Hyura

Hyura
part 29


__ADS_3

Wanita yang dulu sangat berharga untuk Kyuhyun, wanita itu tidur dengan tangan yang menggenggam tangan mungil milik Da Eun. Anak itu tidur menyamping dengan tangan kiri berada diatas tangan Hyura, matanya terpejam erat, seolah tengah bermimpi indah.


Kyuhyun dipersilahkan menempati sebuah kamar untuk persiapan operasi besok pagi, dia bahkan sudah memakai pakaian rumah sakit yang sama dengan yang Da Eun pakai, karena rasa rindunya untuk Da Eun dia datang untuk melihat malaikat kecilnya itu.


Untuk beberapa detik Kyuhyun hanya sibuk memandangi wajah Da Eun yang malam ini terlihat sedikit lebih cerah dari biasanya, serta Hyura yang hampir memiliki wajah yang sama dengan bocah itu.


Kyuhyun berniat menyelimuti Da Eun sampai ke bahunya sebelum wanita yang dulu sangat dia kagumi bangun, wajah Hyura yang pucat terlihat sangat jelas, tidak dipungkiri bahwa itu juga sangat mengganggu Kyuhyun.


“Aku kira kau tidak ada disini, karena itu aku datang untuk melihatnya.”


Hyura berusaha untuk menyingkirkan perasaan tidak nyamannya dengan Kyuhyun, namun tetap tidak bisa. Hyura mengingat setiap kata yang Kyuhyun ucapkan kemarin.


“Besok dia di operasi, tentu saja aku harus ada disini untuk menjaganya.”


Entah dengan alasan apa namun Hyura mendengar Kyuhyun mendengus, dengan ekspresi sedikit angkuh dia memasukkan kedua tangannya ke saku celana yang dia pakai.


“Bagus kalau kau tahu.”


Hyura kembali menunduk.

__ADS_1


“Aku menemuimu bukan untuk memberitahu kehadirannya saat itu, aku ingin meminta bantuan karena hanya kau satu-satunya harapanku untuk kesembuhan Da Eun.”


Kyuhyun melirik Hyura dengan ekor matanya.


“Aku putus asa.” Saat satu bulir air mata jatuh ke pipi, Hyura segera menghapusnya. “Jujur saja, aku tahu aku hamil saat memutuskan untuk meninggalkanmu.”


Kyuhyun luar biasa terkejut, beberapa hari lalu Hyura mengatakan bahwa dia tidak tahu bahwa dia sedang mengandung saat memutuskan untuk meninggalkan dirinya. Detik ini, wanita itu mengugkapkan hal yang sangat berbeda.


Kyuhyun kesulitan menebak seperti apa sebenarnya wanita dihadapannya ini.


Ataukah dia sedang berbohong untuk menyakitinya?


“Umurnya 4 minggu, aku bahkan sudah bisa mendengar detak jantungnya.” Hyura hanya ingin menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi kepada Kyuhyun. Dia lelah, dia berputus asa. Setelah bertemu dengan Kyuhyun dia merasa hidupnya menjadi bertambah sulit.


“Lalu kenapa kau mengatakan hal berbeda saat aku bertanya padamu?”


Ucapan keras Kyuhyun berhasil membuat Da Eun terperanjat, gadis manis itu bangun dalam keadaan linglung namun luar biasa takut saat melihat ayahnya berdiri dalam ketegangan.


Kemudian dia memutuskan untuk menangis.

__ADS_1


“Da Eun-ah.”


Hyura akan meraih anak itu, namun reaksi yang Kyuhyun tunjukkan terlalu cepat untuk orang yang belum sembuh 100%. Kyuhyun menyingkirkan Hyura dari jalannya, menjauhkan tubuh wanita itu dari Da Eun yang sekarang menangis dalam pelukan Kyuhyun.


“Tidak, Da Eun-ah. Appa tidak marah padamu.”


“Eomma.” Da Eun menatap ibunya dengan air mata menggenang, mengharapkan Hyura yang mematung dibelakang untuk memeluknya.


“Biarkan aku memeluknya.”


Bukan mengijinkan Hyura melakukan apa yang wanita itu inginkan, Kyuhyun malah menunjukkan sikap berbeda. “Da Eun tidak akan membutuhkanmu lagi.”


“Kyuhyun-ssi.”


“Kalau sikapmu masih seperti ini, aku akan menyuruh perawat untuk tidak mengijinkanmu masuk kesini.”


“Eomma.” Tapi sepertinya yang Da Eun inginkan hanya Hyura, namun kedua tangan Kyuhyun memeluknya terlalu erat. Dia tidak bisa keluar dari pelukan ayahnya. “Eomma.”


Dan pada saat itu, Hyura memutuskan untuk melakukan apa yang harus dia lakukan sebagai seorang ibu. Kyuhyun tidak bisa menjauhkannya dari Da Eun, maka mulai malam itu dia merencakan sebuah rencana yang akan dia lakukan jika Da Eun sudah benar-benar sembuh.

__ADS_1


__ADS_2