
Maaf Banget up nya lama 🙏🙏🙏
Marhaban Ya Ramadhan
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bagi yang Menjalankan 😊🙏
*
*
*
Tujuan utama kami yaitu toko roti untuk membeli kue yang disukai oleh kapten Dika dan selanjutnya ke mall untuk membeli perlengkapan pesta serta membeli kado untuknya.
Setelah kami sampai di sebuah toko roti, kami memilih kue yang akan kami gunakan untuk merayakan ulang tahun Kapten Dika, yang mana hari ulang tahunnya jatuh pada hari senin atau besok.
Setelah kami memilih kue, bang Rizal pun langsung membayar pesanan kami tersebut. Tak butuh waktu lama, kue yang sudah di hias sudah ada ditangan kami, lalu kami pun langsung menuju Mall untuk membeli perlengkapan lainnya.
Kami membeli perlengkapan surprise ulang tahun seperti popper confetti dengan ukuran 30cm untuk lebih meriah dengan adanya ledakan kertas Cofetti.
Tak hanya membeli perlengkapan surprise ulang tahun, Dira pun langsung menuju bagian pakaian. Aku dan bang Rizal mengikuti Dira kemanapun ia pergi, dan seringkali memberikan komentar atas pakaian, tas maupun sendal yang ia inginkan.
Melihat adik bungsunya yang begitu antusias dan berlama-lama ketika berbelanja, membuat bang Rizal kesal, namun aku kagum dengannya yang mau diajak berkeliling.
" masih lama??? " Tanyanya dengan kesal
" Bentar bang, Dira bingung mau pilih yang mana, masih pingin liat liat yang disana bang. " Jawab Dira sambil membolak balikan baju.
" Em, kira kira Dira bagus nggak sih kak pake ini? " Tanyanya kepadaku
" Bagus kok, lucu... " Seruku.
" Yaudah, beli itu, dan ayo beli baju yang kamu inginkan disana, setelah itu kita pulang.. Abang capek... " Ujar bang Rizal langsung mengambil baju tersebut dan memberikannya ke karyawan, lalu membayar nya.
Setelah Dira cukup membeli baju, tas dan yang lainya, kamipun kembali pulang ke rumahnya.
Setelah kami sampai dirumah, aku langsung membawa kue tersebut, dan menyembunyikan nya di kamar ku, karena kalau didapur aku bingung mau diletakkan dimana.
Dan untuk malam ini, Dira mengajakku untuk tidur dikamarnya.
Setelah aku menyimpan kue tersebut, aku pun membereskan dan mengemasi barang barang ku, terasa tenggorokan ku kering, aku pun berjalan menuju dapur untuk meminum air putih.
Ketika aku duduk dan meminum air dalam gelas, aku bertemu Oma, dan ia langsung tersenyum meremehkan ku, dengan kilatan matanya yang kesal serta ketidaksukaannya kepadaku.
" Jangan harap kamu bisa bersama dengan cucuku... Sampai kapanpun oma tidak setuju dengan hubungan kalian. Putuskan hubungan kalian, dan oma akan memberikan uang yang sangat kamu butuhkan. Karena rumput liar harus dihilangkan sampai ke akar akarnya. " Seru oma lalu pergi berjalan meninggalkan ku.
__ADS_1
Mendengar ucapannya, berasa hatiku sangat sakit dibuatnya. Apakah sehina, atau senista itu kah aku difikiran nya. Aku hanya bisa bersabar mendengar ucapan yang ia lontarkan kepadaku.
Tanpa butuh waktu lama, aku pun kembali kekamar ku, dan menenangkan hatiku.
Aku tersadar ketika Dira mengetuk pintu untuk masuk kamarku.
" Lah kak, kenapa matanya bengkak kayak gini, kakak habis nangis?? kenapa? Atau Kak Dika buat salah" Tanya Dira.
" Emmm... Nggak papa kok dek.. Ini tadi habis liat film, sedih ceritanya. " Bohongku.
" Nggak usah bohong deh kak, mana ada nonton film sampe matanya kayak gitu, terus sambil sesegukan gini. Jujur sama Dira, kak Dika pasti buat salah kan." Tebaknya.
" Engga dek. " Jawabku spontan.
" Kak, katanya kakak sudah menganggap Dira adik sendiri... Cerita aja kaka sama Dira, siapa tau Dira bisa cari solusinya, tapi Kalau nggak mau cerita juga nggak papa kak. " Katanya sambil menatap ku dan duduk disampingku.
" Dekk... " Ucapku pelan dengan ragu ragu.
