
Maaf banget baru bisa up ๐๐
Akhir akhir ini Lagi ngurusin Tugas Akhir, maaf ya... InsyaAllah besok bakalan up lagi hehe...
Kami pun meninggalkan taman kota tersebut dan menuju pusat perbelanjaan.
Sesampainya di pusat perbelanjaan, kami berempat berjalan jalan dan memilah milih oleh oleh apa yang baik untuk dibawa pulang ketempatnya.
" Ini kayaknya enak, biasanya juga ini makanan khas oleh oleh yang biasa dibeli jika mampir kesini. " Ujar ku sambil menunjukkan.
" Oke kita beli ini sama itu aja, terus kamu yang bawa ya ndre " Ujar nya.
" Enak aja, semuanya aku, satu satu geh. " Kata Sertu Andre, dan diyakan olehnya.
Setelah di cukup kan untuk membeli oleh oleh, kita pun berjalan kembali.
" Mau beli ini nggak? Ini keliatan nya enak kalo buat oleh oleh lagi. " Ujarku lagi
" Ngapain repot beliin oleh oleh makanan bang,bawain calon mantu buat mama abang ini aja udah lebih dari cukup hahaha... " Celetuk April sambil memegang tangan ku
" Apaan sih kamu pril. " Kataku dengan kesal
" Hahaha, kamu paling bener emang pril. " Ucap Sertu Andre
" Berarti bawa Ica aja cukup nih" Candaan Kapten Dika.
" Ih Kaptennn ini... Udahlah kalo gitu aku shopping beli baju aja " Kataku sambil berjalan pergi
" Woy, emangnya elu masih punya duit, kan duitnya udah abis buat traktir in dikantin " Seru April sampai terdengar di telinga ku
"April reseh.. " Seruku padanya sambil berjalan
***dasar April April, malu guaaa*** gumam ku
Aku pun berjalan sambil melihat lihat baju, dan tetap diikuti oleh 3 bodyguardku tersebut hehe
" Kamu pokoknya masih punya utang penjelasan kejadian tadi." Katanya sambil berbisik kepadaku, dan akupun mengiyakan
" Bagus ini ca, aku suka, kayaknya bagus kalo kamu yang make, mirip Jenny Blackpink haha.." Seru April kembali
" Iya bagus, tapi harganya juga bagus... Yakali aku make gini langsung kayak Jenny haha.. " Ucapku
" Udah yok kita pergi dari sini, kasian dia orang." Kataku lagi sambil berbisik ke April dan di anggukan olehnya.
" Mau kemana lagi" Ujar Sertu Andre
" Ntah, kan kita ngikut aja haha" Seru April
" Kalian lapar?" Tanya Kapten Dika kepada kami, dan kami pun meng iya kan.
Tak lama kemudian, kami sampai di foodcourt mall tersebut. Kami duduk dan memesan apa yang kita inginkan.
" Ini ditraktir bang Andre kan haha" Canda ku
" Enak aja, kan ada big boss. Dia lah yang traktir" Ujar Sertu Andre
"Jadi inget drakor Dots aja, panggilan nya big boss." Celetuk april
" Iya, saya yang bayar, kalian terserah mau apa.. " Ujarnya
__ADS_1
" Emang bagus drakor dots itu? " Ujarnya lagi
" Ya baguslah bang, Ica aja sampe nonton berulang ulang kali.. Kapan kapan kalo perlu abang nonton tu drakor DOTS sama Ica haha..." Seru April
" Husss April" Ujar ku pada April.
Setelah makanan yang telah dipesan kami datang, kami pun memakan makanan tersebut, lalu kami melanjutkan jalan jalan kami.
"Kalian nggak capek" Ujar Kapten Dika kepada kami
" Nggak " Kataku dan April dengan serempak.
" Bang Andre, kita kesana yuk main Basket. " Ujar April sambil menunjuk ke arah Timezone
" Oke" Jawab Sertu Andre
" April Aku ikut " Ujar ku pada April
" Ngga mau, kamu sama bang Dika aja sana. " Ujarnya padaku
"Hah, ngga mau April" Seruku, tiba tiba tanganku di tarik kapten Dika
" Ih Kapten, mau kemana, lepasin.. " Ujarku
" Ikut aja, dan mulai sekarang jangan panggil aku kapten lagi, panggil abang kalo nggak kakak seperti Mama memanggilku" Katanya dengan senyuman tetap memegang tangan ku.
