
"Tidak mungkin!"
Cu Xuaren tidak dapat mempercayainya, karena dihadapannya ada monster yang melompat dua lantai berturut-turut dan berhenti di lantai tiga beberapa menit. Setelah itu, ia mendaki lantai keempat dan kelima dalam waktu yang terbilang sangat singkat.
"Monster! Monster apa yang dibawa oleh Tetua kedalam Sekte Pedang Giok! Tidak hanya mempunyai kemampuan kelas tinggi, dia mampu mencapai lantai kelima dengan kekuatannya."
Saat ia masih mengoceh, lantai keenam bercahaya terang dan membuatnya tercengang karena Qin Chen benar-benar mencapai lantai keenam dalam waktu kurang dari lima menit dari ia masuk kedalam Pagoda.
Matanya hampir keluar, ia tercengang tidak dapat mengatakan apapun lagi.
Sementara itu, ia yang tengah di lantai keenam mengamati tempat tersebut tidak banyak harta maupun benda. Tapi semuanya masih terbilang menarik, ia mengambil semuanya dan memasukkannya kedalam sistem penyimpanan.
"Tidak ada yang dikhawatirkan, tekanan ini dapat menekan ranah Body Tempering (10) bahkan lebih. Untuk lantai ketujuh seberapa kuat tekanan yang dapat dihasilkan oleh Pagoda ini."
Ia yang telah merampas semua harta langsung melompat ke lantai ketujuh, dimana lantai tersebut memiliki tekanan setara dengan kekuatan ranah Xiantian (3).
Qin Chen terus mendaki lantai dimana setiap lantai mempunyai material yang berbeda-beda dan dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan sekaligus menempa senjata kelas tinggi.
Dilantai sepuluh, ia terduduk bermeditasi menyerap seluruh energi langit dan bumi yang berkumpul di dalam Pagoda tersebut dengan Martial Soul miliknya.
Gempa bumi menggetarkan seluruh pulau kematian, dan awan gelap beserta gemuruh di langit membuat Cu Xuaren tercengang karena berada di tengah-tengah Pagoda.
"Tidak mungkin! Tidak hanya mencapai lantai terakhir, dia mendapatkan penerobos di tengah-tengah tekanan Pagoda!"
Sesaat kemudian, awan tersebut mulai berputar membentuk pusaran yang menarik lautan lava dibawahnya.
Pemandangan yang luar biasa ini menciptakan ketakutan dimana-mana, monster-monster berkeliaran disekitarnya dengan ketakutan segera menghindari tempat tersebut.
Dibawah kesengsaraan langit yang kuno, Pagoda tersebut meledak berkeping-keping tidak dapat digunakan lagi.
Qin Chen melayang ke langit dengan armor emas dengan manifestasi bayangan Naga Emas yang melingkar di sekitarnya, meraung keras mengguncang langit dan bumi.
[Level Up!]
Tubuhnya bercahaya terang dengan diselimuti oleh energi kekacauan nenek moyang.
Ia sedikit mendongak ke atas melihat kesengsaraan langit.
Dengan sedikit gerakan tangannya, ia mengeluarkan Wooden Sword!
Memadatkan energi langit dan bumi di pedangnya, ia menciptakan primal energi didalam pedang yang mulai memadat dan memadat hingga mencapai puncaknya.
"Tebasan Penghancur Langit!"
__ADS_1
Ia mengayunkan pedangnya secara vertikal ke langit membelahnya dan membelah segala sesuatu yang menghalanginya di atas sana termasuk bulan!
Kecepatan yang luar biasa, kekuatan yang luar mengerikan, dan kekacauan yang menyebabkan seluruh dunia menyaksikan kekuatan tersebut.
Sesaat kemudian, sebuah ledakan supermasif menyebabkan hempasan yang luar biasa membuat banyak kota dan daratan mengalami kehancuran.
Saat mereka melihat ke langit ...
Bulan terbelah!
[Level Up!]
[Level Up!]
[Level Up!]
[Level Up!]
[Level Up!]
[Level Up!]
Delapan kali deringan sistem membuat Qin Chen menyadari bahwa ia melompati delapan lapisan lagi. Ia menoleh kesamping, melihat Cu Xuaren yang terduduk lemas melihat apa yang terjadi dengan mata kepalanya sendiri.
"Senior Cu, aku harap kau menyembunyikan apa yang kau lihat sekarang, atau akau secara pribadi mengambil nyawamu ataupun menjadikanmu sebagai boneka figuran." Kata Qin Chen sedikit mengancamnya.
