada wanita lain. Maka dia menghampiri Hyena yang semakin terlihat pucat, memanjangkan tangan untuk menjangkau tubuhnya. “Maafkan aku Hyena-ya.”
Aniya.”
Seberapapun Hyena memohon, Kyuhyun tidak akan mengubah keputusannya. “Sebaiknya kau pulang, ibumu pasti sedang mengkhawatirkanmu.”
“Oppa, jeball.”
“Aku akan menyuruh seseorang untuk mengantarkan mu pulang.”
“Aniya.”
__ADS_1
Melihat kondisi Hyena yang seperti itu, sepertinya Kyuhyun tidak bisa terus membiarkan wanita itu berkeliaran di perusahaannya. Maka tanpa menghiraukan Hyena yang menolak untuk diantarkan Kyuhyun kembali ke mejanya untuk menghubungi seseorang.
“Bisa kau kesini?”
Hanya dengan kalimat itu saja si penerima sudah mengerti, hingga beberapa menit kemudian Kim Ryeowook yang tadi di hubungi membuka pintu ruang kerjanya dengan terburu-buru.
“Ne, sajangnim.”
“Tolong antarkan Hyena kerumahnya.”
Kim Ryeowook melihat Hyena yang menunduk seraya menangis. “Ne, sajangnim.”
“Pastikan kau melihatnya masuk ke rumah dengan mata kepalamu sendiri.”
“Aku mengerti sajangnim.”
Kali ini Hyena tidak menolak, dia menurut saat Ryeowook membantunya berjalan keluar dari ruangan Kyuhyun. Tentunya sebelum pria itu kehilangan kesabaran.
Kyuhyun kembali duduk di kursi kebesarannya sesaat setelah pintu ruangannya itu ditutup dari luar, jika pekerjaannya selesai lebih cepat dia ingin sedikit lebih banyak meluangkan waktu dengan Da Eun yang besok akan di operasi.
Akhirnya hari yang paling Kyuhyun tunggu akan datang, dia akan segera memiliki Da Eun seutuhnya.
****
maaf ya guys aku baru update karena kesibukan kuliah online membuat ku sedikit tidak sempet untuk menulis
__ADS_1