Setelah itu kami sampai di depan sebuah toko, yang merupakan toko perhiasan "Mau beli perhiasan?" Kataku padanya
" Iyaa " Jawabnya
" Buat siapa? Buat mama Kapten? Eh maksudnya buat Mama abang? " Ujarku padanya
" Ohhh, cincin? Kalung? Atau gelang? " Tanyaku padanya
" Katanya kamu mau cincin. " Ujarnya padaku
" Hah, ini buat aku? Maaf aku tadi bercanda" Ujarku
" Iya buat kamu, emang siapa lagi orang yang aku sayangi. Walapun menurut mu bercanda tapi tetap aku mau memberikannya untuk mu. " Katanya
" Kan abang juga sayang sama mama dan adik aabang, kufikir buat meraka. " Kataku
" Mereka uda banyak, udah kamu suka yang mana. " Ujarnya
" Beneran aku tadi cuma bercanda, ngga boong, suer deh... Aku ngga usah dibeliin ini.. " Ujarku
" Udah, pilih aja, ini sebagai permintaan maaf ku. " Ujarnya lagi
" Uda nggak papa, uda aku maafin kok, gak perlu beli kayak gini. " Ujarku
" Aku serius, aku mohon terima. Nggak boleh nolak " Katanya sambil memegang tanganku.
" Yaaa" Ujarku dengan berat.
Aku pun memilih cincin tersebut dengan asal asalan, yang penting simpel dan keliatan tidak mahal. " Ini aja mbak" Kataku pada penjaga Toko perhiasan tersebut
"saya beli yang itu mbak" Ujarnya dan berjalan kearah tempat pembayaran toko tersebut.
"Ini bagus mba, Keluaran terbaru lagi, modelnya biasa namun terlihat elegan. " Seru penjaga toko itu padaku sambil menuliskan surat suratnya
Degg suara hatiku kaget, kupikir itu murah, taunya Keluaran terbaru pasti harganya mahal.. Aku seketika itu pula bengong, diam memikirkan berapa kisaran harganya, dan mengutuki kebodohan ku, kenapa aku mau diberikan perhiasan tersebut.
__ADS_1
"Icaaa, ca, " Ujarnya dan aku masih bengong
" Sayang, ayok " Ujarnya lagi padaku
" Hah, iyaa"
" Dipanggil sayang baru nengok, sini tangan kamu. " Ujarnya sambil memasukkan cincin tersebut kejari manis ku
"Hah" Ujarku kaget dengan prilakunya
" Jangan sampai dilepas ya sayang. " Ujarnya sambil menggandeng tangan ku
" Ih kok sayang sayang, kan kita nggak ada hubungan apa apa.. Dan aku nggak bisa pake ini" Kataku sambil melepaskan cincin itu dan memberikannya
" Haha, kamu lucu.. Kalo kamu nggak mau, terus aku yang make itu, buat apa aku. Uda pake aja, sayang kan kalo sudah dibeli terus dibuang, ingat ini hadiah dariku untukmu, aku bakal marah kalau kamu tidak menerimanya dan jangan sungkan atas pemberian ku ini" Ujarnya sambil memasukkan cincin tersebut kejari manis ku lagi.
Aku diam seribu bahasa saat mendengar ucapannya, tak bisa mengelak, mengelak pun percuma, pasti berakhir dengan paksaan.
Kami pun berjalan sambil melihat lihat deretan pakaian yang terpampang di depan kami.
" Kamu mau beli apa lagi? "Tanya nya padaku
" Nggak ada " Jawabku
" Yaudah, tunggu sini bentar ya, saya mau pergi ke toilet. " Ujarnya sambil berjalan pergi dan aku iya kan.
Ada Seseorang yang sedang mengamati "Bos, mereka masih dalam pantauan saya." Seru orang tersebut di telfon.
"Awasi gerak gerik mereka, dan jangan sampai ketahuan." Kata orang tersebut didalam telfon.
" Baik bos, gak bakalan ketahuan, saya ahlinya dalam bidang ini, yang terpenting bayaran nya sesuai dengan kesepakatan. "
" Itu urusan gampang. "
" Baik bos" Orang tersebut menutup telfon tersebut.
Disela aku menunggunya kembali, aku melihat lihat baju yang berada di depan ku. Tak selang beberapa lama dia pun akhirnya menghampiri ku, sambil membawa 3 paperbag yang berada di tangannya.
" Itu apa aja kak? banyak bener bawaannya, sini aku bawain 1, biar pas kita bawa nya. " Ujarku sambil memegang 1paper bag berisi kotak perhiasan cincin tadi.
" Rahasia, uda kamu pegang yang itu aja, ini biar aku yang bawa. Kita langsung ke mobil aja, mereka uda nunggu disana." Ujarnya
" Yaudahh" Ujarku. Kami pun berjalan menuju parkiran dimana mobil kami berada.
" Wihhh banyak amat barang bawaannya, kayak mau pulang kampung aja haha" Seru Sertu Andre yang melihat Kapten dika membawa 3 paper bag dan aku membawa 1 paper bag.
" Husss.... No comment " Ujar Kapten Dika.
*
*
*
ยฐยฐยฐ Masih penasaran ya sebenernya itu siapa??
Jangan lupa like and comment.
__ADS_1
See you next episode๐๐