Cu Xuaren mengangguk berulang-ulang hingga ia tidak sempat untuk berbicara, Qin Chen meminta 50 Token Sekte dan diberikan begitu saja tanpa mengatakan apapun kepada Qin Chen.
"Jangan beritahukan kepada siapapun yang kau lihat sebelumnya, ingat peringatanku." Kata Qin Chen.
Ia meninggalkan tempat tersebut menuju tempat lainnya, ia hendak mengumpulkan banyak Token Sekte dan melihat keributan apa yang akan terjadi saat semua murid tidak lolos.
***
Lereng Bukit,
Dibawah sana ada banyak murid-murid berkumpul, ada seribu murid yang masuk kedalam Sekte dan hanya beberapa puluh orang yang mau membentuk kelompok untuk bertahan didalam pulau kematian.
Qin Chen duduk di atas pohon menikmatinya roti dan mineral yang ia bawa dari kediamannya.
"Orang-orang ini berantusias mencari Token Sekte, tapi mereka sudah mendapatkan dua Token Sekte. Seharusnya mereka akan menuju tempat sebelumnya dan menyelesaikan tantangan ini."
Ia tengah melihat beberapa orang di atas sana tengah merencanakan sesuatu, di pulau kematian mereka diharuskan bertahan hidup apapun caranya.
__ADS_1
Membunuh ataupun dibunuh sudah biasa dalam tantangan ini!
Melihat pegerakan mereka yang mencurigakan di atas sana, ia mulai berdiri dan melihat ada sebongkah batu besar yang mereka dorong kebawah.
"Bukankah itu gawat? Mereka akan mati, tapi aku tidak merasakan apapun. Apa karena aku sudah pernah mengalami kematian sehingga tidak merasakan apapun, atau karena hati bela diriku yang kuat sehingga melihat kematian seperti melihat angin berhembus."
Dunia ini sudah biasa bagi prajurit yang mati, karena mereka mati dalam pertarungan. Bahkan menggunakan cara kejahatan untuk melawan bukanlah sesuatu yang melanggar apapun.
Melainkan kecerdasan yang melampaui batas pemikiran manusia biasa, karena di dunia ini hanya ada satu aturan yang mutlak berlaku hingga ke masa depan.
Yang kuat berkuasa atas segalanya!
Satu semboyan yang terus bergema dimana-mana, membuat seluruh prajurit seni bela diri menguatkan hati bela diri mereka menghadapi segala situasi dan sesuatu yang terjadi.
Saat batu itu turun kebawah berguling membuat getaran yang sangat keras, mereka melihat keatas dan sebongkah batu besar menghampiri mereka.
Duarr! Duarr!
Dalam hitungan menit, mereka mati tanpa melawan, karena waktu tidak cukup untuk menghentikan serangan bersembunyi-sembunyi yang dilakukan oleh musuhnya.
Setelah kejadian itu, orang-orang di atas sana turun kebawah mengambil Token Sekte.
"Hahahaha! Mereka benar-benar bodoh, tidak tahu bahwa pulau kematian ini dapat membunuh ataupun dibunuh, kita sudah mendapatkan 5 Token Sekte, masing-masing satu Token dengan begitu kita akan lulus dari tantangan ini."
"Benar, hahahaha!"
Slash! Slash! Slash!
Saat tawa mereka terdengar, mereka kehilangan kehidupan mereka yang sudah mereka lindungi selama ini. Qin Chen menggunakan Pedang Kayu-nya membunuh mereka.
Ia mengambil Token Sekte di tangan mereka sehingga tidak ada yang akan mendapatkan Token Sekte. "Seharusnya kau mengetahui bahwa di langit masih ada langit yang membentang luas dan sangat tinggi untuk digapai."
Deringan sistem sebelumnya memberikan Qin Chen sedikit Exp.
"Selanjutnya kemana, seharusnya dari sini ke barat akan bertemu kelompok besar yang mempunyai enam Token Sekte. Tidak banyak orang yang mengetahui Token Sekte, karena tempatnya tersembunyi di pulau kematian."
Terutama dibawah gunung, dan dibawah sungai yang diletakkan Token Sekte.
Qin Chen meninggalkan tempat tersebut setelah ia memberikan satu batang dupa di atas bongkahan batu besar.
Ia melanjutkan rencananya mengumpulkan banyak Token Sekte dengan cara memaksa mereka untuk menyerahkannya. Atau tidak, ia akan memukulnya hingga babak belur tidak diketahui bagaimana bentuknya.
...
__ADS_1
*Bersambung ...