" Iya kak" Jawabnya
" Dekk... Apa kamu membenci kakak juga..?? Serperti oma yang tidak menyukai kakak?" tanya ku dengan wajah yang sendu
" Tentu saja tidak...! Dira justru menyukai kakak, karena kakak sudah membuat kakak ku bahagia. Dan apa pun yang membuat kakak ku bahagia maka Dira akan mendukung nya..." ujar Dira dengan senyuman manis di wajah nya
" Terima kasih dek....!" ujarku sambil memeluk dira dengan erat. Dira yang dipeluk pun tersenyum.
" Bisa di bilang oma Dira itu sangat lah berfikiran kuno...!!!" ujar Dira lagi dengan tertawa kecil.
Aku pun ikut tertawa, mendengar penuturannya tersebut. Aku dan Dira pun kembali memeruskan berbincang bincang di dalam kamar.
Tok... Tok... Tokkk... (Suara ketukan pintu kamar)
" Ica, Dira... Buka pintu nya, abang boleh masuk... " Seru Kapten Dika sambil mengetok pintu kamar.
Mendengar ucapan Kapten Dika, kami pun kaget, aku dan Dira pun langsung berjalan menemuinya dan mengajaknya ketempat lain, takut kue yang berada di kamarku ketahuan olehnya.
" Ada apa bang? " Tanyaku ketika melihat nya di depan pintu kamar, dan akupun langsung menutup pintu kamar, karena takut ia akan langsung memasuki kamarku.
" Kangen aja. " Serunya
" Ohhhh... Kirain apaan... Dek ayo kita kekamar kamu, melanjutkan film yang kemarin malam. " Ujarku mengalihkan pembicaraan dan iya kan oleh Dira.
" Melepas rindu itu perlu. Ayo kita kekamar mu dek. " Jawab kapten Dika sambil berjalan mendahului kami.
Melihat sikapnya, aku dan Dira hanya bergeleng-geleng.
" Kalau rame gini, Liatnya ditv aja kalau gitu, biar Dira pindahin filenya dari laptop." Serunya pada kami dan kami pun duduk di sofa kamar Dira.
__ADS_1
Kamar Dira, didominasi dengan warna cream yang cantik, ditambah dengan furniture yang elegan, serta didominasi barang barang berbau kpopers.
Aku dan Kapten dika duduk di sofa bed kamar Dira, sedangkan Dira sibuk memindahkan file file ke flashdisk nya, dan menghidupkan tvnya. Tak butuh waktu lama, akhirnya film pun kami nikmati.
Seketika aku serius menonton setiap adegan yang ada, dan tak tau sejak kapan, kapten dika tiba tiba meletakkan kepalanya keatas pahaku, dan kini pahaku pun menjadi bantalan nya.
" Ish.. Berat tau... " Jawabku mencoba menegakkan kepalanya dan menengok samping Kapten dika yang mana sebelumnya Dira duduk di sampingnya. Mungkin saat ini Dira sedang mengambil cemilan atau minuman, karena dikamar ini ia tidak ada.
***Bagiku walaupun pertemuan ku dengan mu singkat,, tetapi membawa kesan yang sangat berarti dan membuat ku nyaman ketika aku disamping mu. Kamu mempunyai tempat tersendiri di hati ku!!*** Gumam Kapten Dika tersenyum padaku
Mendengar ucapanku, dia tetap kekeh dan tetap meletakkan kepalanya diatas pahaku. Mungkin ia ingin ku manjakan, toh besok aku pulang dan sudah tidak menginap dirumah nya.
" Karena hari ini aku lagi baik, Untuk kali ini nggak papa. " Ujarku sambil mengelus rambut dikepalanya.
" Besok aku akan pulang, abang baik... " Ujarku lagi. Sebelum aku menyelesaikan ucapanku ia langsung duduk dan menatapku.
" Besok kamu pulang??? Tinggal lah disini lebih lama." Ujarnya kepadaku sambil memelukku.
" Kan sebelumnya kita sudah sepakat, aku bakal tinggal 4 hari." Ujarku padanya.
" Tapi kenapa rasanya secepat ini..." Katanya sambil melepaskan pelukan.
" Waktu akan terus berganti bang. " Seruku.
" Kalau besok kamu pulang, abang tidak mengijinkan, dan tidak menghantarkan." Serunya dengan nada kesal.
" Namanya juga kesepakatan bang, lagian mama ku juga menyuruh ku jangan berlama lama tinggal di sini. Aku juga bisa naik ojek online kok." Jawabku padanya.
"Abang nggak akan memesan tiket pesawatnya jika kamu pulang besok. " Ujarnya menahan ku pergi.
" Aku bisa naik bus sendiri, lagian uang ku juga cukup. " Jawabku padanya.
" Emang kalau keras Kepala itu susah di bilangin. " Seru nya dengan nada marah, pergi meninggalkan ku.
*
*
*
See You Next Episode 😁😁
__ADS_1
Jangan lupa likes and comment 🙏🙏🙏😊