
Anyeonghaseyo, eommonim.” Hyena datang dengan ekspresi bergembira, tangannya pun dia lingkarkan di lengan Kyuhyun. Tidak ada yang lebih membahagiakan lagi selain bisa bertemu dengan orang terkasih, meskipun di jodohkan Hyena teramat sangat mencintai Cho Kyuhyun.
“Aigoo, Wasseo?” Kim Eun Ji menyambut kedatangan calon menantunya tanpa memperdulikan ekspresi Kyuhyun yang terlihat murung, persetan dengan ekspresi itu. “Bagaimana makan malamnya? Apa menyenangkan?”
“Ne, eommonim.”
Hyena memiliki wajah yang cantik dan manis, siapapun pasti akan langsung menyukainya hanya dalam satu kali lihat. Selain kecantikannya, Hyena berasal dari kalangan konglomerat Korea, dengan latar belakangnya itu tidak sulit untuk menemukan teman.
“Aku harus ke kamar, ada yang harus aku lakukan.” Ucapan dingin itu tercipta seiring dengan tangannya yang melepaskan tangan Hyena, Kyuhyun juga berekspresi lelah. “Aku ke atas dulu eomma.”
“Tapi nak, Hyena_”
“Kalian mengobrol saja, aku lelah.”
__ADS_1
Kim Eun Ji berusaha untuk menghentikan langkah kaki Kyuhyun. “Adeul-ah.”
“Gwenchana, eommonim. Kyuhyun oppa memang terlihat sangat lelah, dia sudah bekerja keras seharian ini.” Tapi sepertinya Hyena lebih mengerti Kyuhyun ketimbang ibunya sendiri.
Percakapan dari lantai bawah sama sekali tidak menarik, Kyuhyun seolah menulikan telinganya untuk bisa naik dengan tenang. Dia menyalakan lampu, melepaskan jas hitam yang dia pakai dan menyampirkannya di sofa. Lelah seakan menghinggapi tubuhnya, lebih dari itu, seluruh pikirannya terfokus hanya pada satu orang sejak tadi siang.
Lee Hyura.
Setiap detiknya terasa begitu berharga, meskipun empat tahun berlalu namun Kyuhyun sama sekali tidak bisa melupakannya. Hyura adalah wanita pertama yang membuatnya jatuh cinta hingga bersedia melakukan apapun, dengan Hyura lah Kyuhyun berani untuk bermimpi.
Hyura adalah gadis sederhana yang sudah tidak memiliki siapapun, sejak hubungan keduanya tidak ada lagi tempat bergantung selain Kyuhyun. Hyura berulang kali mengatakan untuk tidak meninggalkannya, namun kenyataan justru berbalik.
Mereka menyiapkan setiap detail pernikahan bersama, Kyuhyun bahkan selalu melihat senyuman terukir di wajahnya. Tapi, Hyura tidak pernah datang. Selama apapun Kyuhyun menunggu, Hyura mengingkari janjinya.
__ADS_1
Kini, gadis itu datang lagi. membawa kabar mengejutkan perihal dirinya yang memiliki seorang putri. Hubungan mereka yang berakhir buruk sepertinya berbuah manis. Ada seorang putri yang terlahir dari cinta mereka, bukankah itu sangat menyenangkan?
Tetapi hatinya tak kunjung baik-baik saja, sikap Hyura yang tidak pernah datang kepernikahan mereka empat tahun lalu telah menorehkan luka. Luka menganga yang sampai saat ini pun belum hilang.
** Second Chance **
Setiap hari di setiap paginya Hyura akan berangkat bekerja, selama satu tahun ini dia telah menjadi seorang pelayan di sebuah restaurant tak jauh dari rumah tinggalnya. Lagi-lagi karena kebaikan hati Donghae Hyura mendapatkan pekerjaan tersebut.
Pemillik restauran tempat Hyura bekerja adalah Park Kyorin, istri dari sahabat kecil Donghae yang sampai sekarang masih tinggal di Jepang. Lee Hyuk Jae atau yang biasa Donghae panggil dengan sebutan Eunhyuk itu bekerja sebagai salah satu staff duta besar Korea untuk Jepang.
Setelah memastikan Da Eun memakan makananya maka waktunya untuk Hyura berangkat, Hyura akan menitipkan Da Eun kepada Donghae yang selalu dengan senang hati mengatakan ya, serta selalu berpesan bahwa dia tidak perlu khawatir selama Da Eun berada sangat dekat dengannya.
“Wasseo?”
__ADS_1
Park Kyorin berada di belakang meja kasir, tersenyum riang saat melihat Hyura berjalan menghampiri dirinya.
“Apa yang lainnya belum datang?”