
*
*
*
Aku diam termenung di dalam kamar, sambil menatap langit langit kamar, dengan fikiran yang tak tau kemana mana perginya.
Aku ingin meluapkan semua kesedihanku, penatku, tetapi aku bingung ingin meluapkan nya kemana???
Aku pun membuka aplikasi wh*tsapp ku dan mencoba mengirim pesan ke bang Andre, kucoba ingin menagih janjinya agar fikiran ku segar. Dan ternyata bang Andre mau, aku ajak pergi dari sini.
Segera aku berganti pakaian untuk pergi dengan bang Andre, dan meminta izin kepada Dira.
" Dek, kakak izin keluar sebentar ya, ingin mencari udara segar, tolong bilang ke Mama juga ya dek. " Seruku pada Dira ketika sampai dikamarnya.
" Iya kak... Kakak pergi dengan siapa kak?" Tanya Dira
" Kakak ada janji pergi dengan Bang Andre temannya kakak kamu, kamu kenal kan? " Jawabku
" Oh iya Dira kenal kak, yaudah nanti Dira bilang ke Mama " Seru Dira.
" Assalamu'alaikum dek, mb pamit pergi dulu ya" Setuju padanya.
" Waalaikumsalam, ati ati kak. " Jawabnya.
Aku berjalan menuju halaman depan rumah, karena aku meyakinkan agar bang Andre menunggu ku disana.
Ketika aku menunggu kedatangan bang Andre, aku melihat orang yang sedang menaiki motor CBR150R berwarna merah berhenti didepan ku, dan ketika seorang tersebut membuka helm ternyata itu bang Andre.
" Ayo naik, nyampe nggak? " Candanya ketika membuka helm
" Ish abang ini, ya di sampe sampe in lah,, seneng banget ngejek orang... Baru kali ini ica liat abang naik motor. " Seruku ketika memakai helm yang diberikan nya.
" Nggak suka abang jemput naik motor, mau naik mobil? " Serunya lagi.
" Bukannya gitu bang, baru kali ini aja liatnya, lagipula ica lebih suka naik motor daripada mobil. Sebenarnya ica itu mabuk kalo naik mobil, semenjak kuliah ini aja ica nggak mabuk, karena pulang kampung naik travel, kalo nggak sih ogah karena mabuk hehe.. " Seruku pada bang Andre sambil menaiki motor nya.
" Idih, mabok an... Yaudah ayo sekarang kita berangkat... Kamu abang traktir makan di emperan aja ya. " Seru bang Andre sedang mengendarai motor.
" Terserah abang aja, ica manut aja, namanya juga gratisan.. hahaha..." Jawabku.
" Coba jalan jalan nya malem, atau sore di taman kota ada festival makanan, kalau menjelang siang gini panas, bingung juga mau jalan jalan kemana. " Ujar bang Andre.
" Kita ke Timezone Mall aja yok bang, uda lama nggak main kesana, sekalian ngadem hehehe... " Ajak ku.
" Idih, kayak anak kecil aja main kesana, tau gitu kalau kesana ngajak Eza sekalian. " Seru bang Andre.
" yaudah, kita ajak Eza aja sekalian bang. " Ajakku lagi.
__ADS_1
" Lain kali aja deh ajak Eza nya, ntar disangka kita yang punya anak, ribet juga bawa anak kecil. Lagian abang juga bercanda tadi." Jawabnya sambil mengendarai motor.
" Yaaaah... Yaudah deh kita cus ke mall. " Ucapku dengan semangat.
" Oke, pegangan yang erat" Ujar bang Andre.
" Yeayyyy... " Seruku tanpa rasa takut melainkan senang.
Sesampainya di Mall, kami memarkirkan motor dan memasuki area Fun world (Timezone) Mall tersebut.
Kami memainkan berbagai macam mainan disana. Sebenarnya bukan kami, tapi lebih tepatnya aku, karena aku yang paling semangat untuk memainkan mainan disini.
Saking serius nya kami bermain, suara telfon di handphone ku pun tidak terdengar oleh ku.
" Kita beli minum yuk, abang haus dari tadi liat kekonyolan yang kamu perbuat... " Seru bang Andre.
" Sekali lagi ya bang, ica pingin kesana, disitu ada photobox, sekali kali biar kita ada kenangan jalan bareng gitu bang, yaaaa.... Pleaseee " Ujarku sambil memohon kepadanya.
" Oke,, yang penting nggak buat capek. " Jawab bang Andre.
" Bang Andre emang paling top pokoknya " Seruku sambil berjalan ke arah photobox.
Kami disini melakukan berbagai macam ekspresi muka ketika melakukan photobox. Aku dan bang Andre sampai tertawa ketika berfoto ria dan melihat hasilnya.
" Hahaha... Abang juga sih fotonya aneh aneh...gimana nggak buat ketawa coba... Yaudah kita beli minum ke Foodcourt disana" Jawabku dengan tertawa juga.
Kami berjalan ke arah Foodcourt dan memesan minuman yang kami inginkan.
" Mau makan apa? " Tanya bang Andre.
" Kayaknya ica pingin paket kremes deh bang, kayaknya enak. " Jawab ku sambil mengaduk aduk es jeruk didalam gelasku.
" Oke.. Apa lagi? " Tanya nya
" Uda ini aja, nanti nambah nya ahhahaha... " Candaku.
"Mbak saya pesan paket kremes 1, sama yang ini 1, sama ini 1, es jeruk di tambah 2 lagi ya mbak " Ujar bang Andre kepada penjual tersebut.
Ketika kami sedang menunggu pesanan, aku membuka handphone dan melihat ada banyak chat dan panggil an tak terjawab di layar HP ku saat ini.
Tiba tiba handphone yang saat ini kupegang ada panggilan telepon masuk ke handphone ku.
" Hallo, assalamualaikum, ada apa bang" Jawabku kepada bang Dika didalam telfon.
" Waalaikumsalam, kamu dimana sekarang? " Tanya nya padaku.
__ADS_1
" Aku ada di foodcourt Grand City bang" Seruku padanya, ketika aku menjawab pertanyaan nya, dia pun langsung mematikan telfon tersebut.
" Siapa? Dika? " Tanya bang Andre.
" Iya bang, di jawab malah dimatiin tiba-tiba telfonnya, gak jelas kan bang" Seruku
" Kamu nggak bilang sama dia kalo kamu mau pergi? " Tanya bang Andre.
" Nggak, Ica mau refreshing bang... " Ujarku
" Kenapa nggak sama Dika? Emang nya ada masalah apa kamu sama Dika? " Selidik bang Andre.
" Ngga papa bang... Coba tadi kita ajak Eza ya bang, ajak main main ke fun world tadi pasti seneng banget dianya... " Ujarku mengalihkan pembicaraan
" Kamu ini malah mengalihkan pertanyaan, Cerita sama abang...." Seru bang Andre.
" Karena Abang Andre itu uda Ica anggap seperti abang Ica sendiri... Ica mau cerita, sebenernya Oma bang Dika itu nggak setuju sama Ica, karena keluarga Ica nggak sepadan dengan keluarga nya. " Kataku dengan pelan.
" Kalau memang Dika bukan jodoh kamu, abang siap menerima kamu jadi jodoh abang, apalagi ibu dan bapak senang melihat kamu. Sebelum kamu semakin jatuh dengan abang kesayangan Dika mu itu" Tutur bang Andre dengan canda sambil menyedot minumannya.
" Abanggggg.. Emang males ya, kalo curhat sama bang Andre, beneran di ajak curhat malah kayak gitu." Kesalku.
" Ini mbak makanan pesanan nya, selamat menikmati " Seru karyawan tersebut.
Kami berdua pun menikmati makanan yang kami pesan tersebut tentunya diselingi dengan obrolan ringan.
Tiba-tiba datanglah bang Dika bersama Dira duduk disamping kami.
" Eh Dika dan Dira, ayok makan, tapi bayar sendiri sendiri ya " candaan bang Andre sambil Melihat mereka duduk disamping kami, aku pun tersenyum, tapi di dalam hati kaget dengan nya yang datang tiba tiba.
*
*
*
Hayo hayoo.... Ada Kapten Dika nihhhh...
****
See You Next Episode 😁💕❤
Jangan lupa Likes and Comment 🙏💕❤
__ADS_1